Pendaki Gunung Lawu Ditemukan Tewas Terjatuh ke Jurang Sedalam 7 Meter Petugas melakukan pemeriksaan suhu badan pendaki Gunung Lawu. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Kabar duka datang dari Gunung Lawu yang perbatasan Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dan Kabupaten Magetan, Jawa Timur setelah ditemukan seorang pendaki bernama, Andi Sulistyawan (18) warga Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar tewas, Senin (6/7).

Sebelum ditemukan tewas, korban dilaporkan terlepas dari rombongan saat berkemah di puncak Gunung Lawu yang memiliki ketinggian 3.265 mpdl, Minggu (5/7).

Baca Juga

KPK Jebloskan Eks Anak Buah Hasto PDIP Saeful Bahri ke Lapas Sukamiskin

Relawan Anak Gunung Lawu (AGL), Budi Santoso, mengatakan korban bersama empat orang naik ke Gunung Lawu dari jalur pendakian Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Sabtu kemrin pukul 16.00 WIB dan tiba dipuncak pukul 22.30 WIB.

"Saat dipuncak pada Minggu dini hari, korban menghilang usai mengantarkan rekannya buang air kecil. Setelah korban dicari tidak ketemu, keempat rekannya turun dan melapor ke petugas di posko pendakian," ujar Budi, Senin (6/7).

Tim Reaksi Cepat (TRC), kata dia, langsung diluncurkan untuk mengecek kebenaran informasi hilangnya pendaki itu. Kemudian pada Senin ditemukan jenazah dengan ciri-ciri sama dengan laporan pendaki hilang.

"Korban ditemukan di bawah jurang sedalam sekitar 7 meter di kawasan Gegerboyo. Evakuasi korban terkendala cuaca ekstrim di puncak Gunung Lawu yang diguyur hujan dan kabut tebal," kata dia.

Jalur pendakian puncak Gunung Lawu via Cemoro Kandang, Kabupaten Jawa Tengah. (MP/Ismail)
Jalur pendakian puncak Gunung Lawu via Cemoro Kandang, Kabupaten Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ia menambahkan saat ini proses evakuasi dilakukan dengan membawa jenazah turun ke bawah lewat jalur pendakian via Cemoro Kandang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Diperkirakan jenazah sampai ke bawah pukul 23.00 WIB.

Informasi dihimpun MerahPutih.com, peristiwa tersebut bermula saat seorang pendaki bernama Nurhayati akan buang air kecil, Minggu (5/7/) di puncak Gunung Lawu pukul 03.00 WIB. Ia mencoba membangunkan teman pendaki lain, tetapi tidak ada yang terbangun.

Di luar tenda terdapat korban yang diketahui bernama Andi Sulistiyawan. Nurhayati langsung meminta tolong pada Andi untuk ditemani buang air kecil di semak dekat tenda. Setibanya di tenda, Nurhayati tak mendapati Andi. Seketika teman-teman yang sudah terbangun mencoba mencari korban mulai dari sekitar pos Hargo Dumilah hingga Hargo Tiling. Namun, hasil pencarian nihil.

Baca Juga

Di Depan Ratusan Lulusan AKPOL, Kapolri: Jangan Sombong dan Hormati Senior

Rekan pendaki berjumlah empat orang ini akhirnya memutuskan turun pada pukul 13.00 WIB untuk melaporkan kejadian pendaki hilang tersebut. Rombongan tiba di basecamp pendakian Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur sekir pukul 17.00 WIB lalu melapor pada pukul 17.30 WIB. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kunjungi Tempat Masa Kecil Jokowi, Mentan Gagas Perkebunan Rakyat
Indonesia
Kunjungi Tempat Masa Kecil Jokowi, Mentan Gagas Perkebunan Rakyat

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengagas pengembangan perkebunan rakyat di Desa Kragan Karanganyar.

Tolak Eksepsi Irjen Napoleon Bonaparte, Hakim Minta Sidang Lanjut Terus
Indonesia
Tolak Eksepsi Irjen Napoleon Bonaparte, Hakim Minta Sidang Lanjut Terus

Atas dasar itu pula, hakim memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara tersebut.

Vitalia Sesha Tinggal Satu Apartemen dengan Kekasihanya Belum Setahun
Indonesia
Vitalia Sesha Tinggal Satu Apartemen dengan Kekasihanya Belum Setahun

VS mengunakan ektasi dan H5 dari empat bulan lalu

 WP KPK Nilai Usul Yasona Bebaskan Koruptor Bahayakan Pemberantasan Korupsi
Indonesia
WP KPK Nilai Usul Yasona Bebaskan Koruptor Bahayakan Pemberantasan Korupsi

"Wadah Pegawai KPK menilai terdapat beberapa argumentasi mengapa inisiatif tersebut sangat berbahaya bagi cita pemberantasan korupsi dan harus ditolak," kata Yudi

Update COVID-19 Minggu (26/4): 8.882 Kasus Positif, 1.107 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Minggu (26/4): 8.882 Kasus Positif, 1.107 Pasien Sembuh

Sedangkan, jumlah pasien corona yang meninggal dunia mencapai 743 orang atau bertambah 23 pasien.

Indonesia Beli Saham Vale Rp5,52 Triliun
Indonesia
Indonesia Beli Saham Vale Rp5,52 Triliun

Dengan pembelian ini, komposisi kepemilikan saham Vale Indonesia menjadi Vale Group 44,34 persen, MIND ID 20 persen, SMM 15,03 persen, Sumitomo Corporation 0,14 persen, dan publik 20,49 persen.

Cuaca Berawan Naungi Jakarta pada Jumat
Indonesia
Cuaca Berawan Naungi Jakarta pada Jumat

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memprakirakan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Jumat (15/1) pagi didominasi berawan di semua kota dan kabupaten.

Kapolri Keluarkan Telegram untuk Deteksi Dini Penumpang Gelap saat Demo Buruh
Indonesia
Kapolri Keluarkan Telegram untuk Deteksi Dini Penumpang Gelap saat Demo Buruh

"Ini agar tidak terjadi anarkis dan belajar dari pengalaman sebelumnya," kata Awi

KPAI: Aparat Garda Terdepan Anak Tidak Dijadikan Martir Orang Dewasa
Indonesia
KPAI: Aparat Garda Terdepan Anak Tidak Dijadikan Martir Orang Dewasa

Jasra menghimbau orang tua dan pendamping anak untuk tidak melibatkan anak dalam demonstrasi

 Anies Siapkan Skenario Terburuk Jika Pandemi Corona Meluas
Indonesia
Anies Siapkan Skenario Terburuk Jika Pandemi Corona Meluas

"Kalau dua minggu ke depan kita tidak melakukan langkah-langkah yang serius, punya potensi bisa 6 ribu kasus, 840 parah, 300 kritis. Ini simulasi dengan menggunakan skenario terburuk," ujar Anies