Pendaftaran Masuk PTN lewat SBMPTN Diperpajang Satu Hari Portal SMBPTN. (Foto: Tangkapan Layar)

MerahPutih.com - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) memperpanjang pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 hingga Jumat (2/4) pukul 15.00 WIB. Sebelumnya, panitia UTBK-SBMPTN 2021 menetapkan pendaftara mulai 15 Maret hingga 1 April 2021.

“LTMPT memberikan kesempatan peserta untuk menuntaskan pendaftaran,” ujar Humas LTMPT, Ismaini Zain, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/4).

Baca Juga:

Batas waktu perpanjangan termasuk pembayaran dan finalisasi pendaftaran hingga cetak kartu peserta. Untuk itu, dia meminta calon peserta untuk memanfaatkan perpanjangan waktu tersebut.

Hingga Rabu (31/3) pukul 09.00 WIB, jumlah peserta yang melakukan pendaftaran sebanyak 727.045 siswa, siswa yang sudah melakukan simpan permanen sebanyak 721.973 siswa dan yang belum melakukan simpan permanen sebanyak 5.072 siswa.

Jumlah peserta yang mendaftar dengan status peserta reguler sebanyak 515.472 siswa dan yang mendaftar dengan status pemegang nomor pendaftaran KIP Kuliah sebanyak 211.573 siswa.

Sedangkan berdasarkan kelompok ujian, Saintek sebanyak 316.836 siswa, Soshum sebanyak 352.658 siswa, dan Campuran sebanyak 57.551 siswa.

Ujian Berbasis Komputer. (Foto: Antara)
Caption

Pelaksanaan UTBK diselenggarakan sebanyak dua gelombang yakni gelombang satu pada 12 April hingga 18 April 2021 dan gelombang dua pada 26 April hingga 2 Mei 2021. Pengumuman hasil seleksi jalur SBMPTN pada 14 Juni 2021.

Calon peserta hanya akan mengikuti ujian sebanyak satu kali. Peserta UTBK-SBMPTN dapat memilih lokasi ujian atau Pusat UTBK pada saat pendaftaran pada laman pendaftaran UTBK.

Pendaftaran UTBK- SBMPTN 2021 dilakukan melalui laman portal LTMPT https://portal.ltmpt.ac.id dan diakses dengan menggunakan akun LTMPT siswa. (Asp)

Baca Juga:

SMBPTN Bukan Ajang Diskriminasi Disabilitas

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan JAD di Bogor
Indonesia
Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Jakarta Menipis, Tersisa Cuma 10 Persen
Indonesia
Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Jakarta Menipis, Tersisa Cuma 10 Persen

Tempat tidur untuk perawatan pasien corona dengan gejala ringan sudah hampir penuh dan tersisa hanya 10 persen.

Panglima TNI Kerahkan Tracer Digital dari Tiga Matra untuk Putus Mata Rantai COVID-19
Indonesia
Panglima TNI Kerahkan Tracer Digital dari Tiga Matra untuk Putus Mata Rantai COVID-19

Mereka nantinya dikerahkan untuk melaksanakan tugas sebagai tenaga Tracer Digital COVID-19.

Terduga Teroris di Jatim Sumbangkan Sebagian Gaji Untuk Kegiatan Jemaah Islamiyah
Indonesia
Terduga Teroris di Jatim Sumbangkan Sebagian Gaji Untuk Kegiatan Jemaah Islamiyah

Rusdi menyebut dana yang dikumpulkan itu untuk menjaga eksistensi JI. Pasalnya, JI juga membutuhkan uang untuk menjalankan roda organisasi.

Datangi Papua, Kapolri Waspadai Gangguan Keamanan Jelang PON 2021
Indonesia
Datangi Papua, Kapolri Waspadai Gangguan Keamanan Jelang PON 2021

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Papua.

Ironi KPK Era Firli Bahuri, Kurang Personel Malah Pecat 51 Pegawai
Indonesia
Ironi KPK Era Firli Bahuri, Kurang Personel Malah Pecat 51 Pegawai

KPK sebetulnya tengah membutuhkan 100 orang tenaga baru.

Siap Awasi Pendaftaran Cakada, Bawaslu Harap Bisa Koordinasi dengan KPU
Indonesia
Siap Awasi Pendaftaran Cakada, Bawaslu Harap Bisa Koordinasi dengan KPU

Bawaslu juga melakukan pencegahan dengan cara sosialisasi

Identifikasi Jenazah, Tim DVI Minta Keluarga Korban Sriwjaya Bersabar
Indonesia
Identifikasi Jenazah, Tim DVI Minta Keluarga Korban Sriwjaya Bersabar

Sampai Selasa (12/1) pukul 11.00 WIB, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto, telah menerima menerima 56 kantong jenazah dan juga delapan kantong properti.

Kepala Daerah Diperintahkan Konsisten Kendalikan Penyebaran COVID-19
Indonesia
Kepala Daerah Diperintahkan Konsisten Kendalikan Penyebaran COVID-19

pemerintah daerah juga harus secara masif dan sistematis menyosialisasikan kebijakan dan mekanisme vaksinasi COVID-19.

Kasus Kesembuhan Harian COVID-19 Bertambah 32.615 Orang
Indonesia
Kasus Kesembuhan Harian COVID-19 Bertambah 32.615 Orang

Sementara itu, kasus sembuh bertambah 32.615 sehingga total yang sembuh menjadi 2.084.724 orang