Penambahan COVID-19 Pada Awal Bulan September di Atas 2.000 Kasus Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Penambahan kasus baru positif harian COVID-19 di Indonesia masih terus terjadi. Pada Minggu (4/9), terjadi penambahan 2.764 pasien positif.

Dengan penambahan kasus positif, maka total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia mencapai 6.372.542. Selanjutnya untuk kasus aktif juga dilaporkan turun sebanyak 1.003. Sehingga total kasus aktif menjadi 41.814.

Baca Juga:

Kebijakan Rem Gas Atasi COVID-19 Diklaim Dapatkan Pengakuan Dunia

Untuk angka positivity rate harian COVID-19 hari ini dilaporkan naik menjadi 12,32 persen. Angka ini jauh di atas standar Badan Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 5 persen.

Kemenkes melaporkan dalam 24 jam terakhir jumlah orang yang diperiksa sebanyak 22.444 orang dengan angka positivity rate 12,32 persen.

Sedangkan jumlah spesimen yang diperiksa dalam kurun waktu yang sama sebanyak 48.694 dengan positivity rate 11,01 persen.

Kemenkes melaporkan angka kesembuhan masih cukup tinggi mencapai 3.751 orang, dan total pasien sembuh tercatat mencapai 6.173.081.

Sementara untuk angka kematian tercatat 16 orang, dan total kasus kematian mencapai 157.647 orang. Kemenkes mencatat juga ada 2.715 orang yang berstatus suspek.

Pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah Corona, dimulai dari menekan angka penularan.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. (Knu)

Baca Juga:

Subvarian COVID-19 Tidak Lagi Tunjukkan Gejala Khas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dapat Limpahan Pendukung Jokowi, Ganjar Ungguli Prabowo hingga Anies
Indonesia
Dapat Limpahan Pendukung Jokowi, Ganjar Ungguli Prabowo hingga Anies

Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut, nama Gunernur DKI itu berada di posisi tertinggi.

Ekonomi Dunia Alami Pelemahan
Dunia
Ekonomi Dunia Alami Pelemahan

Presiden menyebut sebanyak 28 negara saat ini antre untuk menjadi "pasien" Dana Moneter Internasional (IMF).

20 Warga Jabar Terinfeksi Omicron Berasal dari Luar Negeri
Indonesia
20 Warga Jabar Terinfeksi Omicron Berasal dari Luar Negeri

Terbaru, terdapat 20 orang warga Jawa Barat yang kini dikarantina karena terinfeksi Omicron.

Muhammadiyah Minta Usut Tuntas Kasus Kematian 1 Keluarga di Kalideres
Indonesia
Muhammadiyah Minta Usut Tuntas Kasus Kematian 1 Keluarga di Kalideres

Anwar meminta pihak yang berkompeten, seperti kepolisian dan dokter forensik, untuk secepatnya mengusut tuntas kasus tersebut.

PM Australia Dipastikan Hadiri KTT G20 di Bali
Indonesia
PM Australia Dipastikan Hadiri KTT G20 di Bali

Indonesia dan Australia merupakan partisipan aktif dalam ekonomi kawasan, yakni Indo-Pacific Economic Framework (IPEF)

 [HOAKS atau FAKTA]: Semua Negara Gunakan Uang Digital di 2023
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Semua Negara Gunakan Uang Digital di 2023

Hingga kini, tidak ada bukti yang menguatkan bahwa ada pertemuan ekonomi internasional yang membahas mengenai penggunaan mata uang global.

Ketua DPR Minta Persiapkan Kemungkinan Evakuasi WNI dari Ukraina
Indonesia
Ketua DPR Minta Persiapkan Kemungkinan Evakuasi WNI dari Ukraina

Pemerintah diminta menjamin keselamatan dan keamanan warga negara Indonesia (WNI) yang masih berada di Ukraina.

[HOAKS atau FAKTA]: Pemilik Sertifikat Vaksin Dapat Uang Tunai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemilik Sertifikat Vaksin Dapat Uang Tunai

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan bakal menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji Rp 1 juta bagi para pekerja/buruh di 2021.

Hercules dan Eki Pitung Diangkat Jadi Tenaga Ahli PD Pasar Jaya
Indonesia
Hercules dan Eki Pitung Diangkat Jadi Tenaga Ahli PD Pasar Jaya

Rosario de Marshall atau Hercules dan M Rifky atau Eki Pitung dikabarkan menjadi tenaga ahli di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik DKI Perumda Pasar Jaya.

Munarman Bantah Lakukan Baiat hingga Andaikan Serangan Teror Terjadi saat Aksi 212
Indonesia
Munarman Bantah Lakukan Baiat hingga Andaikan Serangan Teror Terjadi saat Aksi 212

Munarman angkat suara soal tuduhan JPU mendakwanya berbaiat ke pimpinan ISIS Abu Bakr Al Baghdadi termasuk hendak melancarkan aksi teror.