Pendaftaran Kartu Pra Kerja Dikeluhkan, Susah Unggah Foto KTP dan Swafoto Ratusan pencari kerja mengikuti bursa kerja secara online. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah pusat membuat program bagi karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemik COVID-19 dengan mengikuti program Kartu Pra Kerja.

Di Kota Solo, pendaftaran Kartu Pra Kerja banyak terkendala. Kendala tersebut di antaranya sulitnya mengunggah foto KTP maupun swafoto secara online.

Baca Juga:

Suka Duka Relawan Perempuan Satu-satunya yang Jadi Sopir Ambulans

Salah seorang pendaftar Bagus Yudistira mengatakan, pendaftaran Kartu Pra Kerja gelombang pertama sesuai aturan pusat dimulai Sabtu (11/4), pukul 19.00 WIB sampai Kamis (16/4) pukul 16.00 WIB. Melihat gelombang pertama akan ditutup, ia mencoba mendaftar melalui ponsel.

"Saya sudah berusaha berulangkali mengunggah foto KTP maupun swafoto di website www.prakerja.go.id gagal terus. Ya akhirnya saya tidak bisa mendaftar karena gelombang pertama ditutup," ujar Bagus, Kamis (16/4).

Dia mengaku telah berkonsultasi dengan petugas Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Solo, Jawa Tengah terkait masalah ini. Hasilnya juga tidak ada solusi.

"Disnakerperin hanya iminta saya terus mencoba terus masuk ke www.prakerja.go.id. Kemungkinan ini terjadi akibat banyak yang mendaftar secara bersamaan," kata dia.

Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Solo, Jawa Temgah. (MP/Ismail)
Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Solo, Jawa Temgah. (MP/Ismail)

Sebagai warga yang membutuhlan program tersebut, kata dia, berharap ada solusi dari pemerintah dengan memfasilitasi internet bagi warga yang ingin mendaftar Kartu Pra Kerja. Hal ini sangat penting untuk membantu bagi pendaftar.

Senada diugkapkan Mulyani yang juga kesulitan mengunggah foto KTP dan swafoto secara Online. Selain itu, sistem internetnya juga lemot.

"Di tahap kedua pendaftaran nanti diharapkan jaringan internetnya diperbagus lagi supaya tidak gagal terus mengunggah foto KTP dan swafoto

Baca Juga:

Puluhan Penghuni Asrama Bethel di Tanah Abang Positif Corona

Kepala Disnakerperin Kota Solo Ariani Indrastuti mengatakan, pendaftaran Kartu Pra Kerja terpusat di Jakarta. Ia juga tidak bisa membemberikan solusi karena pusat kendali operator website tidak ada di Solo.

"Kami juga tidak bisa mendeteksi berapa warga Solo yang telah mendaftar Kartu Pra Kerja," kata dia.

Ia menambah, keluhan yang masuk dari warga yang ingin mendaftar Kartu Pra Kerja terbanyak tentang akses website lemot dan sulit unggah foto KTP. Persoalan ini akan disampaikan ke pusat. (Ism)

Baca Juga:

Gugus Tugas Bekerja Sama dengan Kalbe Farma Siap Layani 4.000 Tes PCR Gratis




Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH