Pendiri Radio Ini Tolak Kebijakan Jokowi soal Pembayaran Royalti Pemutaran Lagu Ilustrasi musik. (Foto: Pixabay)

MerahPutih.com - Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan/atau Musik.

Artinya pemerintah mewajibkan pembayaran royalti bagi setiap orang yang menggunakan lagu dalam bentuk layanan yang bersifat komersial.

Baca Juga

Ketika Jokowi Teken PP Royalti, Musisi: Ini Seperti Hadiah Hari Musik Nasional

Kebijakan ini mendapat respon yang kurang baik dari pendiri Radio Astina FM, Ardi. Ia tak setuju dengan kebijakan Jokowi ini ihwal pembayaran royalti kepada pencipta lagu jika karyanya diputar oleh kegiatan komersil.

"Kalo dari pelaku industri mah pasti berat lah. Beda sama tempat karaoke," ujar Ardi kepada MerahPutih.com, Rabu (7/4).

Untuk radio sendiri kata Ardi, mendapatkan keuntungan bukan dari pemutaran musik yang dipesan oleh para pendengar tapi radio mendapatkan pundi-pundi uang dari jeripayah tim untuk mendapatkan iksan dengan nantinya mempromosikan produk tersebut.

Logo Radio Astina FM

Menurut Ardi, sah-sah saja pencipta lagu mendapatkan uang dari pelaku usaha yang bersifat komersil bila memutarkan lagu miliknya. Tapi hal itu tak akan digubris Astina FM lebih baik buat program lain.

"Rata-rata radio pendapatan nya dari konten, cuma beberapa aja yg dari lagu tertentu yang dijadiin konten. Kaya radio berita, kan emang jarang pake lagu," ujarnya.

Ia pun mengaku, tak akan mau membayar royalti jika PP No 56 Tahun 2021 resmi berlaku. Sebab kata dia, radio itu sangat mudah mencari program yang dapat disiarkan ke pendengar dengan tidak memutar lagu.

Radio Astina FM yang merupakan radio komunitas bakal membuat program talkshow jika aturan itu dilaksanakan. Sebab kata dia, radio tak serta merta harus indentik dengan lagu/musik bisa cara lain untuk memberikan hiburan para pendengar.

"Radio mah gampang aja kalo mau cari konten diluar pemutaran lagu. Gua pernah produksi sandiwara radio, bikin talkshow," ujar dia.

Ia juga berniat akan menggelar acara musik secara langsung dihadapan warga dan disiarkan ke Radio Astina. Dalam program ini Astina akan menggaet penyanyi-penyanyi tanpa bayaran.

"Produksi sendiri aja program yang tanpa harus bayar royalti. Atau bikin live performance penyanyi yang rela tanpa royalti," ucap dia.

"Banyak artis lama kalo dia keluarin single dan atau dia mau puasin fans nya juga mau aja," ujar Ardi menyambungkan.

Ardi cerita, dirinya juga pernah mengadakan kegiatan musik dengan mendatangkan artis lawas Camelia Malik. Disaat ini Radio Astina FM tak sepeserpun mengeluarkan duit untuk bayar penyanyi dangdut itu.

"Camelia malik waktu itu pernah mau sukarela buat yang cuma radio komunitas," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

PP Royalti Bikin LMK Punya Kekuatan Tagih dan Salurkan Hak Insan Musik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ubud dan Dua Destinasi Wisata Lainnya di Bali Mulai Terima Turis Asing 17 Agustus 2021
Indonesia
Ubud dan Dua Destinasi Wisata Lainnya di Bali Mulai Terima Turis Asing 17 Agustus 2021

Dalam peninjauan itu Presiden didamping Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menparekraf Sandiaga Uno, dan Gubernur Bali I Wayan Koster, dan Bupati Gianyar I Made Mahayastra

Polisi Bakal Berlakukan Crowd Free Niight Malam Ini
Indonesia
Polisi Bakal Berlakukan Crowd Free Niight Malam Ini

Termasuk di lima willayah di DKI

Jaksa Tuntut Brigjen Prasetijo 2 Tahun 6 Bulan Penjara
Indonesia
Jaksa Tuntut Brigjen Prasetijo 2 Tahun 6 Bulan Penjara

JPU menuntut majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk menjatuhkan hukuman dua tahun dan enam bulan penjara terhadap Brigjen Prasetijo Utomo.

Kelompok Teroris Kian Aktif Secara Daring di Masa Pandemi
Indonesia
Kelompok Teroris Kian Aktif Secara Daring di Masa Pandemi

Selama pandemi berlangsung, terdapat kenaikan 101 persen transaksi keuangan mencurigakan

Semua Aktivitas FPI Dilarang Diberi Izin
Indonesia
Semua Aktivitas FPI Dilarang Diberi Izin

Mahfud MD perintahkan seluruh aparat keamanan menolak setiap kegiatan dari ormas yang mengatasnamakan FPI.

Baru Hirup Udara Bebas, Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi Kembali Ditangkap KPK
Indonesia
100 Personel Gabungan Amankan KTT ASEAN 2021 di Jakarta
Indonesia
100 Personel Gabungan Amankan KTT ASEAN 2021 di Jakarta

"Untuk pengawalan saja kami mengerahkan kurang lebih 100 personel gabungan dengan Korlantas Polri," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan , Kamis (22/4).

Dituduh Sembunyikan Pelaku Kecelakaan, Kanit Intel Moraid Sorong Dikeroyok
Indonesia
Dituduh Sembunyikan Pelaku Kecelakaan, Kanit Intel Moraid Sorong Dikeroyok

Bripka Miswanto dikeroyok sejumlah orang lantaran dituding menyembunyikan pelaku kecelakaan lalu lintas yang menabrak pegawai negeri sipil (PNS) berinisial NY (48) hingga tewas.

Ngaku Difitnah Polisi Soal Laskar Bawa Sajam Hingga Senpi, FPI: Kami Bukan Pengecut
Indonesia
Ngaku Difitnah Polisi Soal Laskar Bawa Sajam Hingga Senpi, FPI: Kami Bukan Pengecut

FPI tak pernah membekali anggotanya dengan senjata tajam

Kejaksaan Agung Kini Miliki Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer
Indonesia
Kejaksaan Agung Kini Miliki Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk JAMPidmil di Kejagung melalui Perpres Nomor 15 Tahun 2021.