Penahanan Mantan Kapolda Metro Jaya di Tangan Penyidik Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono (Antara)

Merahputih.com - Polisi memastikan penahanan mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Sofyan Jacob merupakan kewenangan penyidik Subdit Kejahatan dan Kekerasan, Direktorat Kriminal Umum, Polda Metro Jaya.

“Soal penahanan ada kepada penyidik,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Sabtu (15/6).

BACA JUGA: Penyidik Dalami Hubungan Eks Kapolda Metro Sofyan Jacob dengan Kivlan Zen

Penyidik sendiri sudah melayangkan surat pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan tehadap Jacob sebagai tersangka dalam dugaan kasus makar, Senin (17/6) mendatang.

“Surat panggilan sudah dilayangkan dan kami berharap biasa datang pada tanggal 17. Diharapkan hadir,” ujarnya.

Argo mengatakan, penetapan Sofyan Jacob sebagai tersangka setelah munculnya video ucapannya yang menyatakan adanya kecurangan dalam Pilpres 2019. Sehingga menimbulkan adanya berita bohong dan meresahkan masyarakat.

“Padahal, belum ada pengumuman resmi dari KPU,” tutur dia.

Mantan kapolda
Mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen (Purn) Sofyan Jacob (konfrontasi.com(

Selain itu, Sofyan juga satu laporan polisi dengan Eggi Sudjana. Artinya, pidana yang keduanya lakukan saling berhubungan.

"Iya satu LP dengan Eggi. Saat ini memang masih diselidiki keterkaitannya," jelas Argo.

Seperti diketahui, Sofyan dilaporkan oleh seseorang di Bareskrim Mabes Polri. Pelapor Sofyan sama dengan pelapor Eggi Sudjana dan Kivlan Zen. Kemudian, laporan terhadap Sofyan itu dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Melalui pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti, Sofyan ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu, 29 Mei 2019. Sofyan disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dia diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, atau menyiarkan kabar yang tidak pasti. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH