Pemudi Negeri Aing Nyaman Jadi Diri Sendiri Alexa lebih nyaman menggunakan kaus longgar karena tidak membatasinya untuk bergerak. (Foto: Unsplash/Ian Dooley)

PANDANGAN aneh karena penampilannya yang mencolok dan berbeda telah menjadi makanan keseharian Alexa (bukan nama asli). Alexa merupakan seorang perempuan berusia 22 tahun yang memiliki penampilan berbeda dengan perempuan lainnya.

Kepala botak dengan hanya menyisakan sekitar tiga sentimeter rambutnya ditambah dengan pakaian oversized dengan motif tengkorak menjadi ciri khas Alexa. Jika perempuan lain cenderung menggunakan perhiasan untuk memperindah tampilannya, Alexa memilih tidak mau. "Ribet banget gitu kalau pake anting. Apa lagi yang panjang-panjang kayak yang lagi ngetren sekarang, duh aku sih gak banget," ujarnya.

Baca Juga:

Anthony Sinisuka Ginting, Pemuda Jagoan Bulu Tangkis Negeri Aing

Alexa juga lebih memilih untuk mengenakan sepatu basket dengan warna mencolok sebagai statement dari setiap setelan yang digunakannya. Ada sekitar lima hingga tujuh sepatu basket yang menghiasi lemarinya. Dari seluruh koleksi sepatunya, tak satupun sepatu dengan hak tinggi maupun flat shoes yang kerap kali digunakan perempuan seumurannya. Sepatu basket dirasa Alexa menjadi pilihan terbaik dan paling nyaman untuk digunakan. Ditambah Alexa juga memiliki hobi untuk bermain bola basket, bahkan sejak dirinya duduk di bangku sekolah dasar.

"Menurut gue kalau pakai kaus ketat atau rok gitu gak bisa bebas bergerak aja. Engap gitu loh gak nyaman," ujar Alexa dengan gelak tawa. Kebebasan dan kenyamanan menjadi salah satu alasan mengapa gaya berpakaian Alexa lebih condong ke arah fesyen pria. Begitu pula dengan pilihan gaya rambutnya. Kepala botak yang dihiasi dengan rambut-rambut tipis di kepalanya membuat Alexa merasa jadi dirinya sendiri. Tak ada alasan khusus, Alexa hanya tak ingin menjadikan dirinya mengikuti perkataan orang yang sama sekali bukan dirinya.

Alexa tentunya sadar, bahwa penampilannya terlihat aneh dan ekstrim di mata banyak orang. Sebab di Indonesia, warna memiliki gendernya sendiri. Pakaian atau barang berwarna merah muda yang selalu identik dengan perempuan, akan terlihat aneh bagi beberapa orang jika dikenakan oleh pria. Begitu pula dengan beberapa item fesyen tertentu, rok misalnya. Bukan sekali dua kali Alexa dipaksa untuk menggunakan rok oleh sang ibu. Namun dengan tegas Alexa menolak.

"Padahal seluruh item fesyen itu kan dibuat dengan tujuan membuat orang merasa nyaman kan saat memakainya. Jadi menurut gue sih gak tepat kalau terlalu dibatasi gender," ujar Alexa.

Baca Juga:

Pemuda Pejuang Mimpi Berhasil Jadi Pelancong Mandiri

Berbagai sebutan hingga tangan telunjuk yang diarahkan kepada dirinya telah menjadi makanan sehari-hari. Bahkan yang membuat Alexa tak habis pikir, dirinya pernah mendengar segerombolan perempuan yang berpapasan dengannya di sebuah pusat perbelanjaan menilainya sebagai seorang penyuka sesama jenis. "Maksudnya gini loh, mereka kan stanger ya. Bisa-bisanya langsung judge orang dari penampilan padahal kenal aja enggak," ucap Alexa dengan nada yang terdengar sedikit lebih tinggi

Kepercayaan diri yang dimilikinya saat ini tentunya tidak didapatkan secara instan. Dulu Alexa bahkan rela untuk masuk ke toilet pria saat mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di dekat rumahnya. Saat membuka pintu toilet, alexa berusaha mengatur mimik wajahnya agar terlihat biasa. Namun Alexa tak menampik, hatinya berdegup sangat cepat. Sebab saat itu, dirinya terlalu malas untuk memasuki toilet perempuan. Karena tak jarang seluruh isi toilet akan langsung hening dan seluruh mata menghadap ke arahnya.

Namun hal ini bukan malah menyusutkan niatnya untuk tetap tampil sesuai dengan dirinya, justru membuat Alexa semakin bangga dengan dirinya. "Bangga kadang sama diri sendiri bisa tetap konsisten dengan seluruh keputusan yang udah diambil, tanpa peduliin anggapan dan harapan orang lain terhadap diri gue," pungkasnya. (cit)

Baca Juga:

Pemudi Timur yang Andal Menenun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kenali Faktor Penyebab Hasil Tes COVID-19 Bisa Beda dalam Sehari
Fun
Kenali Faktor Penyebab Hasil Tes COVID-19 Bisa Beda dalam Sehari

Setidaknyaada empat faktor yang menyebabkan hasil tes COVID-19 berbeda-beda dalam sehari

Aturan Dasar Hubungan Asmara Perlu Diketahui Sebelum Mencintai Seseorang
Fun
Aturan Dasar Hubungan Asmara Perlu Diketahui Sebelum Mencintai Seseorang

Aturan dasar berhubungan yang perlu kamu ketahui.

Orangtua dan Guru Harus Ambil Sikap saat Anak Dirundung
Hiburan & Gaya Hidup
Orangtua dan Guru Harus Ambil Sikap saat Anak Dirundung

Ada perilaku atau kondisi yang khas pada anak.

Airbnb Hentikan Operasinya di Tiongkok
Fun
Airbnb Hentikan Operasinya di Tiongkok

Airbnb akan menutup bisnisnya di daratan Tiongkok pada musim panas ini.

Bulan Puasa Waktunya Ganti Peralatan Dapur
Fun
Bulan Puasa Waktunya Ganti Peralatan Dapur

Peralatan dapur dapat mendukung aktivitas memasakmu di bulan puasa.

Film 'Nanny' Raih Penghargaan di Festival Film Sundance 2022
ShowBiz
Film 'Nanny' Raih Penghargaan di Festival Film Sundance 2022

Film Nanny disutradarai oleh Nikyatu Jusu.

Pantaskah Dia Diajak Serius?
Fun
Pantaskah Dia Diajak Serius?

Jika skornya tinggi, maka kamu bisa melaksanakan kencan kedua dengannya

Terlibat Demo, W.S Rendra Ditangkap
Fun
Terlibat Demo, W.S Rendra Ditangkap

Orba menganggap W.S Rendra sebagai salah satu sastrawan 'berbahaya'.

Grup Keamanan Siber Global Identifikasi 1.150 Pangkalan Data Terbuka di Indonesia
Fun
Grup Keamanan Siber Global Identifikasi 1.150 Pangkalan Data Terbuka di Indonesia

Pangkalan data yang terhubung ke internet adalah aset digital.