Pencari Suaka di Trotoar Kebon Sirih Depresi Tunggu Kepastian UNHCR Para WNA pencari suaka yang tinggal di jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat (MP/Asropih

MerahPutih.com - Ratusan pencari suaka yang bermukim di sepanjang trotoar Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat menyambut baik upaya DPRD DKI yang menggiringnya ke Jakarta Islamic Center (JIC), Koja, Jakarta Utara.

Namun Hamid salah satu pencari suka mengatakan, ia juga harus meminta kejelasan kepada United Nations High Commissioner for Refugeest (UNHCR) terkait nasib para pencari suaka yang tidur di Kebon sirih.

Para WNA pencari suaka yang tinggal di jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat (MP/Asropih)
Para WNA pencari suaka yang tinggal di jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat (MP/Asropih)

"Saya sudah sharing denagn teman2 dan mereka mau. Tapi mereka (UNHCR) juga harus ketemu kita. Karena meskipun kita dikasih tempat tp kan cuma untuk sementara, tapi selanjutnya bagaimana," kata Hamid di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/7).

BACA JUGA: Ratusan WNA Menggelandang di Trotoar Kebon Sirih Digiring ke Islamic Center

Hamid mengaku, hingga kini dirinya dan para pencari suaka lainnya menunggu kepastian tentang tempat tinggal dari Komisioner Tinggi PBB atau UNHCR.

Namun hingga saat ini, kata dia, belum ada kejelasan dari UNHCR terkait tempat tinggal para pencari suaka yang tinggal di Jalan Kebon Sirih.

"Kita dari 2013, dulu sih banyak yang bantu kita. Tapikan lama lama mereka juga malas bantunya. Karena kita gak punya izin kerja, dan paling sulit buat kita, gak bisa apa-apa. Malah jadi depresi. Kayak orang gila gak bisa apa-apa sambil nunggu bantuan," jelas dia.

Hamid mengaku saat ini dirinya dan juga para pencari suaka lainnya sangat kesulitan ekonomi. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sulit.

"Dulu kita masih punya uang buat beli-beli. Sekarang udah gak ada. Kita juga malu kalau mau minta-minta tapi mau gimana lagi," tutupnya.

Seperti diketahui, ratusan para pencari suaka yang berasal dari beberapa negara, kini berpindah ke Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat setelah sebelumnya menetap di depan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta, Kalideres, Jakarta Barat.

suaka
Para WNA pencari suaka yang tinggal di jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat (MP/Asropih)

Sudah sekitar 10 hari belakangan, mereka bermukim pelantara depan gedung-gedung di Kebon Sirih. Mereka tidak memiliki tempat tinggal.

BACA JUGA: Alasan Satpol PP Tak Usir WNA Pencari Suaka dari Jalan Kebon Sirih

Mereka mengandalkan makanan pemberian masyarakat dan toilet di masjid, mereka bertahan hidup di tengah jalan.

Tuntutan pengungsi tersebut karena mereka enggan dikembalikan ke tempat asalnya. Sebab, saat ini keadaan sedang tidak kondusif karena terjadi konflik di negaranya. (Asp).

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH