Pendidikan DKI Dikorupsi, Ini yang akan Dilakukan Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan ikut menanggapi soal dugaan korupsi proyek rehabilitasi 119 sekolah di DKI Jakarta. Ia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menjalankan Good Goverment.

"Kedepan kita akan jalankan dengan cara yang Good Goverment," kata Anies di Jakarta, Jumat (6/7).

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku telah berkomunikasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Bowo Irianto dan Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati untuk fokus pada ketersediaan sarana dan prasarana perserta didik, meskipun tercoreng dugaan korupsi di dunia pendidikan DKI.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno. Foto: @sandiuno

"Tadi saya duduk dengan Pak Bowo dan Bu Susi sekertaris humasnya. Pokoknya kita fokus pada penyerapan khususnya untuk ketersediaan sarana dan prasarana peserta didik itu menjadi hal utama dan harus dilakukan dengan sistim yang transparan terbuka dan bebas korupsi," ujar Sandiaga.

Mantan Ketua HIPMI ini berharap kepada masyarakat bila ada dugaan korupsi di lembaga Pendidikan DKI dan bahkan di Pemprov DKI, mohon dilaporkan.

"Seandainya ada indikasi itu (korupsi) tolong laporkan," jelas Sandiaga.

Ketika disinggungkan apakah mantan Kepala Dinas Pendidikan DKI, Sopan Andrianto dicopot karena tersangkut dugaan tindakan korupsi proyek rehabilitasi, Wagub Sandiaga menyatakan ia tak mau berspekuliasi mengenai hal tersebut.

"Saya ga mau berspekulasi tapi intinya kita ingin penyegaran peremajaan dan penyerapan yang lebih baik kedepan. Tadi saya baru rapat tentang penyerapan dan sudah ada peebaikan dinas pendidikan sudah lebih maju lagi. Kita harapkan akan mengejar ketertinggalan penyerapan," pungkasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno di Balai Kota. (MP/Asropih Opih)

Diketahui, rehabilitasi berat 119 sekolah dari tingkat SD, SMP, dan SMA itu menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI tahun 2017 yang dianggarkan oleh Suku Dinas Pendidikan masing-masing wilayah di DKI Jakarta.

Adapun rehabilitasi berat yang dimaksud yaitu perbaikan sekolah pada bagian pagar, plafon, kusen, dan lainnya. Sementara total anggaran untuk perbaikan seluruh sekolah itu mencapai Rp 191 miliar. (Asp)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH