Penambahan Pasien COVID-19 di RSHS Bandung Sudah Lampu Kuning Perawat pasien COVID-19 di RSHS. (Foto: RSHS Bandung)

MerahPutih.com - Jumlah pasien COVID-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung diprediksi masih akan terus bertambah. Kondisi ini menjadi lampu kungin bagi pusat rujukan COVID-19 di Jawa Barat ini.

Plh Direktur Pelayanan Medik Perawatan dan Penunjang RSHS, Yana Akhmad Supriatna mengatakan, Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian ruang isolasi mencapai 162 pasien atau 72,3 persen dari total kapasitas 224 ruang/tempat tidur.

Baca Juga:

275 Napi di Lapas Narkotika Yogyakarta Terpapar COVID-19

"Kalau dirinci, isolasi biasa (pasien gejala sedang) mencakup 71 persen, ICU (pasien gejala berat) 79 persen. Tetapi semua sudah lampu kuning, kami harus berusaha meningkatkan kapasitas dari tempat tidur ini,” kata Yana Akhmad Supriatna, di RSHS Bandung, Selasa (15/6).

Lonjakan pasien terjadi juga di ruang isolasi COVID-19 Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSHS mencapai 90 persen. Dari jumlah persentase tersebut, ada beberapa pasien meninggal dunia.

Kunjungan ke IGD pun meningkat mencapai 30 orang rata-rata dalam tiga hari terakhir. Padahal dibandingkan dengan hari biasa, terutama sebelum lebaran, jumlah kunjungan pasien antara 10 orang sampai belasan.

"Ini belum menunjukkan tren menurun," katanya seraya menegaskan, RSHS sedang menyiapkan ruang isolasi tambahan, termasuk menambah tenaga kesehatan.

Plh Direktur Pelayanan Medik Perawatan dan  Penunjang RSHS, Yana Akhmad Supriatna. (Dok RSHS)
Plh Direktur Pelayanan Medik Perawatan dan Penunjang RSHS, Yana Akhmad Supriatna. (Dok RSHS)

Ia menegaskan, pihaknya terus mengamati tren kebutuhan pelayanan pasien COVID-19 khususnya rawat inap dan harus dipersiapkan sebagai langkah kewaspada.

"Ini sudah lampu kuning. Bahwa tren masih kemungkinan belum puncak, BOR-nya hampir 90 persen, kami proses untuk siapkan tempat tidur sesuai arahan pusat,” paparnya.

Yana mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan lain-lain. Terlebih kasus Covid-19 terus bertambah. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Anies Diminta Perketat PPKM Mikro Demi Atasi Lonjakan COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ibadah Haji 2021, Menag Gus Yaqut: Skenario Pembatasan Pemberangkatan Disiapkan
Indonesia
Ibadah Haji 2021, Menag Gus Yaqut: Skenario Pembatasan Pemberangkatan Disiapkan

Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan sejumlah sekenario dalam menyambut ibadah haji 2021.

Jokowi Ungkap Kekesalannya Terhadap Lawan Politik Lewat Pidato Pancasilais dan Agamis
Indonesia
Jokowi Ungkap Kekesalannya Terhadap Lawan Politik Lewat Pidato Pancasilais dan Agamis

"Yang merasa paling Pancasilais bisa saja diarahkan pada kelompok nasionalis, yang dianggap Jokowi masih belum benar dalam ber-Pancasila," kata dia.

11 Juta Dosis Vaksin Telah Dapat Sertifikat Kualitas BPOM
Indonesia
11 Juta Dosis Vaksin Telah Dapat Sertifikat Kualitas BPOM

Dari pengiriman bulk gelombang pertama, sebanyak 16,5 Juta dosis, seluruh proses filled and finished nya sudah selesai dilakukan di Bio Farma,

Jegal Warga Mudik Lebaran, Pemprov DKI bakal Tutup Terminal
Indonesia
Jegal Warga Mudik Lebaran, Pemprov DKI bakal Tutup Terminal

Pemprov DKI juga berniat akan melakukan penutupan di sejumlah terminal. Menurut Riza, kebijakan itu diambil sebagai antisipasi lonjakan jumlah pemudik yang hendak pergi dalam rentang waktu tersebut.

Bupati Sleman Positif COVID-19 Setelah Disuntik, Dipastikan Bukan Efek Vaksin
Indonesia
Bupati Sleman Positif COVID-19 Setelah Disuntik, Dipastikan Bukan Efek Vaksin

Joko menjelaskan vaksin Sinovac yang disuntikkan ke Sri Purnomo tidak mungkin menyebabkan penyakit.

Anies Teken Pergub Baru, Warga tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda sampai Rp1 Juta
Indonesia
Anies Teken Pergub Baru, Warga tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda sampai Rp1 Juta

Dalam Pergub itu, denda progresif tak mengenakan masker saat keluar rumah di tengah PSBB transisi bisa mencapai Rp 1 juta.

KPK Peringatkan Pejabat Negara tak Terima 'Angpau' Imlek
Indonesia
KPK Peringatkan Pejabat Negara tak Terima 'Angpau' Imlek

KPK mengimbau agar penyelenggara negara menolak penerimaan gratifikasi pada kesempatan pertama

Update Banjir Bandang di Flores Timur: 67 Orang Meninggal Dunia
Indonesia
Update Banjir Bandang di Flores Timur: 67 Orang Meninggal Dunia

"Hingga Minggu sore, sedikitnya ada 67 orang meninggal dan puluhan warga diduga masih terjebak longsor," kata Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hajon

Kuasa Hukum tak Bisa Jenguk Munarman, Polri: Kasusnya Kelas Berat
Indonesia
Kuasa Hukum tak Bisa Jenguk Munarman, Polri: Kasusnya Kelas Berat

"Jadi saya jawab alasannya (tidak bisa dijenguk) karena hukum acara pidana kasus terorisme itu berbeda," kata Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (30/4).

Wagub DKI Jelaskan Penyebab Lonjakan Tinggi Kasus Corona di Jakarta
Indonesia
Wagub DKI Jelaskan Penyebab Lonjakan Tinggi Kasus Corona di Jakarta

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria menjelaskan penyebab kasus corona di Jakarta melonjak tinggi.