Penculikan Perempuan Asal Medan di Malaysia Dipicu Utang Rp 1,7 M Suaminya

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 23 September 2023
Penculikan Perempuan Asal Medan di Malaysia Dipicu Utang Rp 1,7 M Suaminya
Ilustrasi penculikan. Foto: IST

MerahPutih.com - Seorang warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penculikan di Malaysia.

Diberitakan kantor berita Malaysia, Bernama, Sabtu (23/9), perempuan asal Medan, Sumatera Utara, diculik dan disiksa oleh sekelompok pria selama 10 hari di lokasi yang berbeda di beberapa negara bagian Malaysia.

Baca Juga

Kerusuhan Wamena Dipicu Isu Penculikan

Motif penculikan karena suami korban tidak bisa membayar utang sebesar 540.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp 1,7 miliar).

Kepala Polisi Penang Datuk Khaw Kok Chin menjelaskan, korban bersama tiga kawan perempuannya berlibur ke Malaysia.

Mereka diculik oleh sekelompok pria pada 7 September 2023 lalu. Kemudian, tiga perempuan itu dilepaskan dan korban dibawa ke Butterworth (Penang).

"Para tersangka juga mengurung korban di tempat-tempat berbeda untuk menyulitkan polisi," kata Khaw Kok Chin.

Setelah korban diculik, pelaku menghubungi suami korban dan meminta uang tembusan sebesar 50.750 ringgit, tetapi kemudian meminta lagi sebanyak 540.000 ringgit.

"Tersangka utama meminta tebusan dari suami korban yang berusia 47 tahun di Indonesia, kemudian keduanya melakukan transaksi dengan total RM50.750," kata Khaw.

"Namun, para tersangka tetap tidak melepaskan korbannya dan meminta tambahan pembayaran RM540.000 dari suami perempuan itu," sambungnya.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Penculikan Anak SD di Cakung

Mendapatkan laporan istrinya diculik, suami korban langsung berangkat ke Malaysia dan melaporkan peristiwa ini ke polisi di Selangor pada 15 September.

Polisi kemudian melakukan operasi penyelamatan dan membebaskan korbam di daerah Shah Alam, Selangor pada 17 September.

"Selama operasi, polisi juga membebaskan seorang pria Indonesia yang juga diculik tersangka atas kejadian lain," kata Khaw.

Setelah dibebaskan, ditubuh korban ditemukan bekas luka di sekujur badan. Korban diduga dirantai, disundut rokok, dipukuli, dicopot kukunya, serta tangan dan kakinya diikat mengunakan kabel.

"Ketika ditemukan, korban dalam kondisi lemah. Namun, perempuan itu, yang bekerja sebagai penjual daring, diberi makan oleh tersangka dan kini dirawat di rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil," tuturnya.

Polisi Malaysia menyebut setidaknya 14 orang ditangkap terkait kasus penculikan ini. Para tersangka ditahan dan diancam dengan pasal penculikan. (*)

Baca Juga

Di Awal Tahun Ini Kasus Penculikan Capai 14 Anak

#Malaysia #Penculikan WNI
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Bagikan