Peneliti Senior LIPI Ingatkan Pemerintah Perbaiki Komunikasi Politiknya Peneliti senior LIPI Profesor Siti Zuhro

Merahputih.com - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Prof Dr Siti Zuhro MA mengatakan bahwa untuk membangun kepercayaan dalam iklim demokrasi ini maka pemerintah perlu untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam komunikasi politiknya. Baik komunikasi dengan para tokoh maupun dengan masyarakat.

”Di Indonesia ini ada yang namanya UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP), bukan hanya UU ITE. Maka masyarakat memiliki hak untuk mengakses informasi, sehingga informasi yang disampaikan oleh pemerintah kepada masyarakat ini harus transparan,” ujar Siti Zuhro dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/10).

Siti menyarankan bahwa setiap permasalahan yang ada ini harus dikenali untuk mengetahui apa solusinya sehingga bisa segera dilakukan perbaikan-perbaikan.

Baca Juga:

COVID-19 Bermutasi di Malaysia, Ahli Patogen Tiongkok Redam Ketakutan Massal

Karena itu, kalau permasalahan ini hanya dibiarkan saja hingga menumpuk, maka bisa menimbulkan akumulasi ketidakpuasan dan membuat masyarakat tidak percaya kepada pemerintah.

”Kita ini kan sedang membangun demokrasi, membangun demokrasi itu kan bukan cuma saat Pilkada dan Pemilu. Tapi bagaimana mengedukasi masyarakat dengan nilai-nilai demokrasi, sehingga masyarakat bisa memahami apa esensi demokrasi itu sendiri,” beber Siti.

Wanita kelahiran Blitar ini menerangkan bahwa perlu melembagakan nilai-nilai terkait demokrasi menjadi suatu pemahaman, suatu orientasi yang nantinya bisa dilaksanakan oleh masyarakat.

Siti Zuhro, peneliti LIPI. (MP/Fadhli)

Jadi dalam berdemokrasi masyarakat bisa melakukan 'trust building', sehingga tidak ada lagi rusuh dalam setiap sengketa pilkada.

”Saling mencemooh, saling saling melecehkan, ini kan sama sekali bukan demokrasi. Padahal kan demokrasi diadakan agar konflik itu tidak mengerucut dan menjadi tren. Jadi semakin demokratis masyarakat harusnya konflik dan kekerasan itu semakin menurun,” jelasnya.

Menurut Zuhro, dengan adanya demokrasi, setiap perbedaan pendapat sudah terwadahi dalam cara-cara dialog dan musyawarah mufakat.

"Ini yang saat ini tidak ada, hanya fokus mendesain pemilu, merevisi UU. Dari tahun ke tahun terus seperti itu. Tidak membumikan, tidak mensosialisasikan nilai-nilai terkait dengan budaya demokrasi itu sendiri," katanya.

Baca Juga:

Twitter Berantas Penyebar Teori Konspirasi 5G Virus Corona

Zuhro menyampaikan bahwa "trust building" adalah hal yang sangat mendasar dalam membangun demokrasi, karena itu menyangkut membangun peradaban.

Membangun suatu nilai-nilai budaya yang kompatibel dengan nantinya aplikasi dalam berdemokrasi. Sehingga menurutnya, jangan sampai ketika sudah terpilih malah masyarakatnya tidak digubris.

”Jadi mestinya setiap kita melakukan pemilu, ada capaian-capaian positif yang mestinya naik kelas. Jadi antara calon pemimpin dan masyarakatnya ini mereka bertemu langsung, bertatap muka, berdialog dalam kampanye itu untuk merasakan masalah yang ada,” tutur Zuhro. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: BEM SI Turunkan Jokowi-Maruf Amin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BEM SI Turunkan Jokowi-Maruf Amin

Beredar undangan aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) di media sosial Facebook yang menyatakan akan menurunkan Jokowi-Maruf Amin dari pimpinan Indonesia. Informasi itu diunggah akun bernama Ryan.

KPK Tahan Penyuap Anggota DPRD Jambi
Indonesia
KPK Tahan Penyuap Anggota DPRD Jambi

KPK menahan pengusaha Paut Syakarin, tersangka kasus dugaan suap terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017 dan 2018.

 Ada 8 Titik Lokasi Sasaran Vaksinasi Keliling Jakarta, Kamis (5/8)
Indonesia
Ada 8 Titik Lokasi Sasaran Vaksinasi Keliling Jakarta, Kamis (5/8)

Program vaksinasi keliling ini menyasar ke anak-anak, dewasa dan lansia untuk kekebalan kelompok atau herd immunity. Kegiatan vaksin keliling berpindah-pindah tiap harinya dari satu tempat ke tempat lain.

KPK Janji Sampaikan Modus Dugaan Korupsi Menteri Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Janji Sampaikan Modus Dugaan Korupsi Menteri Edhy Prabowo

Politikus Gerindra tersebut ditangkap dalam dugaan korupsi proyek ekspor benih lobster atau benur

KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Terkait Kasus Korupsi di PT DI
Indonesia
KPK Periksa Sekjen DPR Indra Iskandar Terkait Kasus Korupsi di PT DI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekjen DPR RI, Indra Iskandar dalam kasus dugaan korupsi terkait kegiatan penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia (PT DI) tahun 2007-2017.

Persediaan Plasma Konvalesen Menipis, Senator Gelar Donor di PMI Jakpus
Indonesia
Persediaan Plasma Konvalesen Menipis, Senator Gelar Donor di PMI Jakpus

Komite III DPD menggelar aksi donor darah dan donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat, Jalan Pecenongan, Rabu (24/2).

Usai Memilih, Tiga Pasang Cakada Tangsel Optimistis Raih Kemenangan
Indonesia
Usai Memilih, Tiga Pasang Cakada Tangsel Optimistis Raih Kemenangan

Merekapun berharap warga Tangsel dapat memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Tangsel.

Soal Konser Musik, Mabes Polri Belum Putuskan Beri Aturan hingga Izin
Indonesia
Soal Konser Musik, Mabes Polri Belum Putuskan Beri Aturan hingga Izin

Mabes Polri menegaskan, hingga saat ini, belum ada aturan ihwal perizinan menggelar kembali konser musik hingga pekan budaya di tanah air.

Polda Metro Jaya Usut Peristiwa Kerumunan Promo BTS Meal
Indonesia
Polda Metro Jaya Usut Peristiwa Kerumunan Promo BTS Meal

Promo BTS Meal di gerai siap saji McDonald’s langsung viral akibat terjadi penumpukan atau kerumunan para pemesannya.

Langgar Protokol Kesehatan, Calon Kepala Daerah akan Dipidana
Indonesia
Langgar Protokol Kesehatan, Calon Kepala Daerah akan Dipidana

“Jika tidak, kami akan melakukan tindakan hukum,” tegasnya.