Penampakan dr Lois Owien Digiring ke Bareskrim Polri dr Lois Owien (baju kuning) saat digiring ke Bareskrim Polri. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Terlapor kasus dugaan penyebaran berita bohong, dr Lois Owien digiring dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim Mabes Polri.

Lois yang mengenakan baju kuning dan celana jins hitam ini tak mengeluarkan sepatah kata pun dan langsung masuk ke dalam mobil. Ia hanya berjalan santai saja menuju mobil seraya mengenakan masker.

Baca Juga

Penyidik Duga Dokter Lois Owien Sebar Hoaks Kematian Pasien COVID-19

"Iya (dipindahkan ke Mabes Polri)," kata Kepala Unit V Subdirektorat IV/Tindak Pidana Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Immanuel P. Lumbantobing saat dikonfirmasi wartawan, Senin (12/7).

Nantinya, proses penyelidikan kasus Lois ini akan dilakukan lebih lanjut oleh penyidik Bareskrim Polri.

Lois ditangkap oleh Unit 5 Subdit Tindak Pidana Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Minggu (11/7) sekitar pukul 16.00 WIB.

dr Lois Owien (baju kuning) saat digiring ke Bareskrim Polri. Foto: MP/Kanu

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan Lois ditangkap terkait unggahannya tentang dengan kematian pasien COVID-19.

Pernyataannya yang dicap hoaks alias berita bohong itu disebar di tiga platform media sosial. Ramadhan menduga berita bohong tersebut dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat. Seperti tak adanya virus corona hingga tuduhan pasien meninggal akibat obat.

"Jadi bukan hanya satu platform medsos, tapi ada tiga platform medsos yang telah dilakukan," katanya, Senin (12/7).

Ramadhan menambahkan bahwa dokter Lois juga diduga melanggar UU tentang Wabah Penyakit Menular. Polri masih akan melakukan gelar perkara untuk menentukan kasus yang menjerat dokter Lois.

Sebelumnya, pernyataan Lois yang mengaku tak percaya soal COVID-19 menjadi perbincangan warganet di media sosial.

Berdasarkan video di Youtube channel Miftah's TV, saat itu Lois sedang menjawab pertanyaan yang diberikan oleh pengacara Hotman Paris.

"Menurut Ibu yang dikubur dengan cara protokol kesehatan COVID-19, menurut ibu dokter apakah itu meninggal karena virus corona atau tidak?" tanya Hotman dalam tayangan tersebut.

Lois pun menjawab "bukan". Menurutnya, mereka yang dikubur dengan tata cara protokol kesehatan COVID-19 meninggal karena interaksi antarobat. (Knu)

Baca Juga

Dokter Lois Owien Ditangkap Polisi, Sebut COVID-19 Bukan Virus dan Tak Menular

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: BEM UI Segera Gelar Aksi Besar-besaran
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: BEM UI Segera Gelar Aksi Besar-besaran

Disebutkan bahwa telah beredar undangan aksi yang akan digelar pada tanggal 5 Juli 2021 yang merupakan buntut dari publikasi “The King of Lip Service”.

2 Tahun Harun Masiku Buron, Polri: Kecil Kemungkinan Lolos Lewat Jalur Resmi
Indonesia
2 Tahun Harun Masiku Buron, Polri: Kecil Kemungkinan Lolos Lewat Jalur Resmi

"Sangat kecil kemungkinan (lolos) melalui jalur resmi," ujar Amur di Jakarta, Rabu (11/8).

Usut Suap Proyek, KPK Garap Ketua DPRD Indramayu
Indonesia
Usut Suap Proyek, KPK Garap Ketua DPRD Indramayu

Selain Syaefudin, KPK juga memanggil empat saksi lain untuk tersangka Rozaq.

Besok Jokowi Lantik Komjen Listyo Sebagai Kapolri Setelah Divaksin
Indonesia
Besok Jokowi Lantik Komjen Listyo Sebagai Kapolri Setelah Divaksin

Pada Jumat (22/1), pihak Istana Kepresidenan menerima surat persetujuan DPR

Dugaan Pidana Perbankan, Komisaris Utama PT Bosowa Diperiksa Tujuh Jam
Indonesia
Dugaan Pidana Perbankan, Komisaris Utama PT Bosowa Diperiksa Tujuh Jam

Tim penyidik Bareskrim Polri mencecar sebanyak 70 pertanyaan terhadap saksi kasus Bank Bukopin, Komisaris Utama PT Bosowa Corporindo EA untuk tersangka SA.

Ini Hasil Penyelidikan FBI Soal Penyebab Ledakan Beirut
Dunia
Ini Hasil Penyelidikan FBI Soal Penyebab Ledakan Beirut

Ledakan itu membunuh hampir 200 orang dan menyebabkan kerusakan dengan kerugian senilai miliaran dolar.

Tenaga Kesehatan di Solo Ngeluh Efek Samping Vaksin Sinovac
Indonesia
Tenaga Kesehatan di Solo Ngeluh Efek Samping Vaksin Sinovac

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah, menerima laporan adanya dua orang tenaga kesehatan (nakes) di Solo yang merasakan efek samping usai disuntik vaksinasi Sinovac.

BKN Perpanjang Lagi Pendaftaran PPPK Guru di Papua dan Papua Barat
Indonesia
BKN Perpanjang Lagi Pendaftaran PPPK Guru di Papua dan Papua Barat

BKN kembali memperpanjang pendaftaran seleksi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Gegara Listrik Padam, Jateng Kehilangan Cadangan Oksigen 60 Ton
Indonesia
Gegara Listrik Padam, Jateng Kehilangan Cadangan Oksigen 60 Ton

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov) Jawa Tengah kehilangan cadangan oksigen medis sebanyak 60 ton.

 KPK: Remisi Merupakan Hak Seorang Terpidana
Indonesia
KPK: Remisi Merupakan Hak Seorang Terpidana

Ranah KPK dalam menangani perkara korupsi hanya sebatas menyelidik, menyidik, dan menuntut sesuai fakta, analisis, serta pertimbangan hukum.