Penamaan Jalan Mustafa Kemal Ataturk Tuai Polemik, Wagub: Kita Pertimbangkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Usulan penamaan jalan di Jakarta yang menggunakan nama Mustafa Kemal Ataturk oleh Pemerintah Turki menuai polemik. Sebab, sejumlah tokoh menilai, Mustafa Kemal dianggap sebagai tokoh yang banyak merugikan Islam.

Sehingga, Pemerintah Indonesia dipandang keliru mengabadikan Mustafa Kemal dengan penamaan sebuah jalan di ibu kota.

Menyikapi penolakan tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, rencana penamaan Mustafa Kemal Ataturk di salah satu jalan ibu kota itu, bagian dari kerja sama antarpemerintah. Sebab, baik pemerintah Indonesia dan Turki, saling membantu dan menghormati.

Baca Juga:

Prabowo Ultah ke-70, Wagub DKI Minta Warga Doakan Selalu Sehat

Jika ditengok dari kedekatan Indonesia dan Turki, bahwasanya ada nama Presiden pertama Soekarno telah ada dijadikan jalan di depan KBRI Turki.

"Alhamdulillah giliran kita sekarang yang memberikan kesempatan nama tokoh daripada pemerintah atau negara Turki di Indonesia di Jakarta," papar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (18/10).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Kamis (14/10/2021) malam. ANTARA/Ricky Prayoga
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Kamis (14/10/2021) malam. ANTARA/Ricky Prayoga

Pemberian nama Mustafa Kemal Ataturk memang diusulkan sendiri oleh pemerintah Turki kepada Indonesia. Negara pun, tentu akan menghormati dan menghargai antarnegara.

Orang nomor dua di DKI ini mengungkapkan, kalaupun memang ada beberapa pendapat kelompok masyarakat yang kontra dengan usulan tersebut, Pemerintah DKI harus hormati dan perlu dipertimbangkan.

"Kita perhatikan pertimbangkan," ujar Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini.

Baik pemerintah pusat maupun daerah, kata Ariza kembali, akan mencarikan solusi yang terbaik supaya baik bagi semua, termasuk hubungan pemerintah Indonesia dengan pemerintah Turki menjadi lebih baik.

Baca Juga:

Wagub DKI Minta Warga Waspadai Kasus COVID-19 saat Musim Hujan

Seperti diketahui, usulan pemberitan nama jalan Ataturk di kawasan Menteng sebelumnya disampaikan Duta Besar Republik Indonesia di Ankara Muhammad Iqbal.

"Kami sudah meminta komitmen dari pemerintah DKI Jakarta untuk pemerintah memberikan nama jalan dengan founding father-nya Turki di Jakarta," kata Iqbal Jumat (15/10). (Asp)

Baca Juga:

Wagub DKI Serahkan Kasus Rachel Vennya ke Polisi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Fit and Proper Test Calon Kapolri, Fraksi PPP Soroti Predictive Policing
Indonesia
Fit and Proper Test Calon Kapolri, Fraksi PPP Soroti Predictive Policing

PPP mengapresiasi calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang memaparkan arah kebijakan Polri ke depan.

[Hoaks atau Fakta]: Pelajar Dapat Kuota Internet Gratis 95 GB
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Pelajar Dapat Kuota Internet Gratis 95 GB

Kemendikbud sendiri memang memiliki program bantuan kuota gratis untuk pelajar, mahasiswa, sampai tenaga pengajar (dosen). Namun bantuan itu sudah diprogram sejak tahun 2020

Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Turun, Kini Hanya 86.198
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Turun, Kini Hanya 86.198

Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 770.487

Selesai Operasi Penyambungan Tulang, Satu Napi Dikembalikan ke Lapas Tangerang
Indonesia
Polda Metro Jaya Jelaskan Proses Penetapan Tersangka Rizieq
Indonesia
Polda Metro Jaya Jelaskan Proses Penetapan Tersangka Rizieq

Polda Metro Jaya menjelaskan proses penetapan tersangka Rizieq Shihab atas kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Puncak Mudik Natal, 85.975 Mobil Melintas di Tol Cipali
Indonesia
Puncak Mudik Natal, 85.975 Mobil Melintas di Tol Cipali

pihak pengelola Tol Cipali membuka 30 gardu tol otomatis (GTO) untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada masa libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

23 Terpidana Teroris Poso Ucapkan Ikrar Sumpah Setia Kepada NKRI
Indonesia
23 Terpidana Teroris Poso Ucapkan Ikrar Sumpah Setia Kepada NKRI

Supriadi alias Upik Pagar ditunjuk memimpin pembacaan ikrar

Pasal Aborsi Disangkakan ke Oknum Polisi Diduga Terlibat Kematian NWS
Indonesia
Pasal Aborsi Disangkakan ke Oknum Polisi Diduga Terlibat Kematian NWS

Polri juga akan menjatuhkan hukumam Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH)

Teken Pakta Integritas, Indriyanto Sejo Aji Resmi Jadi Anggota Dewas KPK
Indonesia
Teken Pakta Integritas, Indriyanto Sejo Aji Resmi Jadi Anggota Dewas KPK

Indriyanto Seno Aji menandatangani Pakta Integritas sebagai Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (29/4).

Mahasiswa Unair Bikin Sensor Saturasi Oksigen Terintegrasi Internet of Things
Indonesia
Mahasiswa Unair Bikin Sensor Saturasi Oksigen Terintegrasi Internet of Things

Red OLED, NIR dan OPD merupakan sinar bergelombang tertentu yang nantinya menerima data terlait oksihemoglobin dan deoksihemoglobin.