Pendemo yang Hendak Masuk Istana Diwajibkan Tes COVID-19 Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Polisi mewajibkan massa buruh mengikuti rapid tes COVID-19 sebelum berunjuk rasa. Terutama bagi mereka yang hendak masuk ke Istana Negara.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto, menjelaskan tes ini guna mencegah penyebaran virus corona.

"Tujuan rapid test ini untuk mencegah penyebaran virus corona," kata Heru, sapaannya, saat diwawancarai awak media, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (17/11).

Baca Juga

9,7 Juta Orang Nganggur, Pekerja Rata-rata Bergaji Rp2,7 Juta

Massa buruh dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) tersebut cukup kooperatif mengikuti rapid test COVID-19. "Kami dibantu Dokpol Polres Metro Jakarta Pusat," lanjutnya.

Massa buruh tersebut melaksanakan protokol kesehatan perihal COVIDI-19 saat berunjuk rasa. "Kami pastikan mereka akan menjaga jarak dan memakai masker. Jika melanggar, tentu akan kami tindak tegas. Tapi sejauh ini mereka kooperatif," tutur dia.

Pihaknya bersama dengan Satpol PP tak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada massa yang tak menghiraukan protokol kesehatan.

"Kita akan berikan sanksi dengan Satpol PP kita sudah memantau bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker atau tidak mau menjaga jarak setelah diingatkan. Termasuk korlapnya juga bertanggung jawab. Jadi jangan sampai penularan itu terjadi saat demo karena merupakan klaster baru," jelas dia.

Baca Juga

Buruh Kembali Demo UU Cipta Kerja, Polisi Alihkan Lalin di Sekitar DPR

Heru menambahkan, pelanggaran yang kerap terjadi saat aksi demonstrasi yakni munculnya kerumunan. Jarak antar peserta terlalu dekat.

"Pada prinsipnya demo itu menyampaikan aspirasi itu boleh-boleh aja. Tetapi tetap protokol kesehatan yang jadi utama. Mereka harus mau melaksanakan itu," tutup Heru. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiongkok Catat 40 Kasus Tambahan Virus Corona
Dunia
Tiongkok Catat 40 Kasus Tambahan Virus Corona

Tiongkok daratan mencatat 40 kasus tambahan virus corona. Angka itu turun dari 44 pada hari sebelumnya.

Kota Tangerang Kembali Jadi Zona Merah COVID-19
Indonesia
Kota Tangerang Kembali Jadi Zona Merah COVID-19

Angka 43 tersebut termasuk sebagian wilayah berbatasan dengan DKI Jakarta, seperti Kota Tangerang, Bekasi, Depok, Kabupaten Tangerang dan Bekasi.

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo Merasa Tidak Bersalah
Indonesia
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo Merasa Tidak Bersalah

Saat dimintai keterangan polisi, kata dia, pelaku berbelit-belit dan selalu berkilah

Dikalahkan Gibran dari Hasil Survei, Purnomo: Lihat Saja Rekomendasi Jatuh kepada Siapa
Indonesia
Dikalahkan Gibran dari Hasil Survei, Purnomo: Lihat Saja Rekomendasi Jatuh kepada Siapa

Siapa pun pasangan cawali dan cawawali yang dapat rekomendasi DPP PDIP adalah pilihan terbaik.

AHY Rampingkan Struktur Kepengurusan Partai Demokrat
Indonesia
Positif COVID-19, Aa Gym Alami Gejala Batuk
Indonesia
Positif COVID-19, Aa Gym Alami Gejala Batuk

"Kondisi Aa saat ini kendalanya hanya batuk tidak ada sesak, tidak pusing berlebihan," ujar Aa Gym

Jokowi Rilis Daftar Defisit Bahan Pokok, Terparah Gula dan Bawang Putih
Indonesia
Jokowi Rilis Daftar Defisit Bahan Pokok, Terparah Gula dan Bawang Putih

Stok gula pasir dan bawang putih mengalami defisit di paling banyak provinsi

Demokrat Minta Jokowi Tanggung Biaya Kepulangan WNI Jemaah Tabligh di Luar Negeri
Indonesia
Demokrat Minta Jokowi Tanggung Biaya Kepulangan WNI Jemaah Tabligh di Luar Negeri

Tiga kluster itu adalah WNI di Malaysia, ABK dan Jamaah Tabligh

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Penggusuran Warga Saat COVID-19
Indonesia
Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Penggusuran Warga Saat COVID-19

Komnas HAM tengah melakukan penyelesaian kasus dilakukan dengan menerapkan protokol penanganan COVID-19

Jumlah Pelanggaran Tilang Elektronik Motor Terus Menurun
Indonesia
Jumlah Pelanggaran Tilang Elektronik Motor Terus Menurun

"Jumlah pelanggaran sepeda motor sejumlah 157 pelanggaran," katanya.