Pendaki Meninggal Dunia di Gunung Lawu Punya Riwayat Sakit Jantung Ilustrasi - Jalur pendakian Cemoro Kandang yang merupakan jalan utama menuju puncak Gunung Lawu, Kabupaten Karangayar, Jawa Tengah, Minggu (28/6). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Seorang pendaki Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah asal Solo, Dedi Satrio (41), meninggal dunia di Pos 3 Gunung Lawu, Minggu (18/9).

Anggota Anak Gunung Lawu (AGL) Budi Santoso mengatakan, pihaknya mendapati laporan adanya pendaki Gunung Lawu tidak sadarkan diri di Pos 3 sekitar pukul 09.30 WIB. Pihaknya langsung menindaklanjuti laporan itu untuk melakukan evakuasi.

"Kami dapat laporan sekitar pukul 09.30 WIB pagi tadi. Kita evakuasi ternyata kondisinya sudah meninggal dunia," kata Budi, Minggu (19/9).

Baca Juga:

Alami Hipotermia, Pendaki Gunung Lawu Asal Tangerang Meninggal Dunia

Ia mengatakan, korban mendaki Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu. Setelah mendapatkan kabar kondisi korban yang pingsan, tim relawan segera mengevakuasi korban melalui jalur yang sama.

"Jadi pendaki iki (ini) belum sampai ke puncak. Evakuasi juga dari Cemoro Sewu kita lakukan," kata dia.

Baca Juga:

Terserang Hipotermia di Pos 3, Dua Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi

Ia menduga korban meninggal karena serangan jantung. Dikabarkan korban sempat pingsan sebelum meninggal dunia.

"Jenazah kemudian dievakuasi tim relawan melalui jalur Cemoro Sewu, Jatim. Kita langsung serahkan jenazah korban pada keluarga untuk dimakamkan," katanya.

Keponakan Dedi, Denika membenarkan jika almarhum memiliki riwayat sakit jantung. Namun memang, dalam beberapa tahun terakhir sakit jantung tidak kambuh.

"Dia (Dedi) punya riwayat sakit jantung sekitar 2008. Keluarga tidak mengetahui jika Dedi akan mendaki Gunung Lawu. Hanya pamit keluar rumah Minggu pukul 03.00 WIB," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Pendaki Asal Jakarta Dievakuasi dari Gunung Lawu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hari Ini, Polri Undang 57 Mantan Pegawai KPK
Indonesia
Hari Ini, Polri Undang 57 Mantan Pegawai KPK

Rencananya, pada Senin (6/12), Mabes Polri mengundang 57 orang mantan pegawai KPK untuk sosialisasi perekrutan menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Ferdy Sambo Ditetapkan Menjadi Tersangka di Kasus Brigadir J
Indonesia
Ferdy Sambo Ditetapkan Menjadi Tersangka di Kasus Brigadir J

Kapolri menetapkan Irjen Ferdy Sambo (FS), Eks Kadiv Propam Mabes Polri menjadi tersangka dalam kasus meninggalnya Brigadir J.

DPR Minta Hadi Tjahjanto Evaluasi Kinerja Juru Ukur Tanah BPN se-Indonesia
Indonesia
DPR Minta Hadi Tjahjanto Evaluasi Kinerja Juru Ukur Tanah BPN se-Indonesia

Kementerian ATR/BPN pimpinan Marsekal (purn) Hadi Tjahjanto diminta melakukan evaluasi kinerja BPN di Indonesia, khususnya para juru ukur tanah.

Strategi Kapolri Redam Penambahan Kasus COVID-19
Indonesia
Strategi Kapolri Redam Penambahan Kasus COVID-19

Strategi kedua adalah terus mengingatkan dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat

Kecelakaan Maut di Bekasi, Truk Trailer Tabrak Tower BTS
Indonesia
Kecelakaan Maut di Bekasi, Truk Trailer Tabrak Tower BTS

Kecelakaan truk trailer yang mengalami rem blong menabrak halte dan tower Base Transceiver Station atau disingkat BTS di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, terjadi sekira pukul 11.20 WIB. Lokasi tersebut tepatnya di depan SD Kotabaru 2.

Ikuti Google Maps, Pemudik Asal Bandung Tersesat di Hutan Kutatandingan Karawang
Indonesia
Ikuti Google Maps, Pemudik Asal Bandung Tersesat di Hutan Kutatandingan Karawang

a malah tersesat hutan Kutatandingan di Desa Mulyasejati, Kecamatan Ciampel, di perbatasan Karawang dan Purwakarta akibat mengikuti petunjuk dari Google Maps.

Pemilu Tinggal Dua Setengah Tahun, Akbar Tandjung: Mesin Partai Segera Bergerak
Indonesia
Pemilu Tinggal Dua Setengah Tahun, Akbar Tandjung: Mesin Partai Segera Bergerak

Pada Pemilu di 2004, Partai Golkar menjadi pemenang Pemilu dengan perolehan 128 kursi.

Polri Pecat AKBP Raden Brotoseno
Indonesia
Polri Pecat AKBP Raden Brotoseno

AKBP Brotoseno resmi mengakhiri masa dinasnya di Polri usai menerima keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

[HOAKS atau FAKTA]: Garam Beryodium Mengandung Serpihan Kaca
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Garam Beryodium Mengandung Serpihan Kaca

Tim BPOM Surabaya sudah memeriksa 6 jenis garam yang diduga mengandung serpihan kaca dan nyatanya aman untuk dikonsumsi.

Pemprov DKI Nurut Rekomendasi Kejaksaan dan KPK, Pam Jaya Ambil Alih Aset Aetra dan Palyja
Indonesia
Pemprov DKI Nurut Rekomendasi Kejaksaan dan KPK, Pam Jaya Ambil Alih Aset Aetra dan Palyja

Kontrak kerja dua mitra perusahaan swasta itu akan berakhir pada 31 Januari 2023