Pemudik Masih Padati Terminal di Jakarta Suasana ruang tunggu keberangkatan penumpang di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (4/5/2022). (ANTARA/Prisca Triferna)

MerahPutih.com - Keberangkatan para pemudik masih terasa di terminal - terminal seputar Ibu Kota Jakarta, terutama para pekerja yang baru mendapatkan cuti leberan dua hari setelah hari raya.

Misalnya, di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, masih ramai oleh pemudik yang ingin pulang ke kampung halaman berbagai daerah Indonesia pada H+1 Lebaran.

Baca Juga:

Antisipasi Arus Balik Mudik, KAI Tambah Kereta Api Tujuan Semarang-Bandung

Komandan Regu Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang Bonari mengatakan, masih ada pemudik yang berangkat ke kampung halamannya pada hari ini khususnya tujuan Sumatera.

"Sejak pagi masih ada pemudik yang berangkat ke Sumatera, ada juga beberapa ke Jawa," kata Bonari.

Berdasarkan data di terminal keberangkatan Terminal Terpadu Pulo Gebang, paling banyak tujuan pemudik ke Kota Padang sekitar 24 bus yang sudah diberangkatkan. Bahkan setiap PO bus menyediakan enam unit kendaraan untuk tujuan Kota Padang.

Sedangkan beberapa bus dengan tujuan ke wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah baru akan diberangkatkan pada Rabu siang.

Salah satu pemudik tujuan Madura Jawa Timur Iriani mengaku, baru bisa berangkat mudik pada hari ini karena baru mendapatkan kesempatan cuti di H+1 Lebaran.

"Sudah menunggu dari jam 11.30, katanya siang ini busnya datang," kata Iriani yang mudik bersama seorang anaknya.

Berdasarkan data Terminal Terpadu Pulo Gebang terdapat 112 bus keberangkatan dari terminal tersebut dengan membawa penumpang sebanyak 864 orang pada 3 Mei 2022. Jumlah tersebut menurun dari hari sebelumnya dengan keberangkatan 123 bus yang membawa 917 orang.

Puncak arus mudik di Terminal Terpadu Pulo Gebang terjadi pada 27 April 2022 dengan keberangkatan 490 bus yang membawa total 13.282 orang penumpang.

Calon penumpang bus menunggu di terminal keberangkatan Terminal Terpadu Pulo Gebang Jakarta Timur, Rabu (4/5/2022). (ANTARA/Aditya Ramadhan)
Calon penumpang bus menunggu di terminal keberangkatan Terminal Terpadu Pulo Gebang Jakarta Timur, Rabu (4/5/2022). (ANTARA/Aditya Ramadhan)

Sementara belum ada tanda-tanda lonjakan penumpang arus balik di Terminal Terpadu Pulo Gebang. Data tanggal 3 Mei 2022 hanya terdapat 51 bus kedatangan yang membawa 264 orang. Jumlah tersebut naik dibanding hari sebelumnya yaitu 33 bus kedatangan dengan 104 penumpang.

Sementara itu, Kepala Terminal Kalideres Jakarta, Revi Zulkarnain, mengatakan belum terjadi peningkatan arus balik penumpang dengan masih terdapat masyarakat yang kembali ke kampung halaman dengan bus H+1 Idul Fitri.

"Pada hari ini, setelah Lebaran memang situasinya masih sepi. Penumpang yang berangkat masih ada khususnya untuk tujuan Padang, Palembang, Lampung dan Jawa Tengah," ujar Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain ketika ditemui di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Rabu.

Menurut data pengelola Terminal Kalideres sampai dengan 3 Mei 2022, total terdapat 14.719 penumpang yang telah berangkat dari terminal tersebut menggunakan 1.242 unit bus sejak 25 April 2022. Penumpang yang telah tiba di Terminal Kalideres sebanyak 1.321 orang dengan 1.426 kendaraan bus dalam periode yang sama. (*)

Baca Juga:

Menhub Minta Pemudik Hindari Perjalanan pada 6 Mei - 8 Mei

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksin Booster untuk Relawan di Yogyakarta
Indonesia
Vaksin Booster untuk Relawan di Yogyakarta

Relawan yang mendapatkan vaksin booster meliputi tenaga pendukung kesehatan serta tenaga penunjang layanan COVID-19.

