Pendaftar KPR Subsidi Didominasi Penerima Upah Rp4 Juta Ilustrasi rumah. (Foto: Kementerian PUPR).

MerahPutih.com - Pendaftar aplikasi Sistem Informasi KPR Bersubsidi (SiKasep) saat ini, masih didominasi penerima upah dengan penghasilan antara Rp2,5 – Rp4 juta. Tercatat, sebanyak 198.739 calon debitur atau sekitar 73, 02 persen dari total pendaftar yang ada.

Selanjutnya diikuti oleh pendaftar SiKasep yang berpenghasilan sekitar Rp4 – 8 juta sebanyak 50.163 calon debitur atau 18,43 persen dari total pendaftar tahun 2020. Terakhir adalah masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp2,5 juta sebanyak 21.411 calon debitur atau sekitar 7,87 persen.

Dalam periode yang sama, jumlah masyarakat yang mengakses aplikasi SiKasep sudah mencapai 228.884 calon debitur, sebanyak 40.930 calon debitur belum mengajukan subsidi checking, 94.355 calon debitur sudah dinyatakan lolos subsidi checking.

Baca Juga:

Pelanggaran Protokol Kesehatan Hampir 1 Juta Kasus

Lalu, 10.843 calon debitur sudah dalam proses verifikasi bank pelaksana dan 398 calon debitur sudah diajukan oleh bank pelaksana kepada PPDPP untuk dicairkan dananya, sedangkan 90.934 debitur saat ini sudah menikmati dana FLPP.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mengungkapkan, sudah saatnya masyarakat berpenghasilan rendah dimanjakan dengan berbagai aplikasi yang membantu.

Ia memaparkan, dalam kondisi pandemi COVID-19 yang masih melanda tanah air, dari data yang ada tidak memperlihatkan penurunan yang berarti. Per September sudah terdapat sebanyak 31.082 calon debitur yang mengakses aplikasi ini.

Rumah
Rumah subsidi. (Foto: PUPR).

Tingginya minat masyarakat ini, menurut Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, tidak terlepas dari layanan aplikasi ini yang bisa diakses masyarakat di mana pun berada.

"Hanya cukup mengunduh SiKasep di playstore, masyarakat sudah bisa mencari rumah subsidi yang dibutuhkan dan mengikuti proses yang ada," ujarnya.

Baca Juga:

PT Kimia Farma Pecat Karyawannya Setelah Dugaan Pelecehan di Bandara Soetta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gempa Malang Magnitudo 6,7, Pengunjung Mal di Solo Panik Berhamburan Keluar
Indonesia
Gempa Malang Magnitudo 6,7, Pengunjung Mal di Solo Panik Berhamburan Keluar

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6.7 mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4) siang, sekitar pukul 14.00 WIB.

 Para Ahli Pastikan Vaksin yang Digunakan Aman dan Efektif
Indonesia
Para Ahli Pastikan Vaksin yang Digunakan Aman dan Efektif

Keberadaan vaksin yang aman dan efektif sangat penting dan diharapkan.

Lebihi Daya Tampung, Hari Ketiga PPDB DKI 2021 Capai 238 Ribu Pendaftar
Indonesia
Lebihi Daya Tampung, Hari Ketiga PPDB DKI 2021 Capai 238 Ribu Pendaftar

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan, proses pendaftaran hari ketiga PPDB tahun ajaran 2021/2021 sudah mencapai ratusan ribu akun.

Pemerintah Diminta Lebih Perhatikan Pasien COVID-19 Isoman
Indonesia
Pemerintah Diminta Lebih Perhatikan Pasien COVID-19 Isoman

Isolasi mandiri (isoman) dinilai menjadi solusi bagi pasien yang tidak memiliki penyakit penyerta (komorbid) di tengah keterbatasan ketersediaan rumah sakit.

Pendaftaran CPNS dan PPPK Diperpanjang 5 Hari
Indonesia
Pendaftaran CPNS dan PPPK Diperpanjang 5 Hari

Dengan perpanjangan waktu pendaftaran, jadwal tahapan seleksi berikutnya juga akan mengalami penyesuaian perubahan.

Ketua DPRD Geram Anies Lebih Pilih Orang Turki Ketimbang Ali Sadikin Buat Nama Jalan
Indonesia
Ketua DPRD Geram Anies Lebih Pilih Orang Turki Ketimbang Ali Sadikin Buat Nama Jalan

Usul pengubahan nama Jalan Kebon Sirih ini sebelumnya diungkapkan Prasetio dalam rapat paripurna memperingati HUT ke-494 DKI Jakarta Juni lalu

Kasus Suap Bansos, KPK Geledah Rumah Dirjen Linjamsos Kemensos
Indonesia
Kasus Suap Bansos, KPK Geledah Rumah Dirjen Linjamsos Kemensos

KPK menggeledah rumah Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin.

Dinkes Kota Bandung Diinstruksikan Serius Perhatikan HIV-AIDS Saat Pandemi
Indonesia
Dinkes Kota Bandung Diinstruksikan Serius Perhatikan HIV-AIDS Saat Pandemi

Pemerintah berkewajiban untuk meminimalkan jatuhnya korban jiwa akibat COVID-19, termasuk korban jiwa dari saudara-saudara ODHA.

Warga Diajak Jadi Wali Asuh Ribuan Anak Kehilangan Orang Tua karena COVID-19
Indonesia
Warga Diajak Jadi Wali Asuh Ribuan Anak Kehilangan Orang Tua karena COVID-19

Anak yang kehilangan orang tua karena COVID-19 memiliki beberapa masalah psikologis seperti depresi dan emosi yang tidak stabil.

Pendapatan Terganggu, Anies Tanggung Biaya Harian Korban Kecelakaan TransJakarta
Indonesia
Pendapatan Terganggu, Anies Tanggung Biaya Harian Korban Kecelakaan TransJakarta

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini meminta kepada keluarga korban jangan mengkhawatirkan soal pembiayaan, pasalnya akan diurus Pemerintah DKI.