Pemuda Papua Disebut Bakal Jadi Presiden, BIN: Lihat Obama Ilustrasi. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Merahputih.com - Deputi Kominfo Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto memprediksi peluang pemuda-pemuda Papua menjadi pemimpin masa depan Indonesia sangat besar.

“Lihat Obama mantan Presiden Amerika, dia Afro-Amerika, bisa jadi Presiden. Suatu saat nanti anak-anak Papua bisa jadi presiden. Kita berkompetisi saja. Tidak ada yang tidak mungkin,” ujar Wawan dikutip Antara, Senin (15/6).

Baca Juga:

Papua Sempat Pilih Lockdown Akibat COVID-19, Begini Penjelasan Kemendagri

Dia menjelaskan sejauh ini pembangunan di Papua masih "on the track' lewat percepatan pembangunan di sektor ekonomi, pendidikan, infrastruktur dan lainnya agar Papua dan Papua Barat segera menjadi daerah yang maju sejajar dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia.

"Hal yang paling penting dari pembangunan di Papua adalah pembangunan sumber daya manusia orang asli Papua (OAP)," kata Wawan.

Dia menilai bahwa kemampuan dan kreativitas warga Papua dalam mengembangkan ekonomi sudah sangat berkembang. Salah satu buktinya adalah keberadaan kawasan-kawasan terpadu di Sorong, Teluk Bintuni, Raja Ampat yang terkenal di dunia.

Hal ini, berkat pengembangan SDM di Papua yang terus digenjot dan menjadikan Papua bukan lagi daerah yang tertinggal.

“Pemuda-pemuda Papua menunjukkan punya masa depan yang cemerlang. Di Sekolah Intelijen Negara, anak-anak Papua bagus-bagus, IQ nya diatas rata-rata. Taruna-taruna Papua dikirim ke luar negeri karena prestasinya yang bagus. Maka kedepan kita jangan lagi berfikir hanya pemuda dari Jawa, Sumatera, Sulawesi yang mendominasi (kemampuannya),” ujar Wawan.

Wawan menyampaikan pembangunan di Papua butuh percepatan dan dikerjakan secara holistik menuju ke arah keadilan sosial di tanah Papua.

Ilustrasi. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Dia mengatakan bahwa program dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua juga terus dilakukan secara afirmatif dan cepat karena akan segera berakhir di tahun 2021.

Dengan persiapan PON (Pekan Olahraga Nasional) misalnya, pemerintah membangun venue-venue berkelas dunia. Pembangunan infrastuktur, listrik, air bersih, logistik lewat jembatan udara dan kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga merupakan wujud dari percepatan pembangunan yang kini berlangsung di Papua.

"Pemerintah selalu mendorong percepatan pembangunan di Papua. Kami sering ke Bappenas untuk memprioritaskan program pembangunan di Papua. Sekarang kan sudah mulai terlihat hasilnya,” ungkapnya.

Dikatakan bahwa menyikapi isu-isu mengenai separatisme yang bertentangan dengan ideologi NKRI, pemerintah tetap akan memberikan perlindungan hukum bagi pemuda-pemuda Papua yang berbeda Haluan ideologi. Meskipun gerakan-gerakan separatisme melanggar konstitusi dan merupakan tindak pidana.

Baca Juga:

Papua Ditutup Sementara karena Khawatir Penyebaran COVID-19 Makin Meluas

Dalam hal ini, pemerintah mengedepankan komunikasi lewat dialog-dialog untuk meredam isu-isu separatisme yang kerap ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan internasional.

"Ayo kita bicara dari hati ke hati dengan kelompok-kelompok yang berbeda ideologi. Bagi saya memang negara harus hadir untuk bagaimana bisa merubah maindset pemuda-pemuda Papua. Ini masalah kita bagaimana mengawal NKRI di Papua ke depan,” terangnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cerita Dokter Bedah soal Corrective Surgery Aprilia Manganang
Indonesia
Cerita Dokter Bedah soal Corrective Surgery Aprilia Manganang

Dokter bedah RSPAD Gatot Soebroto, Kolonel CKM dr Guntoro, menjadi salah satu saksi ahli di sidang pergantian nama dan status jenis kelamin Serda Aprilia Santini Manganang.

Langgar Protokol Kesehatan, 90 Ribu Warga Jakarta Disanksi Kerja Sosial
Indonesia
Langgar Protokol Kesehatan, 90 Ribu Warga Jakarta Disanksi Kerja Sosial

Sedangkan, 11.201 orang dijatuhi hukuman denda.

Potensi COVID-19 Makin Tinggi, Pengamat Soroti Pemberian Cuti Bersama Pekan Lalu
Indonesia
Potensi COVID-19 Makin Tinggi, Pengamat Soroti Pemberian Cuti Bersama Pekan Lalu

Pada saat libur panjang sebelumnya terjadi lonjakan penularan (Corona) yang cukup dahsyat

Petugas Gabungan Temukan Barang-Barang yang Identik dengan KRI Nanggala-402
Indonesia
Petugas Gabungan Temukan Barang-Barang yang Identik dengan KRI Nanggala-402

Dengan temuan ini bakal lebih menggalakan dalam pencarian

PN Jaksel Lanjutkan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab
Indonesia
PN Jaksel Lanjutkan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab

Kuasa hukum Rizieq Shihab menyatakan akan menghadirkan saksi sekitar tiga hingga empat orang, termasuk saksi ahli

Satgas Ingatkan Warga Soal Penularan COVID-19 Saat Libur Panjang
Indonesia
Satgas Ingatkan Warga Soal Penularan COVID-19 Saat Libur Panjang

Saat Idul Fitri, terdapat kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan sekitar 69 - 93% dengan rentang waktu 10 - 14 hari.

SKB 3 Menteri Atur Pemakaian Seragam dan Atribut Sekolah
Indonesia
SKB 3 Menteri Atur Pemakaian Seragam dan Atribut Sekolah

"Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan penerbitan SKB Tiga Menteri ini." kata Nadiem

Jelang Demo Tuntut Pembebasan Rizieq, Polisi Lakukan Operasi Besar-besaran
Indonesia
Jelang Demo Tuntut Pembebasan Rizieq, Polisi Lakukan Operasi Besar-besaran

Polres Metro Jakarta Pusat memastikan siap mengamankan aksi Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah ormas lainnya menggelar Aksi 1812.

Anies Buka Lowongan untuk Pelacak Kontak COVID-19
Indonesia
Anies Buka Lowongan untuk Pelacak Kontak COVID-19

Pemprov DKI Jakarta kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin membantu dalam penanganan COVID-19.

NU Sarankan Kemendikbud Matangkan Lagi Konsep POP
Indonesia
NU Sarankan Kemendikbud Matangkan Lagi Konsep POP

Bahkan, tahun ini LP Maarif NU tetap melaksanakan peningkatan kapasitas kepala sekolah dan guru