Penanganan COVID-19 Sektor Hulu Masih Perlu Perbaikan Vaksinasi COVID-19. (Foto: Sekretariat Presiden))

MerahPutih.com - Pemerintah harus segera memperbaiki penanganan sektor hulu pengendalian COVID-19 untuk menekan jumlah kasus kematian akibat virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut.

"Sejumlah indikator pengendalian COVID-19 membaik cukup signifikan. Namun, angka kematian akibat penyakit ini secara nasional belum juga bisa ditekan hingga di bawah 1.000 kasus," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat di Jakarta, Minggu (22/8).

Baca Juga:

PPKM bakal Dilonggarkan, Kapolri Ajak Masyarakat Kerjasama Tangani COVID-19

Politisi NasDem tersebut, mendesak perbaikan penanganan COVID-19 di sektor hulu secara masif perlu terus dilakukan dan ditingkatkan.

Lestari berharap, para pemangku kepentingan segera melakukan perbaikan dan upaya-upaya pengendalian di sektor hulu secara masif dan terukur.

Rerie, sapaan akrabnya, menduga masih banyak masyarakat di berbagai daerah belum memahami bahaya dari COVID-19. Hal itu berdasarkan upaya edukasi bagi masyarakat yang kurang maksimal.

Faktanya, ujar dia, banyak pasien yang datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisi sudah parah akibat terlambat terdeteksi COVID-19 sehingga menambah jumlah kasus kematian.

Bila masyarakat paham tentang COVID-19, dua upaya pencegahan yaitu pemeriksaan dini jika mengalami gejala ringan dan vaksinasi yang telah dilakukan tentunya terealisasi dengan maksimal.

Terkait distribusi vaksin, Rerie juga menegaskan agar penyaluran dari pemerintah pusat ke sejumlah daerah lebih ditingkatkan sesuai kebutuhan setiap. Tujuannya agar kekebalan komunitas segera tercapai sebagai bagian dari strategi pencegahan COVID-19.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: Dok. Pribadi)
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. (Foto: Dok. Pribadi)

Melalui kombinasi masyarakat lewat upaya pencegahan di hulu dan penanganan COVID-19 di hilir oleh para pemangku kepentingan yang baik, Rerie percaya COVID-19 di Tanah Air segera bisa diatasi sesuai rencana.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kasus harian COVID-19 di Indonesia pada Sabtu (21/8) terjadi penambahan 16.744 kasus. Kendati demikian, kasus positif mengalami penurunan cukup signifikan dibanding Jumat (20/8) yakni 20.004 kasus.

Untuk jumlah tes yang dilakukan pada Sabtu (21/8) yakni 116.306 orang dengan positivity rate harian mencapai 14,40 persen. Kemudian, untuk kasus kematian pada Sabtu (21/8) mengalami kenaikan sebanyak 1.361 orang. Padahal, sehari sebelumnya kasus kematian akibat COVID-19 tercatat 1.348 orang. (Pon)

Baca Juga:

PPKM Buat Angka COVID-19 Menurun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kata Mensesneg soal Nama Pj Gubernur DKI Pengganti Anies
Indonesia
Kata Mensesneg soal Nama Pj Gubernur DKI Pengganti Anies

Sejumlah nama disebut-sebut berpotensi sebagai Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta yang akan menggantikan Anies Baswedan pada Oktober 2022.

 Polres Metro Jakarta Pusat Gerebek Kantor Pinjol Ilegal
Indonesia
Polres Metro Jakarta Pusat Gerebek Kantor Pinjol Ilegal

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajaran untuk menindak tegas pinjol ilegal yang telah merugikan masyarakat. Perintah ini disampaikan Sigit untuk menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi.

ICW Usul Kortas Tipikor Dimaksimalkan untuk Benahi Internal Polri
Indonesia
ICW Usul Kortas Tipikor Dimaksimalkan untuk Benahi Internal Polri

ICW mengusulkan korps yang bakal diisi mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu lebih dimaksimalkan untuk membenahi internal Polri.

Buntut Pemecatan dr Terawan, Komite III DPD akan Panggil IDI
Indonesia
Buntut Pemecatan dr Terawan, Komite III DPD akan Panggil IDI

Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni menyatakan pihaknya akan memanggil IDI.

Bambang Widjojanto Sebut Polemik Demokrat Bisa Merusak Demokrasi
Indonesia
Bambang Widjojanto Sebut Polemik Demokrat Bisa Merusak Demokrasi

"Kalau dibiarkan terus-menerus, akan mengganggu proses demokrasi yang sedang berjalan," ucapnya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Kamis (21/10).

Usut Dugaan Korupsi LNG Pertamina, KPK Terus Koordinasi dengan Kejagung
Indonesia
Usut Dugaan Korupsi LNG Pertamina, KPK Terus Koordinasi dengan Kejagung

Tak hanya Kejaksaan Agung, KPK juga bakal berkoordinasi dengan BPK dan BPKP dalam menuntaskan kasus korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp 2 triliun tersebut.

5 WNI Kena Sanksi AS, Polisi Pantau Keberadaannya
Indonesia
5 WNI Kena Sanksi AS, Polisi Pantau Keberadaannya

Densus 88 Antiteror Polri sudah melakukan pemantauan terhadap kelima orang tersebut.

Kejagung Tangkap Buron Kasus Korupsi Proyek Listrik Batam
Indonesia
Kejagung Tangkap Buron Kasus Korupsi Proyek Listrik Batam

Kejaksaan Agung meringkus AM, buron terpidana kasus korupsi pengadaan listrik di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau pada era 2011 hingga 2012.

Anies Klaim Tuntaskan Janji  pada The JakMania
Indonesia
Anies Klaim Tuntaskan Janji pada The JakMania

Anies turut mengungkit bahwa saat ini memasuki bulan-bulan terakhir masa tugasnya setelah hampir 5 tahun menjabat.

Terlihat Kaku di Publik, Puan Posisi Terbawah Survei Capres
Indonesia
Terlihat Kaku di Publik, Puan Posisi Terbawah Survei Capres

Ketua DPR RI Puan Maharani jadi "juru kunci" alias posisi terbawah di semua kriteria capres.