Pendukung Prabowo-Gibran Diklaim Migrasi Dukungan ke Ganjar-Mahfud MD

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 28 November 2023
Pendukung Prabowo-Gibran Diklaim Migrasi Dukungan ke Ganjar-Mahfud MD
Forum Komunikasi Lintas Pendiri Deklarator Kader (FKLPDK) mendeklarasikan dukungan ke Ganjar Pranowo-Mahfud MD. (Foto: MP/Ponco)

MerahPutih.com - Forum Komunikasi Lintas Pendiri Deklarator Kader (FKLPDK) melakukan migrasi dukungan, sebelumnya mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming menjadi pendukung pasangan nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Dukungan FKLPDK itu dideklarasikan dalam sebuah acara yang digelar di Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa (28/11) dihadiri hampir 1000 orang pengurus dan kader utama Forum tersebut.

Baca Juga:

Ganjar-Mahfud Berkomitmen Penuhi Harapan Rakyat dari Sabang sampai Merauke

Para pengurus FKLPDK itu dipimpin ketua umumnya Sahat Saragih. Sementara Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, hadir di lokasi untuk menerima deklarasi dukungan.

Teriakan “Ganjar Presiden”, “Ganjar-Mahfud: menang, menang, menang” bergema selama acara berlangsung.

Dalam pidatonya, Sahat menyampaikan alasan FKLPDK meninggalkan Prabowo dan beralih mendukung Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024. Keputusan itu merupakan diskusi dan hasil renungan suci pengurus pusat, pengurus daerah di 34 provinsi dan 412 kabupaten/kota dari FPLPDK.

Pemicunya adalah peristiwa di Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilihat sebagai putusan yang terintimidasi. Dalam Pilpres 2024, Prabowo berpasangan dengan Gibran yang merupakan putra sulung Presiden Jokowi. Gibran bisa menjadi cawapres Prabowo berkat putusan MK yang dipimpin oleh pamannya, Anwar Usman.

Menurutnya, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut menunjukkan Prabowo hanya bergantung pada dukungan penguasa dan tidak memiliki kepercayaan diri.


“Penguasa bernafsu untuk mempertahankan kekuasaan melalui anak sulungnya, artinya penguasa tidak berjiwa negarawan,” ujarnya.

Sahat juga menilai hukum telah dirusak demi nafsu politik sang penguasa. Putusan MK tersebut, kata Sahat, membuat rakyat marah dan tidak lagi percaya pada lembaga yang lahir dari rahim reformasi tersebut.

Baca Juga:

Gerak Cepat dan Warna Hitam Putih Jadi Semboyan Kampanye Ganjar-Mahfud

Ia juga melihat hancurnya nilai-nilai luhur berdirinya partai-lartai di Indonesia, karena cukup hanya 2 hari menjadi ketum partai. Yang dimaksudnya adalah, putera bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep yang kini adalah ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sementara Ganjar, kata Sahat, lahir dari keluarga biasa, bukan dari kalangan bangsawan, anak jenderal, bahkan elite politik. Demikian juga Mahfud, anak PNS dari keluarga yang sederhana.

“Ganjar -Mahfud adalah dua insan Pemimpin yang tangguh dan teruji, berhati lembut dan bukan politikus pragmatis. Ganjar-Mahfud adalah dua insan yang visioner, menjadi kombinasi yang sempurna membawa Indonesia menjadi negara besar dunia yang disegani dan dihormati dunia,” ujarnya.

Maka itu, FKLPDK memutuskan untuk melakukan migrasi dukungan dari Prabowo ke Ganjar-Mahfud MD.

“Kami akan bekerja keras untuk mengajak rakyat memilih Ganjar-Mahfud menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI tahun 2024,” pungkasnya.

Setelah deklarasi itu, dokumen dukungan lalu diserahkan oleh Sahat Saragih kepada Ketua TPN Arsjad Rasjid. (Pon)

Baca Juga:

Ganjar Ungkap Alasan Pilih Desa di Merauke Lokasi Kampanye Hari Pertama

#Ganjar Pranowo #Mahfud MD
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Bagikan