Peneliti CSIS: Peluang AHY Sangat Kecil untuk Bertarung di Pilpres 2019 Diskusi bertajuk "Menuju 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK: Pergeseran Dukungan Partai dan Peta Kontestasi Calon Presiden 2019" di Kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (11/8). (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Peneliti Senior CSIS J Kristiadi menilai peluang putera sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sangat kecil.

Meski kemunculannya pada kontestasi Pilkada DKI lalu membawa pengaruh terhadap elektabilitas AHY. Kris menilai AHY belum cukup matang untuk bertarung di level nasional.

"Sangat kecil. Gak mungkin dia maju jadi Presiden 2019 ini," ujarnya dalam diskusi bertajuk "Menuju 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK: Pergeseran Dukungan Partai dan Peta Kontestasi Calon Presiden 2019" di Kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (11/8).

Menurut Kris, manuver yang tengah dilancarkan AHY saat ini hanyalah persiapan menuju Pilpres 2024. AHY dianggap masih membutuhkan banyak waktu untuk meraih simpati masyarakat.

"Beginilah, AHY ini pokoknya asal dia mau naik panggung saja. Asal dipanggung sudah kelihatan. Itu saja targetnya," ucapnya.

Kris pun memprediksi, Partai Demokrat tak akan berkoalisi dengan Partai Gerindra pada Pilpres mendatang. Sebab, lanjutnya, SBY tahu persis siapa Prabowo yang sebenarnya.

Sehingga, menurut Kris, duet antara Prabowo dan AHY tak mungkin tercipta dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

"Gak mungkin keduanya jalan bareng. Itu hanya sementara saja. Hanya kebetulan Demokrat dan Gerindra mempunyai pandangan yang sama terhadap presidential threshold," pungkasnya. (Pon)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Mungkinkah Jokowi Gandeng Gatot Di Pilpres 2019?



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH