Penambahan Kasus Harian COVID-19 Kembali di Bawah 60 Ribu Tes cepat (rapid test) COVID-19 dengan sistem drive thru kepada pengguna kendaraan di Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, Rabu (8/4/2020). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Setelah sempat di atas 60-an ribu, penambahan kasus COVID-19 harian kembali mengalami penurunan.

Per Jumat (18/2), dilaporkan ada tambahan 59.635 kasus positif COVID-19 di Indonesia.

Dengan tambahan tersebut, jumlah total kasus COVID-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 menjadi 5.089.637 kasus.

Dari jumlah tersebut, 496.383 masih positif corona (kasus aktif).

Baca Juga:

Pemerintah Bangun Fasilitas Isoter Pasien COVID-19 di Seluruh Provinsi

Dilaporkan juga, ada 32.904 orang di Indonesia yang sembuh dari COVID-19 menjadi total 4.447.210 orang.

Selain itu, hari ini dilaporkan sebanyak 216 pasien positif corona di tanah air meninggal dunia.

Dengan demikian, jumlah total pasien positif COVID-19 yang meninggal sebanyak 146.044 orang.

Presiden Joko Widodo meminta percepatan vaksinasi COVID-19 terus dilakukan, khususnya dosis vaksin COVID-19 kedua dan ketiga.

"Karena data terakhir yang saya terima 69 persen yang meninggal adalah karena Omicron adalah lansia yang pertama dan kedua belum divaksinasi," sebutnya.

Baca Juga:

Kenali Penerima Vaksin COVID-19 yang Kena Stempel 'Drop Out'

Jokowi mengingatkan varian Omicron sebenarnya bisa mudah dikendalikan selama percepatan vaksinasi COVID-19 berjalan dan masyarakat tak abai memakai masker.

"Yang pertama percepatan vaksinasi dan kedua prokes hanya itu saja sudah, dua hal ini yang disampaikan terus ke masyarakat. Utamanya memakai masker," pesan dia. (Knu)

Baca Juga:

Kasus COVID di Pulau Jawa-Bali Menurun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ekspor Kopi Indonesia Naik 37 Persen
Indonesia
Ekspor Kopi Indonesia Naik 37 Persen

Meningkatnya konsumsi kopi di dalam negeri dan tingginya antusiasme yang memunculkan pengusaha kopi baru merupakan peluang yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Parpol Diperbolehkan Sosialisasi Tanpa Ajakan Memilih
Indonesia
Parpol Diperbolehkan Sosialisasi Tanpa Ajakan Memilih

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memperbolehkan partai politik (parpol) melakukan sosialisasi kepada masyarakat jelang Pemilu Serentak 2024.

Jokowi Sebut Indonesia Tahan Banting Dibandingkan dengan Negara Lain
Indonesia
Jokowi Sebut Indonesia Tahan Banting Dibandingkan dengan Negara Lain

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan semangat kepada massa meski Indonesia diterpa krisis secara bertubi-tubi.

Naiknya Tarif Ojol akan Meningkatkan Angka Inflasi
Indonesia
Naiknya Tarif Ojol akan Meningkatkan Angka Inflasi

Peneliti Indef, Nailul Huda memaparkan sejumlah dampak kenaikan tarif ojek online (ojol) yakni memicu peningkatan inflasi, berkurangnya produk domestik bruto (PDB), hingga pertambahan jumlah penduduk miskin.

Turun dari Mobil Polisi Sambil Gandeng Sang Istri, Jerinx Sampaikan Sikapnya
Indonesia
Turun dari Mobil Polisi Sambil Gandeng Sang Istri, Jerinx Sampaikan Sikapnya

Kasus ini bermula ketika Adam Deni meminta Jerinx memberikan bukti daftar artis Tanah Air yang menerima endorse untuk mengaku positif COVID-19

Hari Santri, Menag Yaqut Apresiasi Kemampuan Pesantren Hadapi COVI-19
Indonesia
Hari Santri, Menag Yaqut Apresiasi Kemampuan Pesantren Hadapi COVI-19

Keteladanan para kiai berkontribusi untuk mendorong para santri bersedia ikut vaksin

 Ratusan Bus Gratis Siaga Angkut Penonton MotoGP Mandalika
Indonesia
Ratusan Bus Gratis Siaga Angkut Penonton MotoGP Mandalika

Shuttle bus tersebut merupakan bantuan Kementerian Perhubungan, yang bersinergi untuk menyukseskan MotoGP Mandalika.

Bahar Smith Dituntut 5 Tahun Penjara
Indonesia
Bahar Smith Dituntut 5 Tahun Penjara

JPU menuntut Bahar Smith untuk dihukum lima tahun penjara dalam kasus dugaan ujaran berisi hoaks ketika berceramah tersebut.

Ketua KPK Bicara Presidential Treshold, Kolega Bersuara
Indonesia
Ketua KPK Bicara Presidential Treshold, Kolega Bersuara

Materi ini yang mungkin KPK bisa ikut berperan melakukan kajian-kajian

Anies: Konsistensi Rawat Lingkungan Hidup Harus Jadi Budaya, Bukan Hanya Slogan
Indonesia
Anies: Konsistensi Rawat Lingkungan Hidup Harus Jadi Budaya, Bukan Hanya Slogan

“Bapak/Ibu semua adalah garda terdepan, konsistensi merawat lingkungan hidup harus menjadi budaya, bukan hanya slogan. Budaya itu terdiri dari beberapa fase, diajarkan, didisiplinkan, hingga menjadi kebiasaan," paparnya.