Penegak Hukum Diminta Segera Tahan Dirut PT JKM Ilustrasi penegakan hukum (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Pelapor kasus pidana perlindungan konsumen dalam modus plat kendaraan palsu, Priyono Adi Nugroho meminta aparat penegak hukum segera menahan Direktur Utama sekaligus pemilik PT Jayatama Kencana Motor (JKM), Kenny Kusuma.

Menurut Priyono, Kenny Kusuma yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dinilai kurang kooperatif terhadap penyidikan, dan dikhawatirkan menghilangkan barang bukti.

Baca Juga

Pungli Oknum Anggota Polisi di Kasus Narkoba Naik 43 Persen

"Karena alasan itu pula kami minta agar yang bersangkutan (Kenny Kusuma) segera ditahan," kata pengacara muda LQ Indonesia Lawfirm, Rabu (23/12)

Sementara, founder LQ Indonesia Lawfirm, Alvin Lim berharap agar Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran mau memberi atensi terhadap kasus ini.

Alvin Lim
founder LQ Indonesia Lawfirm, Alvin Lim (tengah). Foto: Istimewa

Alvin Lim juga mengimbau agar tidak ada oknum dari institusi lain melakukan intervensi dalam kasus ini.

“Sebaiknya fokus saja dengan permasalahan hukum yang terjadi di masyarakat karena DPR punya fungsi legislatif bukan eksekutif,” tandas dia.

Dirinya memastikan akan terus berjuang menegakan hukum dan mendorong agar tersangka ditahan di rutan di Kejaksaan. Karena syarat obyektif dan subyektif penahanan sudah terpenuhi.

Sebelumnya, jajaran Polres Tangerang Selatan yang telah menetapkan Dirut PT Jayatama Kencana Motor (JKM), Dealer mobil Nissan Alam Sutera, Kenny Kusuma, sebagai tersangka.

Hal itu setelah penyidik melakukan gelar perkara internal dan memiliki lebih dari 2 alat bukti dalam kasus Pidana Perlindungan Konsumen dalam modus plat kendaraan palsu sebagaimana tertera dalam surat SP2HP No B/383/X/2020/RESKRIM tanggal 9 Oktober 2020. (Ayp)

Baca Juga

Kasus Surat Jalan Palsu, Brigjen Prasetijo Dihukum 3 Tahun Penjara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kapolres Jakarta Pusat Minta Ormas Ikut Jaga Keamanan dan Ketertiban saat Pandemi
Indonesia
Kapolres Jakarta Pusat Minta Ormas Ikut Jaga Keamanan dan Ketertiban saat Pandemi

"Karena ini sangat merugikan apalagi kaitannya dengan cara yang melanggar hukum," papar Hengki.

Kapolres Sukoharjo: Tersangka Perobekan Al-Quran Sakit Jiwa
Indonesia
Kapolres Sukoharjo: Tersangka Perobekan Al-Quran Sakit Jiwa

"Karena tersangka diduga mengalami gangguan kejiwaan kami belum pastikan pasal yang dikenakan pada ES," tutup Bambang

Ahmad Syaikhu Terpilih Menjadi Presiden PKS
Indonesia
Ahmad Syaikhu Terpilih Menjadi Presiden PKS

Musyawarah Majelis Syura PKS menerapkan protokol kesehatan secara ketat

Ma'ruf Amin: Ekonomi Syariah Bebas Riba Layak Gantikan Sistem Ekonomi Kapitalis
Indonesia
Ma'ruf Amin: Ekonomi Syariah Bebas Riba Layak Gantikan Sistem Ekonomi Kapitalis

Sistem ekonomi kapitalis telah menjadi sistem ekonomi global

Pemprov DKI Wajibkan Anak Ikut PAUD Satu Tahun
Indonesia
Pemprov DKI Wajibkan Anak Ikut PAUD Satu Tahun

Disdik akan mewajibkan anak menempuh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama satu tahun.

TNI-Polri Penyintas Donor Plasma Darah, Walikota Tangsel Sebut COVID-19 Bukan Aib
Indonesia
TNI-Polri Penyintas Donor Plasma Darah, Walikota Tangsel Sebut COVID-19 Bukan Aib

Plasma darah ini nantinya akan diberikan kepada pasien yang membutuhkan

Kelima Kalinya, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi Selama 14 Hari
Indonesia
Kelima Kalinya, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi Selama 14 Hari

Perpanjangan PSBB Transisi ini berlaku selama 14 hari

KPK Tetapkan Dirut PT PAL Budiman Saleh Tersangka Korupsi PT DI
Indonesia
KPK Tetapkan Dirut PT PAL Budiman Saleh Tersangka Korupsi PT DI

Persetujuan atau kesepakatan untuk menggunakan mitra penjualan sebagai cara untuk memperoleh dana khusus

Pengacara Rizieq Tidak Kenal Teroris di Condet yang Miliki Atribut FPI
Indonesia
Pengacara Rizieq Tidak Kenal Teroris di Condet yang Miliki Atribut FPI

Pengacara Rizieq Shihab, Azis Yanuar mengaku tidak mengenal dengan terduga teroris yang ditangkap oleh aparat kepolisian di Condet, Jakarta Timur pada Senin (29/3) kemarin.

Antusiasme Anak Didik Lapas Ikuti Belajar Tatap Muka
Foto
Antusiasme Anak Didik Lapas Ikuti Belajar Tatap Muka

Sejumlah Anak Didik Lapas (Andikpas) mengikuti kegiatan belajar mengajar tatap muka di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang, Banten