Raker Dengan Wamenhan, DPD Minta Pemerintah Perhatikan Wilayah Perbatasan
Indonesia
Raker Dengan Wamenhan, DPD Minta Pemerintah Perhatikan Wilayah Perbatasan

Komite I DPD RI meminta agar Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dapat memperhatikan wilayah perbatasan sebagai salah satu aspek penting dalam penegakkan pertahanan-keamanan terkait kedaulatan negara.

Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Ancaman Pidana Kebebasan Berekspresi Dinilai Masih Terjadi
Indonesia
Dua Tahun Jokowi-Ma'ruf, Ancaman Pidana Kebebasan Berekspresi Dinilai Masih Terjadi

Dua tahun pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin dinilai belum memberikan perlindungan hukum dalam kebebasan berekspresi.

Warga Kawasan Pegunungan Sumatera Utara Diimbau Waspadai Hujan Lebat
Indonesia
Warga Kawasan Pegunungan Sumatera Utara Diimbau Waspadai Hujan Lebat

BMKG mengingatkan masyarakat waspada potensi hujan dengan intensitas lebat di kawasan pegunungan, di lereng timur, lereng barat, dan pantai barat Sumatera Utara.

 IMF: Sektor Pariwisata Harus Segera Dipulihkan
Indonesia
IMF: Sektor Pariwisata Harus Segera Dipulihkan

Pemerintah sudah menerapkan aturan tidak perlu lagi tes pcr atau antigen bagi pelaku perjalanan dalam negeri dengan memakai moda trasportasi laut, darat dan udara.

[HOAKS atau FAKTA]: Pemprov DKI Bakal Digugat FEH karena Biaya Komitmen
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemprov DKI Bakal Digugat FEH karena Biaya Komitmen

FEH tidak berwenang dan skema pembayaran sudah sesuai ketentuan kontrak terbaru pasca-pandemi.

Presidensi G20 Indonesia, Pemerintah Tetapkan Tiga Prioritas Nasional
Indonesia
Presidensi G20 Indonesia, Pemerintah Tetapkan Tiga Prioritas Nasional

“Untuk Presidensi G20 Indonesia, Pemerintah telah menetapkan tiga prioritas nasional," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (19/2).

Ketua DPR Minta Pemerintah Rampungkan Aturan Turunan UU TPKS
Indonesia
Ketua DPR Minta Pemerintah Rampungkan Aturan Turunan UU TPKS

"Saya juga meminta semua tetap mengawal, tetapi bolanya ada di pemerintah, bahwa aturan-aturan turunan terkait dengan UU TPKS implemetasi di lapangan itu jadi lebih kuat," kata Ketua DPR RI Puan Maharani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/4).

Soal Pemecatan, M. Taufik Akui Belum Ada Pembicaraan dari Fraksinya
Indonesia
Soal Pemecatan, M. Taufik Akui Belum Ada Pembicaraan dari Fraksinya

Partai Gerindra sudah bulat memecat Mohamad Taufik sebagai Wakil Ketua DPRD DKI. Surat pemberhentian pun sudah berada ditangan Fraksi Gerindra DPRD dari DPD DKI. Namun ketika ditanyakan mengenai surat tersebut M. Taufik mengaku belum menerimanya hingga saat ini. Ia sendiri tidak tahu sebabnya dokumen pelengseran dirinya itu, belum sampai kepadanya.

Angkatan Muda Siliwangi Desak PDIP Pecat Arteria Dahlan
Indonesia
Angkatan Muda Siliwangi Desak PDIP Pecat Arteria Dahlan

Oji meminta Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk memecat Arteria