Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Jadi Ajang Taruhan, Penjudi Kripto Anonim Raup Cuan Rp 6,6 Miliar

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Jadi Ajang Taruhan, Penjudi Kripto Anonim Raup Cuan Rp 6,6 Miliar

Tangkapan layar unggahan Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social yang menampilkan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap dan berada dalam tahanan AS di atas kapal perang USS I

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PENANGKAPAN Presiden Venezuela Nicolas Maduro memberikan keuntungan bagi seorang penjudi kripto. Tak tanggung-tanggung, si penjudi untung hampir setengah juta dolar, tepatnya USD 436.000 atau sekira Rp 6,6 miliar. Fakta mengejutkan ini justru menerbitkan kecurigaan ada pihak yang meraup keuntungan dari informasi orang dalam terkait dengan operasi AS tersebut.

Pasar taruhan di Polymarket, sebuah platform berbasis kripto, menyebut Maduro akan lengser dari kekuasaan sebelum akhir Januari melonjak dalam beberapa jam sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Sabtu (3/2) bahwa pemimpin Venezuela itu telah ditangkap.

Satu akun yang baru bergabung dengan platform tersebut bulan lalu dan mengambil empat posisi taruhan, semuanya terkait dengan Venezuela, menghasilkan lebih dari Rp 6,6 miliar dari taruhan sebesar USD 32.537. Hingga kini belum jelas siapa yang memasang taruhan tersebut. Akun anonim itu hanya memiliki pengenal blockchain berupa kombinasi huruf dan angka.

Data Polymarket menunjukkan para pedagang menempatkan peluang keluarnya Maduro hanya sebesar 6,5 persen pada Jumat (2/1) sore. Namun, peluang tersebut naik menjadi 11 persen menjelang tengah malam dan melonjak tajam pada Sabtu (3/2) dini hari. Hal itu mengindikasikan perubahan posisi secara tiba-tiba tepat sebelum Trump mengunggah pernyataan di Truth Social bahwa Maduro berada dalam tahanan AS.

Baca juga:

Amerika Serikat Lancarkan Serangan ke Venezuela, Mengancam Perdamaian dan Stabilitas Internasional


Dennis Kelleher, kepala eksekutif Better Markets, sebuah kelompok nonpartisan yang mendorong reformasi keuangan, mengatakan kepada CBS bahwa taruhan khusus ini memiliki semua ciri perdagangan yang didasarkan pada informasi orang dalam.

Sejumlah pengguna Polymarket lainnya juga meraup puluhan ribu dolar dari taruhan terkait dengan penangkapan Maduro. Akibatnya, beberapa anggota parlemen mulai menaruh perhatian. Anggota DPR AS Ritchie Torres, seorang Demokrat dari New York, pada Senin mengajukan rancangan undang-undang yang bertujuan melarang pegawai pemerintah melakukan perdagangan di pasar prediksi jika mereka memiliki informasi material yang tidak dipublikasikan terkait dengan taruhan tersebut.

Pasar prediksi semakin populer di AS dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan seperti Polymarket dan Kalshi memungkinkan pengguna bertaruh pada berbagai hal, mulai dari olahraga hingga politik. Perusahaan-perusahaan terkemuka di industri ini menarik taruhan senilai ratusan juta dolar pada hasil Pemilihan Presiden AS 2024.

Industri tersebut sempat menghadapi pengawasan ketat dari regulator pada masa pemerintahan Joe Biden, tapi mendapat sambutan yang lebih hangat selama masa kepresidenan Trump. Donald Trump Jr, putra presiden, diketahui menjabat dalam peran penasihat di Kalshi dan Polymarket.

Perdagangan orang dalam (insider trading) dinyatakan ilegal di pasar saham, tetapi regulasi di pasar prediksi masih jauh lebih longgar.

Seorang juru bicara Kalshi mengatakan situs prediksi tersebut secara tegas melarang segala bentuk perdagangan orang dalam, termasuk pegawai pemerintah yang melakukan perdagangan di pasar prediksi terkait aktivitas pemerintah.(dwi)

Baca juga:

AS Serang Venezuela, Presiden Donald Trump Nyatakan Telah Tangkap Nicolas Maduro

# Nicolas Maduro #Amerika Serikat #Donald Trump #AS Tangkap Nicolas Maduro
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Arahan itu mewajibkan badan-badan di bawah cabang eksekutif sipil untuk segera menghapus perangkat lunak DeepSeek yang ada, perangkat terkait, serta aplikasi pihak ketiga yang dibangun di atas kerangka kerjanya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
AS Blokir DeepSeek Dengan Alasan Ancaman Spionase, China Protes
Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Bagikan