Penangkapan Nurhadi Pintu Masuk KPK Bongkar Mafia Peradilan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan keterangan pers terkait penangkapan tersangka Nurhadi dan Riesky Herbiyono di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

MerahPutih.com - Direktur Legal Culture Institute (LeCI) M Rizqi Azmi menilai tertangkapnya mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi merupakan pintu masuk bagi untuk menelusuri kasus dugaan mafia peradilan.

Menurutnya, KPK harus bisa menelusuri jaringan besar mafia peradilan yang melibatkan hakim, panitera di MA sampai pengadilan negeri. Rizqi menilai kasus di MA yang melibatkan Nurhadi memberikan sinyal betapa akut dan masifnya ranah korupsi di ruang keadilan.

Baca Juga

IPW Anggap Bambang Widjojanto Adu Domba Internal KPK, Apa Maksudnya?

"Ini harus ditelusuri lebih jauh oleh KPK. Seakan-akan hakim tidak mempunyai antibodi dalam menangkal virus korupsi yang lebih mematikan dari virus corona," ujarnya di Jakarta, Rabu (3/6)

Nurhadi saat di Gedung KPK, Selasa (2/6). Foto: MP/Ponco
Nurhadi saat di Gedung KPK, Selasa (2/6). Foto: MP/Ponco

Rizqi pun mengharapkan kasus Nurhadi bisa memberikan efek yang meluas untuk mengkaji seberapa besar pengaruh korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam penentuan kualitas hakim sampai persoalan yang detail dalam hal rekrutmen para hakim.

"Karena ada satu proses yang harus ditata dalam mencari bibit-bibit hakim yang berintegritas dan negarawan. Seringkali proses rekrutmen dinaungi proses KKN juga sehingga melahirkan oknum-oknum hakim yang korup juga. Input yang negatif akan mengeluarkan output yang negatif juga," kata Rizqi.

Baca Juga

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Nurhadi

Rizqi meyakini, penangkapan Nurhadi memberikan efek yang meluas dalam mengkaji seberapa besar pengaruh Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN) terkait penentuan kualitas hakim.

Bahkan, sampai persoalan yang detail dalan hal rekrutmen para hakim. Sebab, menurut Rizqi, proses rekrutmen harus ditata dalam menentukan hakim yang berintegritas dan negarawan.

"Sering kali proses rekrutmen dinaungi proses KKN sehingga melahirkan oknum-oknum hakim yang korup juga. Input yang negatif akan mengeluarkan output yang negatif juga," tegas Rizqi.

Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp46 miliar, Nurhadi memasuki mobil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6). ANTARA/Aditya Pradana Putra/hp.
Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp46 miliar, Nurhadi memasuki mobil usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6). ANTARA/Aditya Pradana Putra/hp.

Selain itu, Rizqi juga berharap penangkapan Nurhadi juga dapat diikuti terhadap tersangka pada kasus lain, seperti eks caleg PDIP Harun Masiku.

"Kita berharap kasus besar yang serupa seperti kasus korupsi Harun Masiku bisa diharapkan menemui jalan yang serupa," katanya.

Diberitakan, KPK menangkap Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono di sebuah rumah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan, Senin (1/6) malam.

Baca Juga

Mahfud MD: Penangkapan Nurhadi Jadi Pembuktian KPK Serius Kejar Koruptor

Dalam penangkapan itu, KPK juga membawa istri Nurhadi, Tin Zuraida, dan sejumlah barang bukti untuk diperiksa lebih lanjut. Nurhadi dan Rezky merupakan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara di MA.

Sementara itu, KPK masih memburu seorang tersangka lain, yaitu Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tol Serang-Panimbang Seksi I Ditarget Selesai saat Mudik Lebaran 2021
Indonesia
Tol Serang-Panimbang Seksi I Ditarget Selesai saat Mudik Lebaran 2021

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan progres Jalan Tol Serang- Panimbang Seksi I telah mencapai 84,18 persen.

Diagnos Lab Luncurkan Circle DNA, Pasien Bisa Dapat Lebih dari 500 Data Genetik
Indonesia
Diagnos Lab Luncurkan Circle DNA, Pasien Bisa Dapat Lebih dari 500 Data Genetik

Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) hari ini resmi meluncurkan produk terbarunya yaitu Circle DNA by Diagnos Genomics.

Mahathir Dirikan Partai Lagi
Indonesia
Mahathir Dirikan Partai Lagi

Awal tahun, politik Malaysia memanas setelah Mahathir mundur dari Perdana Menteri (PM) Malaysia.

Anies Ingatkan Perokok Miliki Risiko Besar Meninggal akibat COVID-19
Indonesia
Anies Ingatkan Perokok Miliki Risiko Besar Meninggal akibat COVID-19

Perokok memiki kemungkinan lebih besar untuk terkena COVID-19 dengan kondisi parah.

Hukuman Mati Bagi Dua Mantan Menteri Jokowi Layak Diberikan
Indonesia
Hukuman Mati Bagi Dua Mantan Menteri Jokowi Layak Diberikan

"Undang-undangnya memungkinkan. Apabila syaratnya terpenuhi bisa diterapkan hukuman mati," kata Eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo.

KPU Siap Hadapi Gugatan PSU Pilgub Kalimantan Selatan
Indonesia
KPU Siap Hadapi Gugatan PSU Pilgub Kalimantan Selatan

PSU Pilgub Kalsel tahun 2020 telah diselenggarakan pada 9 Juni 2021 pada tujuh kecamatan, yakni, lima kecamatan di Kabupaten Banjar, yaitu, Kecamatan Aluh-Aluh, Sambung Makmur, Martapura, Astambul dan Matraman.

KPK Berduka Atas Meninggalnya Artidjo Alkostar
Indonesia
KPK Berduka Atas Meninggalnya Artidjo Alkostar

Komisi Pemberantasan Korupsi tengah berduka atas meninggalnya salah satu anggota Dewas KPK, Artidjo Alkotsar pada Minggu (28/2).

Bayar Hutang Luar Negeri, Cadangan Devisa Turun
Indonesia
Bayar Hutang Luar Negeri, Cadangan Devisa Turun

BI memandang cadangan devisa tetap memadai, dengan didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.

Berkaca dari Pertarungan Ahok-Anies, Anak Jokowi Bisa Terjungkal Jika Terlalu Percaya Diri
Indonesia
Menristek Targetkan Vaksin Merah Putih Diproduksi Massal Akhir 2021
Indonesia
Menristek Targetkan Vaksin Merah Putih Diproduksi Massal Akhir 2021

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro menargetkan vaksin Merah Putih diproduksi massal akhir 2021.