Pemuda Muhammadiyah Waspadai Hasutan Rusuh Pasca-Putusan MK Sidang Mahkamah Konstitusi (MK). Foto:ANTARA FOTO/Galih Pradipta

MerahPutih.com - Ketua Pemuda Muhammadiyah Sunanto berharap semua pihak menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan jangan ada yang menggunakan cara-cara di luar mekanisme hukum untuk menolak putusan yang sudah bersifat final dan mengikat.

"Satu-satunya cara agar hukum berjalan dengan mestinya adalah menerima hasil persidangan di MK. Siapapun yang terpilih," kata Soenanto di kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/6).

BACA JUGA: Kronologi Maju Mundur Rekonsiliasi Prabowo-Jokowi

Sunanto mengakui aksi massa yang tengah berlangsung merupakan hak setiap orang yang tak bisa dihalangi. Namun, dia mengingatkan jangan sampai nanti mengarah kepada kerusuhan dan tindakan anarkis

"Asal tak di luar koridor kekerasan dan menambah konflik. Itu bisa menambah kerunyaman baru kalau dilihat ada benturan dan sebagainya. Kita dukung institusi tapi jangan melawan kehendak," jelas Sunanto.

demo 22
Kerusuhan aksi 22 Mei (MP/Rizki Fitrianto)

Ia melihat, aksi yang digagas Alumni 212 ini bagus, namun ada segelintir orang yang memanfaatkannya untuk kepentingan negatif. Termasuk tokoh agama juga harus memberikan edukasi, bukan mengompori.

"Mereka merusak aksi itu. Tak tahu siapa orangnya, biarkan aparat penegak hukum yang menentukan," ungkap Sunanto.

BACA JUGA: Seusai Putusan MK, TKN Persiapkan Rekonsiliasi dengan Kubu Prabowo-Sandi

Menurut dia, publik seharusnya juga mesti memahami agar tak terprovokasi, apalagi terhadap berita hoax. "Sidang sudah terbuka, seharusnya kita jangan melakukan tindakan yang melawan hukum. Karena bisa saja ada penyusup," tutur Sunanto.

Lebih jauh, Sunanto juga meminta aparat penegak hukum lebih persuasif dan tegas kepada pelaku yang onar. "Agar menjamin hak itu tapi juga harus menindak siapa yang melawan hukum," tutup petinggi Pemuda Muhammadiyah itu. (Knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH