Pendapatan Anjlok, Begini Nasib Para Pegawai PT KAI Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan belum ada satupun karyawan mereka yang dipecat atau dirumahkan. Mereka sebagian besar hanya bekerja dari rumah, Work From Home (WFH).

Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan, saat ini, ada 46 ribu pegawai PT KAI. Sekitar 30 ribu pegawai PT KAI pusat, dan 16 ribu lainnya di anak perusahaan.

Baca Juga:

Sepekan Beroprasi, Kereta Luar Biasa Mampu Angkut Ratusan Penumpang

Didiek memastikan, hak yang seharusnya diterima para karyawan KAI juga dipenuhi sesuai aturan yang berlaku.

“Gaji kita kasih sesuai hak bersangkutan. Tunjangan Hari Raya (THR) juga kami bayarkan pada waktunya,” tutur Didiek kepada wartawan, Jumat (22/5).

PT KAI tetap beri gaji dan THR untuk para pegawainya selama pandemi Covid-19
Dirut PT KAI Didiek Hartantyo (Foto: antaranews)

Didiek baru saja menjabat menjadi Direktur Utama KAI terhitung sejak 8 Mei 2020 dan dirinya mengakui hal tersebut tidak mudah.

Sebab, kata dia, peralihan management diakuinya pada saat yang tidak menguntungkan yakni pandemi Covid-19.

Untuk mengatasi hal tersebut, menurutnya sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki perusahaan justru harus dilindungi.

“Kami memberikan perlindungan dengan melengkapi APD yang lengkap. Terutama pegawai front line menggunakan APD lengkap, masker, hand sanitizer sehingga untuk meyakinkan pegawai kami terlindungi dari Covid-19,” jelas Didiek.

Didik memastikan KAI juga berupaya untuk melindungi para pelanggannya yang masih harus bepergian menggunakan kereta api. Dia memastikan Kai menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

Ia mengatakan jumlah penumpang kerata menurun semenjak ada pandemi Covid-19 dan diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal itu mengakibatkan pendapatan KAI selama bulan ini turun drastis.

"Sekarang pendapatan dari pelanggan benar-benar jatuh. Sekarang hanya 7 persen sampai 10 persen saja," ujar pria yang baru menjabat belum sebulan ini.

Bahkan Didiek juga menyebutkan pendapatan selama satu bulan yaitu di bulan April tahun ini hanya mencapai Rp 32 miliar saja.

Padahal kalau dibandingkan di hari-hari biasa sebelum ada pandemi, PT KAI rata-rata menerima pendapatan Rp 20 miliar sampai Rp 25 miliar per hari.

Oleh sebab itu, kata dia, PT KAI akan menggenjot pendapatan dari angkutan batubara.

"Angkutan batubara ini masih bertahan dan ini menjadi sumber pembiayaan atau sumber pendapatan yang utama kami disaat Covid-19," kata Didiek yang memiliki basis sebagai ekonom ini.

Baca Juga:

Transportasi Umum Kembali Beroperasi, KAI Daops 6 Belum Buka Layanan KA Jarak Jauh

Didiek juga mengakui pandemi Covid-19 membuat permintaan batubara menurun sekitar 20 persen. Hal ini disebabkan konsumsi listrik PLN mengalami penurunan.

"Kafe-kafe banyak yang tutup, kantor-kantor banyak yang menerapkan Working from Home (WFH) sehingga permintaan batubara daripada industri tower dan produsen daripada produk PLN mengalami penurunan," ucapnya.

Didiek berharap pandemi ini cepat berlalu sehingga likuiditas PT KAI bisa kembali melonjak.(Knu)

Baca Juga:

Dua Bandara Yogyakarta Kembali Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Penumpang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi Mandiri Tidak Tambah Beban Anggaran Negara
Indonesia
Vaksinasi Mandiri Tidak Tambah Beban Anggaran Negara

Vaksinasi mandiri ini disertai aturan-aturan detilnya yang dipastikan tidak akan bentrok dengan vaksin program pemerintah.

Dinilai Lebih Banyak Mudaratnya, Penerapan Ganjil Genap Mesti Ditunda
Indonesia
Dinilai Lebih Banyak Mudaratnya, Penerapan Ganjil Genap Mesti Ditunda

Penerapan ganjil genap di Jakarta yang mulai berlaku penindakan Kamis (6/8) menuai kritikan.

Ridwan Kamil Mau Beli Mobil Listrik Rp700 Juta
Indonesia
Ridwan Kamil Mau Beli Mobil Listrik Rp700 Juta

Jadi Jawa Barat menjadi provinsi pertama yang mewajibkan kebijakan (penggunaan motor listrik bagi ASN), minimal kendaraan dinas gubernur sampai level bawah," kata RK.

138 Travel Gelap Terjaring Polisi di Jabar
Indonesia
138 Travel Gelap Terjaring Polisi di Jabar

Sejak tanggal 6 Mei hingga saat ini, tercatat sudah 143 ribu kendaraan yang masuk ke jalur utama di Jabar dan seluruhnya sudah mendapatkan pemeriksaan ketat, bahkan puluhan ribu diantaranya di pulangkan kembali.

Kasatgas Penyelidik KPK Sebut Hanya Firli Bahuri yang Getol Dorong TWK
Indonesia
Kasatgas Penyelidik KPK Sebut Hanya Firli Bahuri yang Getol Dorong TWK

Menurut dia, hanya Ketua KPK Firli Bahuri yang yang getol mendorong Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

 Basarnas Turunkan Kapal Pendeteksi Bawah Laut ke Lokasi Jatuh Sriwijaya Air
Indonesia
Basarnas Turunkan Kapal Pendeteksi Bawah Laut ke Lokasi Jatuh Sriwijaya Air

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Uni Eropa Janji Berikan Kelebihan Vaksin Buat Negara Miskin
Dunia
Uni Eropa Janji Berikan Kelebihan Vaksin Buat Negara Miskin

Namun, tidak jelas apakah EU akan menyumbangkan atau menjual kelebihan dosisnya.

Heru Hidayat Diklaim Tidak Berafiliasi dengan Manajer Investasi Kendalikan Jiwasraya
Indonesia
Heru Hidayat Diklaim Tidak Berafiliasi dengan Manajer Investasi Kendalikan Jiwasraya

Kesimpulan itu, ia ambil karena melihat portofolio saham yang ingin dibeli hampir sama dengan portofolio yang pernah dibeli Jiwasraya sebelumnya

Ridwan Kamil Sebut Jabar Alami Krisis Pangan pada 2021
Indonesia
Ridwan Kamil Sebut Jabar Alami Krisis Pangan pada 2021

Gubernur M Ridwan Kamil memprediksi Jawa Barat akan mengalami krisis pangan pada tahun 2021.

[HOAKS atau FAKTA]: Terawan Dapat Penghargaan dari WHO
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Terawan Dapat Penghargaan dari WHO

“Piala Penghargaan dari WHO untuk Pak Terawan..Woi Nazwa lihat tuh g usah Sombong loe”