Pencopotan M Taufik dari Wakil Ketua DPRD DKI akan Berdampak Pada Gerindra Mohammad Taufik saat memimpin Rapat Bamus di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (8/11/2021). ANTARA/HO-DPRD DKI Jakarta

MerahPutih.com - Partai Gerindra akan rugi besar telah mendepak Mohamad Taufik dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Sebab, Taufik mempunyai sejarah baik dengan membawa kejayaan Gerindra DKI dalam memenangkan calonnya menjadi Gubernur DKI pada Pemilu 2014 dan 2017.

Baca Juga:

M Taufik Dikabarkan Digeser dari Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menyebut, bahwa partai berlambang kepala burung garuda tersebut berpotensi kehilangan kantong-kantong suara yang selama ini telah dibangun oleh Taufik.

“Sedikit banyak akan berdampak bagi Gerindra. Tentu Gerindra DKI rugi kehilangan Mohamad Taufik, tapi itulah politik selalu banyak kejutan dan selalu dinamis,” kata Ujang saat dikonfirmasi, Senin (4/4).

Ia berpendapat, jika M. Taufik adalah figur pekerja keras, rendah hati dan banyak membantu aktivis.

Di sejumlah organisasi, Taufik juga sangat aktif. Di Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama atau PWNU DKI Jakarta dia menjadi Bendahara, kemudian dia juga menjadi Ketua Umum Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jaya periode 2022-2027.

Ia berpandangan, pencopotan Taufik sebagai pimpinan DPRD diprediksi akan membuat dia keluar dari Partai Gerindra.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (Foto: MP/Asropih)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (Foto: MP/Asropih)

Apalagi Partai Nasional Demokrat (NasDem) cukup berambisi ingin meminang Taufik.

“Ada info dia ke PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) dan ada yang sebutkan juga ke NasDem. Kita lihat saja, mana yang menjadi pelabuhan M Taufik, karena hanya waktu yang akan bisa menjawab,” ungkapnya

Disamping itu, Ujang mengaku, dirinya sempat mendengar ketidaknyamanan Taufik di Gerindra sejak 2020 lalu.

Saat itu, jabatannya sebagai Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta digantikan oleh Ahmad Riza Patria yang juga menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Saya mendengar ketidaknyamanan M Taufik itu terjadi ketika Ariza jadi Wakil Gubernur dan jadi Ketua DPD Gerindra DK, serta lainnya mungkin karena M Taufik dukung Anies Baswedan (Pilpres 2024),” pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

DPD Gerindra Benarkan M Taufik Dicopot, Wakil Ketua DPRD DKI Diisi Rani

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Soal Rencana Kenaikan Tarif KRL, Begini Penjelasan Kemenhub
Indonesia
Soal Rencana Kenaikan Tarif KRL, Begini Penjelasan Kemenhub

Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan, penyesuaian tarif tersebut masih dalam pengkajian oleh pemerintah.

Catat! Alamat 21 Agen Oksigen di Kota Bandung
Indonesia
Catat! Alamat 21 Agen Oksigen di Kota Bandung

Warga Bandung yang membutuhkan oksigen medis bisa menghubungi atau datang langsung ke alamat sebagai berikut:

Bamsoet Akui Harmoko Panutan Banyak Kader Partai Golkar
Indonesia
Bamsoet Akui Harmoko Panutan Banyak Kader Partai Golkar

Harmoko yang pernah menjabat sebagai ketua umum Golkar menderita sakit sejak beberapa tahun lalu

Mendag Janjikan Minyak Kita Rp 14 Ribu Segera Banjiri Pasar
Indonesia
Mendag Janjikan Minyak Kita Rp 14 Ribu Segera Banjiri Pasar

"Saya janji target sebulan, tapi saya yakin dua minggu, harga minyak goreng curah Rp 14 ribu stabil, aman, di mana-mana, dua minggu gitu," katanya.

Korlantas Beri Penjelasan Terkait Pengurusan Surat Kendaraan di Wilayah Ganti Nama Jalan
Indonesia
Korlantas Beri Penjelasan Terkait Pengurusan Surat Kendaraan di Wilayah Ganti Nama Jalan

Pemerintah memastikan tak akan mempersulit pengurusan data penduduk di 22 lokasi jalan yang diubah namanya oleh Pemprov DKI Jakarta.

32 Bulan Tidak Bayar Tagihan Air, Tirta Pakuan Berhak Putuskan Saluran Pelanggan
Indonesia
32 Bulan Tidak Bayar Tagihan Air, Tirta Pakuan Berhak Putuskan Saluran Pelanggan

Tunggakan yang mencapai 32 bulan itu bisa berdampak bagi keuangan negara maupun layanan PDAM tersebut.

Cak Imin Desak Pemerintah Lebih Gesit Deteksi Varian Baru Virus Corona
Indonesia
Cak Imin Desak Pemerintah Lebih Gesit Deteksi Varian Baru Virus Corona

Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana COVID-19 DPR ini mengusulkan pengetatan lebih optimal utamanya bagi WNA dan WNI yang tiba dari negara berpotensi tinggi tularkan COVID varian baru.

Azis Syamsuddin Klaim tak Punya Orang Dalam di KPK Selain AKP Robin
Indonesia
Azis Syamsuddin Klaim tak Punya Orang Dalam di KPK Selain AKP Robin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Senin (11/10). Dia diperiksa sebagai tersangka kasus suap penanganan perkara di Lampung Tengah.

Para Uskup Gereja Katolik Nyatakan Dukungan Perpanjangan PPKM Darurat
Indonesia
Para Uskup Gereja Katolik Nyatakan Dukungan Perpanjangan PPKM Darurat

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan kebijakan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021.

Kabar Gembira, Nakes Dapat Kelebihan Insentif Tidak Perlu Transfer Balik
Indonesia
Kabar Gembira, Nakes Dapat Kelebihan Insentif Tidak Perlu Transfer Balik

Untuk faskes pelayanan COVID-19 yang dibiayai oleh APBD (RSUD dan puskesmas), sumber dana insentif nakes pelayanan COVID-19 dilakukan oleh masing-masing pemerintah daerah, bukan melalui DIPA Kementerian Kesehatan.