Pencabutan PPKM Diyakini Berdampak Positif ke Ekonomi Nasional

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 02 Januari 2023
Pencabutan PPKM Diyakini Berdampak Positif ke Ekonomi Nasional
Suasana aktivitas penjualan dan pembelian di Pasar Tanah Abang, Jati Baru, Jakarta Pusat, Senin (2/1/2023). (ANTARA/Ulfa Jainita)

MerahPutih.com - Pencabutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diyakini bisa menciptakan optimisme di sektor ekonomi. Sebab, kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan I-2023 hingga sepanjang 2023.

Ekonom Center of Reform on Economics (Core Indonesia) Yusuf Rendy yakin laju pertumbuhan semakin kencang. Pasalnya, pemerintah sudah mulai melonggarkan aktivitas mobilitas masyarakat terutama sektor pariwisata serta sektor turunannya, seperti transportasi, restoran, makanan dan minuman, hingga penginapan.

Baca Juga

Jokowi: Pemerintah Cabut PPKM Bukan untuk Gagah-gagahan

“Saya meyakini sektor pariwisata dengan adanya kebijakan penarikan PPKM, tentu berpotensi tumbuh untuk lebih baik lagi dibandingkan sebelumnya,” ujarnya di Jakarta, Senin (2/1).

Meskipun demikian, dia mengingatkan adanya risiko peningkatan kasus COVID-19 setelah pemberhentian kebijakan tersebut.

Menurut dia, seharusnya pemerintah sudah menyiapkan langkah antisipasi dan mitigasi, serta infrastruktur kesehatan untuk mencegah terjadinya peningkatan kembali kasus COVID-19.

“Pengalaman menghadapi dua gelombang varian covid, diantaranya Delta dan Omicron juga Seharusnya mendorong pemerintah lebih siap ketika misalnya muncul varian baru dari COVID-19,” tutur Rendy.

Baca Juga

Jokowi Optimistis Perekonomian Lebih Baik saat Datangi Pasar Tanah Abang

Dalam kesempatan ini, dia menyampaikan pemberhentian PPKM perlu dibarengi dengan pemberian insentif terhadap sektor-sektor tertentu dan upaya menekan tingkat inflasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagaimana diketahui, pemerintah secara resmi mencabut kebijakan PPKM terkait pandemi COVID-19 setelah Presiden Joko Widodo mengumumkannya melalui konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 30 Desember 2022. (Knu)

Baca Juga

Jokowi Cek Kondisi Pasar Usai PPKM Dicabut

#PPKM #Presiden Jokowi #Presiden Joko Widodo
Bagikan
Bagikan