Peneliti LIPI Sarankan Media Tidak Jadi Partisan Selama Proses Pemilu 2019 Siti Zuhro, peneliti LIPI. (MP/Fadhli)

MerahPutih.Com - Media massa menjadi pilar keempat demokrasi. Selain sebagai pembawa informasi, media juga mengemban fungsi pendidikan. Menurut peneliti LIPI Siti Zuhro, media arus utama harus menjadi acuan dengan tetap menjaga profesionalisme selama proses Pemilu 2019.

"Media kita, apalagi harus merespons pemilu dan kampanye, harus tetap menjadi sarana sumber berita dipercaya, akurat dan menjadi acuan," kata dia Jakarta, Senin (22/10) kemarin.

Diharapkan tidak terdapat rasa suka atau tidak suka masyarakat pada suatu media karena keterkaitan pemilik media dengan salah satu kubu politik, karena media memiliki tugas menyampaikan informasi.

Untuk menjadi acuan yang dipercaya masyarakat, menurut Siti Zuhro, diperlukan perjuangan insan pers meluruskan pandangan bahwa media dapat menjadi petunjuk dan acuan yang mencerahkan.

Ilustrasi media
Ilustrasi media online

Ia mengingatkan media untuk kembali pada niat awal dibentuknya, yakni keberpihakan menyampaikan informasi dan menyuarakan masyarakat. Secara tataran filosofi, pers Indonesia dinilainya sudah bagus, tetapi secara empiris perlu dipertanyakan.

"Saya sedih, media ini berdiri niatnya apa. Kalau kami PNS diajari, di LIPI saya bekerja untuk negara, abdi masyarakat. Kalau pers itu apa," ucap dia.

Untuk menjalankan peran sistem peringatan dini, kata dia, pers harus profesional, memahami kode etik, berpihak pada keadilan dan tidak bias.

Siti Zuhro sebagaimana dilansir Antara menegaskan masyarakat membutuhkan pembelajaran politik sehingga media dengan partai politik harus dapat mencerahkan masyarakat.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kepala Daerah Banyak Terlibat Korupsi, LIPI dan KPK Kaji Pilkada Langsung



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH