Peneliti Belanda Ingatkan Pentingnya Waspada Penurunan Tanah di Cekungan Bandung Cekungan Bandung. Foto: dbmtr.jabarprov.go.id

MerahPutih.com - Peneliti dari Netherlands Enterprise Agency, Dr. Rien A.C. Dam mengungkapkan, pentingnya penelitian terhadap penurunan tanah di Cekungan Bandung dan daerah lain di Indonesia. Hal ini menjadi tantangan bagi Ilmuwan agar bekerja sama dengan pemerintah dalam mengatasi penurunan tanah.

Rien A.C. Dam yang pernah mengerjakan tesis S2 dan disertasi S3 di Bandung itu menyampaikan bahwa Cekungan Bandung merupakan daerah yang spesial.

Baca Juga

Ketua DPD Minta Penanganan Limbah Medis Tak Dianggap Sepele

“Cekungan Bandung merupakan daerah yang unik dan spesial, bukan hanya di Jawa Barat, melainkan juga di Asia Tenggara,” ucapnya, dalam webinar Solidaritas Untuk Negeri edisi ke-16: The Geology of Bandung Basin and Potential Future Research, yang diselenggarakan ITB.

Hal tersebut dikarenakan hanya sedikit tempat di Asia Tenggara yang mempunyai sifat-sifat geologi dan geohistori.

Salah satu hal yang paling menarik dari Cekungan Bandung adalah endapan danau yang dimilikinya. Perlu diketahui, dahulu Bandung adalah danau purba. Danau ini surut dan membentuk Cekungan Bandung di mana di dalamnya terdapat Kota Bandung.

Endapan danau tersebut merepresentasikan catatan lingkungan dengan sangat baik. Oleh karena itu, endapan danau ini dapat dimanfaatkan untuk analisis litologi, palinologi, geokimia dan penentuan umur geologi.

Data dari endapan danau di Cekungan Bandung dapat dianalisis lebih lanjut dengan data lainnya yang akan menghasilkan pemahaman yang lebih berkembang.

Dari penelitian-penelitian mengenai Cekungan Bandung, lahir sebuah urgensi bagi geosaintis, khususnya di Indonesia, untuk menginvestigasi dan memahami peristiwa turunnya muka tanah. Turunnya muka tanah sudah terjadi di beberapa kota di Indonesia, seperti di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Pekalongan.

Peneliti dari Netherlands Enterprise Agency, Dr. Rien A.C. Dam, saat mengisi webinar ITB. (Dok ITB)
Peneliti dari Netherlands Enterprise Agency, Dr. Rien A.C. Dam, saat mengisi webinar ITB. (Dok ITB)

Hingga saat ini, belum ada pemantuan terbaru mengenai penurunan muka tanah di Cekungan Bandung sehingga hal tersebut menjadi tantangan bagi geosaintis Indonesia.

“Sekarang, tidak terlalu dibutuhkan geosaintis untuk bekerja di perusahaan minyak dan pertambangan, tetapi geosaintis saat ini lebih dibutuhkan untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat,” pesan Rien.

“Menurut saya, di Indonesia, sebagai seorang geosaintis, kita harus melakukan hal–hal yang yang penting bagi masyarakat,” ujar Rien yang merupakan satu peneliti geosaintis Belanda yang pernah meneliti Cekungan Bandung.

Selain penurunan tanah, menurutnya ada banyak tantangan penting di masyarakat yang berhubungan dengan geosains, seperti gempa bumi, tsunami, erosi pantai, dan peningkatan muka air laut. Menurut Rien, seorang geosaintis harus berusaha sebaik mungkin untuk berkontribusi dalam menyelesaikan isu-isu tersebut.

Banyak publikasi mengenai Cekungan Bandung, seperti yang dipublikasi oleh Prof. Kosoemadinata dan Prof. Yahdi Zaim. Rien menyampaikan bahwa penelitian-penelitian geologi pada zaman dahulu dan sekarang sangatlah berbeda.

Pada zaman dahulu, penelitian-penelitian geologi lebih berfokus untuk menghasilkan peta-peta geologi. Oleh karena itu, banyak sekali berbagai jenis peta geologi, khususnya peta geologi Cekungan Bandung.

Akan tetapi, saat ini, penelitian-penelitian geologi tidak hanya berfokus pada pemetaan. Banyak hal yang kini harus diteliti oleh geosaintis, seperti air tanah dan penurunan muka tanah. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga

Jokowi Beri Tabungan ke Ghifari yang Orang Tuanya Meninggal Akibat COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Pejabat Kemensos Akui Ditarget Juliari Kumpulkan Fee Bansos Rp35 Miliar
Indonesia
Eks Pejabat Kemensos Akui Ditarget Juliari Kumpulkan Fee Bansos Rp35 Miliar

Eks Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso mengakui ditarget oleh bekas Mensos Juliari P Batubara untuk mengumpulkan fee dari para pengusaha penggarap proyek bansos sebanyak Rp 35 miliar.

Rizieq Mencak-mencak Ngotot Enggan Sidang Virtual
Indonesia
Rizieq Mencak-mencak Ngotot Enggan Sidang Virtual

Terdakwa Rizieq Shihab mencak-mencak saat menghadiri sidang perkara dugaan karantina kesehatan yang berjalan secara virtual di PN Jakarta Timur.

Kapolri Tegaskan Pemulihan COVID-19 Berpengaruh Pada Pemulihan Ekonomi
Indonesia
Kapolri Tegaskan Pemulihan COVID-19 Berpengaruh Pada Pemulihan Ekonomi

"Pemulihan COVID-19 berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi dan masih ada polarisasi di masyarakat semenjak pilpres dan pilkada," kata Sigit.

Anies Ingatkan Warga tak Keluar Rumah saat Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Anies Ingatkan Warga tak Keluar Rumah saat Libur Natal dan Tahun Baru

Imbauan tak berlibur keluar rumah bagi para keluarga, lanjut Anies, didasari oleh klaster yang saat ini mendominasi kasus positif COVID-19.

Tiongkok Terapkan Aturan Warga Belum Divaksin Dilarang Beraktivitas di Tempat Keramaian
Dunia
Tiongkok Terapkan Aturan Warga Belum Divaksin Dilarang Beraktivitas di Tempat Keramaian

Larangan orang tanpa vaksin memasuki sekolah di Kota Guiping dan Kota Pingliu, Daerah Otonomi Guangxi, menuai protes dari kalangan orang tua murid.

Kasus Melandai, Pemkab Sleman Hentikan Operasional RSD COVID-19
Indonesia
Kasus Melandai, Pemkab Sleman Hentikan Operasional RSD COVID-19

Pemkab Sleman masih menyisakan sarana prasana COVID-19 disana

SK Mendagri Tak Kunjung Turun, Pelantikan Gibran-Teguh Dipastikan Molor
Indonesia
SK Mendagri Tak Kunjung Turun, Pelantikan Gibran-Teguh Dipastikan Molor

SK Mendagri terkait pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sejauh ini belum turun. Dengan demikian pelantikan Gibran-Teguh dipastikan molor.

Ini Pesan Khusus Ma'ruf Amin ke Sang Anak di Hari Pencoblosan
Indonesia
Ini Pesan Khusus Ma'ruf Amin ke Sang Anak di Hari Pencoblosan

Calon wali kota Tangsel nomor urut dua Siti Nur Azizah meminta restu pada ayahnya, Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin.

Begini Cara Bupati Probolinggo dan Politkus Nasdem Tarik Upeti Dari Kades
Indonesia
Begini Cara Bupati Probolinggo dan Politkus Nasdem Tarik Upeti Dari Kades

Atas pengunduran jadwal pemilihan tersebut, terhitung pada 9 September 2021 terdapat 252 kepala desa dari 24 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang masa jabatannya berakhir.

KRL tidak Berhenti di Stasiun Tanah Abang, Pemprov DKI Siapkan Bus TransJakarta Gratis
Indonesia
KRL tidak Berhenti di Stasiun Tanah Abang, Pemprov DKI Siapkan Bus TransJakarta Gratis

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan bus TransJakarta gratis bagi warga yang ingin melanjutkan perjalanan ke Stasiun Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.