Solo Fokus New Normal, Pemudik tak Lagi Wajib Masuk Rumah Karantina Mulai 29 Mei Petugas berjaga di rumah karantina milik Pemkot Solo, di Gedung Grha Wisata, Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah tidak lagi memasukkan pemudik tujuan Solo ke rumah karantina selama 14 hari. Karantina dialihkan secara mandiri di rumah masing-masing. Kebijakan tersebut berlaku mulai Jumat (29/5).

Diketahui ada tiga lokasi rumah karantina yang disediakan Pemkot Solo untuk pemudik. Ketiga lokasi tersebut, yakni Grha Wisata Niaga, Dalem Joyokusuman, dan Dalem Priyosuhartan.

Baca Juga:

Enggak Pernah Terjun ke Lapangan, Ketegasan Anies Saat Pandemi Diragukan

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo Ahyani mengungkapkan, Pemkot memutuskan tidak lagi melalukan karantina bagi pemudik. Keputusan tersebut diambil setelah mengamati tren kedatangan pemudik tujuan Solo usai Lebaran jumlahnya terus berkurang.

"Karantina tetap diberlakukan, tetapi tidak lagi di rumah karantina milik Pemkot Solo. Karantina dialihkan ke rumahnya masing-masing," ujar Ahyani, Selasa (26/5).

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo Ahyani. (Foto: MP/Ismail)
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo Ahyani. (Foto: MP/Ismail)

Menurut Ahyani, pemudik yang saat ini masih menghuni rumah karantina tetap harus menjalani karantina sampai waktu 14 hari selesai. Pemkot Solo setelah Lebaran ini mulai menyiapkan ke arah new normal sesuai instruksi pemerintah pusat.

"Fokus penanganan COVID-19 saat ini menyiapkan ke arah arah new normal. Terkait teknis seperti apa masih menunggu panduan dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan)," kata dia.

Korlap Posko Penanggulangan COVID-19 Grha Wisata Singkirno menambahkan, total masih ad sebanyak 53 pemudik yang menjalani karantina di rumah karantina Pemkot Solo.

"Pemudik yang ada di rumah karantina tidak hanya datang dari lokal. Pemudik dari luar negeri dari Maladewa, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Amerika Serikat juga ada kami karantina di sini (Gedung Grha Wisata)," papar dia.

Baca Juga:

Pelibatan Tentara dan Polisi saat New Normal Dinilai Tepat

Singkirno menambahkan, akan mengikuti kebijakan Pemkot Solo yang menghentikan operasional rumah karantina mulai tanggal 29 Mei. Ia mengakui jumlah pemudik turun drastis usai Lebaran.

"Paling banyak sepekan lalu ada belasan pemudikmdatang. Sekarang sudah tidak ada lagi pemudik. Usai Lebaran justru yang mudik mulai balik ke daerah perantauan," tutup Singkirno. (Ism)

Baca Juga:

Berikut 116 Titik Penyekatan yang Dipasang untuk Larang Orang Masuk Jakarta


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH