Peneliti Tengah Kembangkan Semprotan Hidung Pencegah Virus Corona Sejumlah peneliti Columbia tengah kembangkan semprotan antivirus Corona (Foto: ubergizmo)

ANTIVIRUS hidung yang dibuat oleh para peneliti di Columbia University Vagelos College of Physicians and Surgeons, berhasil memblokir penularan Virus Corona pada musang.

Uji coba tersebut menunjukan bahwa semprotan hidung juga bisa mencegah infeksi pada orang yang terpapar Virus Corona. Demikian laman columbia.edu melaporkan.

Baca juga:

Teknologi AI Bisa Deteksi COVID-19 Hanya dengan Mendengarkan Suara Batuk

Senyawa dalam semprotan, Lipopetida, dikembangkan oleh oleh Anne Moscona, dan Matteo Porotto, profesor di Departemen Pediatri dan direktur Pusat Interaksi Host-Patogen. Senyawa itu dirancang untuk mencegah Virus Corona memasuki sel inang.

Semprotan hidung pencegah virus corona memiliki beberapa keunggulan (Foto: pixabay/fernandoshiminaicela)

Antivirus Lipopetida tidak mahal untuk diproduksi, dan memiliki umur simpan yang lama, serta tak memerlukan pendinginan. Fitur tersebut membuat antivirus itu menonjol dari pendekatan antivirus lain yang sedang dikembangkan, termasuk antibodi monoklonal.

Lipopeptida hidung yang baru bisa menjadi ideal untuk menghentikan COVID-19 di Amerika Serikat, global dan bisa digunakan di wilayah pedesaaan, masyarakat berpenghasilan rendah, dan populasi didaerah yang sulit dijangkau.

Sebuah pracetak studi muncul di bioRxiv pada 5 November, yakni sebuah makalah yang menjelaskan generasi pertama senyawa dan efeknya dalam model 3D paru-paru manusia. Studi ini pertama kali muncul di jurnal mBio pada 20 Oktober 2020.

Baca juga:

Facebook Gunakan AI untuk Prediksi Penyebaran Virus Corona

Dalam model paru-paru manusia itu, senyawa tersebut mampu memadamkan infeksi awal, mencegah penyebaran virus di dalam paru-paru, dan sama sekali tidak beracun bagi sel-sel saluran napas.

Terkait uji coba pada musang, hewan tersebut kerap digunakan dalam studi penyakit pernapasan, karena paru-paru hewan tersebut dan manusia serupa. Musang sangat rentan terhadap infeksi Virus Corona, dan virus menyebar dengan mudah dari musang ke musang.

Dalam penelitian ini, 100% musang yang tidak diobati terinfeksi oleh teman mereka yang menyebarkan virus, mendekati pengaturan seperti berbagi tempat tiru atau kondisi tempat tinggal yang dekat dengan orang-orang.

Moscona dan Porotto sebelumnya telah menciptakan lipopetida serupa, yakni protein kecil yang bergabung dengan molekul kolesterol atau tokofero, untuk mencegah infeksi sel oleh virus lain. Termasuk virus campak, parainfluenza dan Nipah.

Peneliti menekankan pentingnya menerapkan sains dasar untuk mengembangkan pengobatan virus (Foto: pixabay/mohamed_hassan)

Para peneliti mengaku pengembangan perlu dilakukan, mengingat dampak pandemi Virus Corona yang sangat luar biasa bagi keberlangsungan hidup manusia.

"Satu pelajaran yang kami ingin tekankan adalah pentingnya menerapkan sains dasar untuk mengembangkan pengobatan virus yang mempengaruhi populasi manusia secara global, Hasil penelitian kami sebelumnya mengarah pada penerapan cepat metode kami terhadap COVID-19," tutur Moscona dan Porotto.

Lipopeptida sendiri bekerja dengan cara mencegah virus menyatu dengan membran sel inangnya. Hal itu merupakan langkah penting yang menyelimuti virus, termasuk Virus Corona, yang digunakan untuk menginfeksi sel.

Untuk melebur, Virus corona baru membuka lonjakan proteinnya sebelum berkontraksi menjadi bundel kompak yang mendorong perubahan. (ryn)

Baca juga:

Kisah Pekerja yang 'Dituduh' Positif COVID-19 di Tengah Maraknya Isu PHK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Google Diduga Izinkan Iklan yang Menebar Hoaks
Fun
Google Diduga Izinkan Iklan yang Menebar Hoaks

Iklan hoaks tersebut tampil di Google menjelang pemilu AS.

November Berani Baru
Hiburan & Gaya Hidup
November Berani Baru

Banyak orang punya segudang gagasan, konsep, dan strategi baru di notebook atau unggahan medsosnya. Namun, hanya itungan satu jari satu tangan berani mewujudkannya di masa pandemi.

Fitur Pesaing AirDrop Akan Hadir di Samsung Galaxy S20
Fun
Fitur Pesaing AirDrop Akan Hadir di Samsung Galaxy S20

Fitur Pesaing AirDrop Akan Hadir di Samsung Galaxy S20

Mitos dan Hoaks di Dunia Kuliner Indonesia
Fun
Viral! Ilustrator Indonesia Sulap Artis Nyentrik di Grammy 2020 Jadi Pelatih Pokemon
Fun
Viral! Ilustrator Indonesia Sulap Artis Nyentrik di Grammy 2020 Jadi Pelatih Pokemon

Penampilan nyentrik para artis di Grammy 2020 dibuat berbeda oleh ilustrator asal Indonesia.

Semakin Terhubung, Pengguna Facebook Akan Bisa Melihat Instagram Stories
Fun
Semakin Terhubung, Pengguna Facebook Akan Bisa Melihat Instagram Stories

Semakin Terhubung, Pengguna Facebook Akan Bisa Melihat Instagram Stories

Koalisi Anak: Jangan sampai Hilang Satu Generasi karena COVID-19
Fun
Koalisi Anak: Jangan sampai Hilang Satu Generasi karena COVID-19

Anak-anak menjadi salah satu yang paling rentan terdampak dalam situasi ini.

Empat Venue PON Diserahkan ke Provinsi Papua pada Februari 2021
Fun
Empat Venue PON Diserahkan ke Provinsi Papua pada Februari 2021

PON XX Papua 2021 digelar pada 2 Oktober 2021 mendatang.

Rahasia Kulit Flawless Meski Selalu Tampil Full Make-Up Ala Lady Gaga
Fun
Facebook Perluas Pasar Messenger Kids ke Lebih 70 Negara
Fun
Facebook Perluas Pasar Messenger Kids ke Lebih 70 Negara

Facebook Perluas Pasar Messenger Kids untuk mengantisipasi kondisi saat ini.