Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi Harus Dimulai Dari UMKM Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki. (Foto: Kementerian Koperasi UMKM).

MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 memberikan dampak bagi kegiatan produksi Usaha Mikro Kecil mMenengah (UMKM) baik dari sisi produksi, distribusi, pembiayaan, hingga pemasaran. Padahal, 99 persen pelaku usaha di Indonesia adalah UMKM.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pemulihan ekonomi nasional harus dimulai dari upaya pemulihan terhadap sektor UMKM. Pemerintah pun telah menyadari untuk memulihkan UMKM melalui berbagai program.

“Pemerintah sudah siap dengan desain terkait upaya menjadikan UMKM sebagai kekuatan ekonomi,” katanya.

Baca Juga:

Penumpang Melonjak, KAI Daop 8 Operasionalkan 6 Kereta Api Jarak Jauh

Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama menjadikan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional serta memperkuat kapasitas UMKM dengan sejumlah program utama di antaranya pendekatan ke pasar, go digital, hingga memperluas akses pembiayaan.

Ilustrasi UMKM
Ilustrasi UMKM. (Foto: Kemen Kop UMKM)

Kementerian, kata Teten, telah membuat sejumlah program pun telah dikembangkan di antaranya pihaknya memperkuat akses pasar UMKM dengan menjadikan Smesco Indonesia sebagai 'trading house", menyusun e-catalog untuk memudahkan pembeli dalam dan luar negeri, hingga memperluas KUR agar sesuai dengan kebutuhan pembiayaan UMKM.

“Pemerintah memberikan perhatian besar terkait bagaimana agar tersedia pembiayaan bagi UMKM yang lebih ramah,” katanya.

Baca Juga:

PPD Luncurkan Bus JRC dengan Tiga Trayek Bantu Urai Penumpang KRL



Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH