Pendukung Rizieq Ancam Kerahkan Massa, Polri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya memanggil petinggi Front Pembela Islam Rizieq Shihab, Selasa (1/12). Pemanggilan ini terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Dalam pemeriksaan Rozieq sebagai saksi tersebut, massa pendukung Rizieq mengklaim akan tumpah ruah di Polda Metro Jaya. Kepolisianpun, siap menghadapi jika ada massa yang ikut mengawal jalannya pemeriksaan,

“Yang jelas, negara tak boleh kalah, itu aja jawabannya saya," tegas Karopenmas Polri Brigjen Awi Setiyono kepada wartawan, Senin (30/11).

Baca Juga:

Kapolda Jabar Sesalkan Rizieq Shihab Pulang Diam-diam dari RS UMMI

Polisi rencananya akan mendalami dugaan tindak pidana Pasal 93 UU nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 menyebutkan, setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100 juta.

Wakil Sekretaris Jendral Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyayangkan langkah Polda Metro yang memanggil Habib Rizieq.

Kerumunan Rizieq
Kerumunan saat kedatangan Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

Menurut Novel, pemanggilan tersebut justru akan menggerakkan umat untuk mendatangi Polda Metro, lantaran ingin mendampingi pemeriksaan Habib Rizieq.

“Karena disadari atau tidak memanggil HRS (Habib Rizieq Shihab) otomatis telah mengundang pecinta HRS dari seluruh daerah dan itu bisa memutihkan Polda Metro Jaya,” ujar Novel di Jakarta, Senin (30/11).

Sebelumnya, penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sempat dapat penghadangan saat hendak ke kediaman Rizieq di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat oleh belasan anggota FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI). Mereka hanya mengizinkan tiga personel Korps Bhayangkara yang masuk ke rumah Rizieq. (*)

Baca Juga:

Rizieq Shihab Belum Pasti Penuhi Panggilan Polisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bawaslu Sebut Tren Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Meningkat
Indonesia
Bawaslu Sebut Tren Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Meningkat

237 pelanggaran prokes terjadi pada sepuluh hari pertama pelaksanaan kampanye Pilkada 2020

Pemprov DKI Diminta Lebih Perhatian ke Tenaga Kesehatan
Indonesia
Pemprov DKI Diminta Lebih Perhatian ke Tenaga Kesehatan

Tekanan tenaga kesehatan akibat penumpukan pasien di ruang gawat darurat harus diantisipasi

Eijkman Sebut Idealnya Vaksin Sekali Suntik dan Bertahan Seumur Hidup
Indonesia
Eijkman Sebut Idealnya Vaksin Sekali Suntik dan Bertahan Seumur Hidup

Vaksin tersebut juga diharapkan bisa bertahan seumur hidup

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Divonis 3 Tahun Penjara
Indonesia
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Divonis 3 Tahun Penjara

Bupati nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah divonis 3 tahun pidana penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya.

Eks Simpatisan FPI Diajak Tebarkan Kebaikan Tanpa Bikin Gaduh dan Berdakwah Santun
Indonesia
Eks Simpatisan FPI Diajak Tebarkan Kebaikan Tanpa Bikin Gaduh dan Berdakwah Santun

Sikap tegas pemerintah ini sudah lama ditunggu rakyat Indonesia

BMKG Ingatkan Adanya Potensi Gempa M 8,7 dan Tsunami di Jawa Timur
Indonesia
BMKG Ingatkan Adanya Potensi Gempa M 8,7 dan Tsunami di Jawa Timur

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) , Dwikorita Karnawati mengingatkan, adanya potensi gempa berkekuatan Magnitudo (M) 8,7, sebab berada di area megathrust pertemuan patahan antara Lempeng Australia dan Lempeng Eurasia.

24 Korban Sriwijaya Air Telah Teridentifikasi
Indonesia
24 Korban Sriwijaya Air Telah Teridentifikasi

Pada Sabtu, (16/1), DVI menyerahkan delapan jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang telah teridentifikasi kepada para keluarga korban.

DKI Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19 Dari Klaster Mudik
Indonesia
DKI Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus COVID-19 Dari Klaster Mudik

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan jajarannya untuk memperkuat penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro.

Jaksa Pinangki tak Diperiksa di Mabes Polri
Indonesia
Jaksa Pinangki tak Diperiksa di Mabes Polri

Pemeriksaan ini berkaitan dengan dugaan penerimaan gratifikasi

Masyarakat Diminta Laporkan Polisi Masuk Tempat Hiburan Malam
Indonesia
Masyarakat Diminta Laporkan Polisi Masuk Tempat Hiburan Malam

Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri melarang anggota polisi untuk masuk ke tempat hiburan malam dan minum minuman beralkohol.