Penamaan JIS Bahasa Asing, Wagub: Di Sini Bukan Hanya Orang Jakarta Suasana pencahayaan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (11/12/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

MerahPutih.com - Penamaan Jakarta Internasional Stadium (JIS) menggunakan bahasa asing menuai polemik di masyarakat. Banyak yang menganggap penamaan dengan bahasa asing melanggar aturan.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan, penggunaan bahasa asing dikarenakan Jakarta masuk dalam tataran kota bertaraf internasional.

“Yang tinggal di sini bukan hanya orang Jakarta, tetapi ada juga orang asing,” kata Riza di Jakarta, Rabu (11/5).

Baca Juga:

Anies Sebut JIS Bisa Dipakai Persija sebagai Homebase di Liga 1

Kendati demikian, ucap Riza, Pemerintah Provinsi DKI akan menerima semua kritik dan masukan terkait penggantian nama stadion kandang klub Persija Jakarta tersebut.

Pihaknya, kata Riza, bakal mempertimbangkan usulan penggantian nama JIS.

“Silakan masukan-masukan yang saya kira perlu menjadi perhatian bersama. Sekali lagi kami akan putuskan sebaik mungkin," ucap dia.

Baca Juga:

Kisah Warga Jakarta Pertama Kali Jajal Salat Id di Stadion JIS

Meskipun nantinya diganti, orang nomor dua di Jakarta ini tak menutup kemungkinan bahwa JIS diganti dengan menggunakan nama tokoh.

“Kami tidak sejauh itu, selama ini penggunaan nama kepada orang melalui proses,” pungkasnya.

Sebelumnya, eks anggota Ombudsman Alvin Lie mengkritik soal penamaan Jakarta International Stadium (JIS) yang berada di Jakarta Utara tidak menggunakan bahasa Indonesia.

Alvin mengatakan, setiap penamaan bangunan di tanah air wajib menggunakan bahasa Indonesia. Hal didasari oleh undang-undang yang berlaku. (Asp)

Baca Juga:

Buka Festival Bedug Malam Takbiran, Anies Sebut JIS Siap Dipakai Salat Id

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hak Politik 10 Anggota DPRD Nonaktif Muara Enim Dicabut
Indonesia
Hak Politik 10 Anggota DPRD Nonaktif Muara Enim Dicabut

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palembang, Sumatera Selatan, memperberat hukuman kepada 10 anggota DPRD nonaktif Muara Enim. Hak politik mereka dicabut.

Survei SMRC: Pemilih Berorientasi Politik Kebangsaan, bukan Politik Islam
Indonesia
Survei SMRC: Pemilih Berorientasi Politik Kebangsaan, bukan Politik Islam

Pemilih umumnya memiliki orientasi politik kebangsaan, bukan politik Islam. Demikian temuan survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Kepala Operasi Hingga HRD TransJakarta Diperiksa Terkait Kasus Kecelakaan
Indonesia
Kepala Operasi Hingga HRD TransJakarta Diperiksa Terkait Kasus Kecelakaan

Penyidik juga memanggil pihak pemegang merek bus Transjakarta

Kejar Target Akhir Tahun, Pemerintah Tambah Stok Vaksin COVID-19
Indonesia
Kejar Target Akhir Tahun, Pemerintah Tambah Stok Vaksin COVID-19

Pemerintah menambah persediaan vaksin COVID-19 dalam rangka mengejar target vaksinasi 70 persen dari total penduduk, pada akhir 2021.

Kapolri Singgung Pelanggaran Oknum Polri Saat Lantik Sejumlah Pati
Indonesia
Kapolri Singgung Pelanggaran Oknum Polri Saat Lantik Sejumlah Pati

Jangan memberikan beban yang berpotensi menjadi penyimpangan

Bambang Susantono-Dhony Rahajoe Bakal Hadapi Tugas Berat Pimpin IKN Nusantara
Indonesia
Bambang Susantono-Dhony Rahajoe Bakal Hadapi Tugas Berat Pimpin IKN Nusantara

Beban berat ini terkait ekspektasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tinggi hingga pengelolaan anggaran negara yang besar.

Anies Ogah Terima ASN Yang Enggak Mau Pindah ke IKN Nusantara
Indonesia
Anies Ogah Terima ASN Yang Enggak Mau Pindah ke IKN Nusantara

Bila nantinya banyak PNS baru di Pemprov DKI, diyakini dapat memberatkan postur anggaran belanja pegawai dalam APBD DKI.

Restorative Justice, Kejaksaan Agung Setop 33 Kasus Pidana
Indonesia
Restorative Justice, Kejaksaan Agung Setop 33 Kasus Pidana

Berikut 33 berkas perkara yang dihentikan penuntutannya berdasarkan keadilan restoratif

Kata Wagub DKI Soal Anggota PSI Adu Mulut dengan Polisi saat Kena Ganjil Genap
Indonesia
Kata Wagub DKI Soal Anggota PSI Adu Mulut dengan Polisi saat Kena Ganjil Genap

Ahmad Riza Patria menanggapi aksi anggota DPRD DKI Fraksi PSI Viani Limardi yang adu mulut dengan aparat polisi ketika diminta putar balik saat kena aturan ganjil genap.

Aplikasi PeduliLindungi Bakal Dikembangkan untuk Pembayaran UMKM
Indonesia
Aplikasi PeduliLindungi Bakal Dikembangkan untuk Pembayaran UMKM

Aplikasi PeduliLindungi ke depan bisa dikembangkan untuk mempromosikan sekaligus menjadi alat pembelian dan pembayaran produk UMKM.