Pemprov Telusuri Pejabat Kontak dengan Sekda Saefullah Penghormatan terakhir pada almarhum Sekda DKI Jakarta Saefullah di Pendopo Balai Kota Jakarta, Rabu (16/9/2020). (Antara/Ricky Prayoga)

MerahPutih.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemprov bakal melakukan pelacakan pejabat-pejabat yang kerap kontak langsung dengan Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah.

Penelusuran pejabat yang sempat dekat dengan Saefullah akan dilaksanakan dengan menggunakan aplikasi Jakarta Kini atau Jaki.

Baca Juga:

Karier Moncer Saefullah, Sekda DKI Terlama Dampingi 4 Gubernur

Diketahui, secara mengagetkan Sekda Saefullah meninggal dunia Rabu (16/9) siang kemarin di Rumah Sakit (RS) Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada pukul 12.55 WIB.

"Iya semua dilakukan lewat Jaki. Semua yang kontak dengan beliau semua di-tracing," ujar Wagub Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (17/9).

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah memberikan pernyataan pada awak media usai upacara bendera memperingati Hari Pahlawan di Monas, Jakarta, Minggu (10/11/2019). (Antara/Ricky Prayoga)
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah memberikan pernyataan pada awak media usai upacara bendera memperingati Hari Pahlawan di Monas, Jakarta, Minggu (10/11/2019). (Antara/Ricky Prayoga)

Riza menduga, putra Jakarta lahir di Rorotan Cilincing, Jakarta Utara itu, terpapar virus corona pada Senin 7 September 2020, bertepatan dengan rapat peripurna pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) Tahun Anggaran 2019.

"Pak Sekda itu kemungkinan terpapar hari senin ya tanggal 7 (September 2020)," paparnya.

Baca Juga:

Ahok: Sekda Saefullah Sosok Rajin dan Cepat dalam Bekerja

Agar korban tak terus berjatuhan, politikus Gerindra itu menyampaikan, pihaknya akan menggencarkan tes COVID-19 dan ia mengklaim juga Pemprov DKI setiap hari pasti menggelar swab test di Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI.

"Iya hari ini hertahap. Memang tiap hari ada swab untuk lingkungan pemprov DKI, rutin ya, setiap hari ada," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Dinilai Bentuk Pelanggaran Hukum, Perpres Kenaikan Iuran BPJS Akan Digugat
Indonesia
Dinilai Bentuk Pelanggaran Hukum, Perpres Kenaikan Iuran BPJS Akan Digugat

Pasalnya, lanjut Iswan, dalam Perpres tersebut pemerintah menaikkan kembali iuran BPJS Kesehatan yang sebelumnya Mahkamah Agung (MA) telah membatalkan Perpres terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Tim FPI Datangi Polda Metro, Ada Apa?
Indonesia
Tim FPI Datangi Polda Metro, Ada Apa?

Dalam perkara ini, polisi menetapkan enam tersangka

Terbukti Tidak Netral di Pilkada, 5 ASN Sukoharjo Kena Sanksi dari KASN
Indonesia
Terbukti Tidak Netral di Pilkada, 5 ASN Sukoharjo Kena Sanksi dari KASN

Dari lima ASN yang mendapat sanksi itu salah satunya adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santoso.

Lewati Gang Sempit, SDA Johar Baru Kesulitan Keruk Kali Sentiong
Indonesia
Lewati Gang Sempit, SDA Johar Baru Kesulitan Keruk Kali Sentiong

Pengerukan sendimen lumpur di Kali Sentiong itu sudah dikerjakan sepanjang 150 meter

Besok Jokowi Luncurkan Bantuan Pekerja Rp600 Ribu
Indonesia
Besok Jokowi Luncurkan Bantuan Pekerja Rp600 Ribu

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) saat ini tengah menyiapkan administrasi

Pasien Positif Corona di DIY Bertambah Satu, Pendatang Wajib Isolasi Mandiri
Indonesia
Pasien Positif Corona di DIY Bertambah Satu, Pendatang Wajib Isolasi Mandiri

Alamat di kartu identitas pasien berlokasi Jawa Timur.

Di Depan PA 212 cs, DPR Janji Hentikan Bahas RUU Haluan Ideologi Pancasila
Indonesia
Di Depan PA 212 cs, DPR Janji Hentikan Bahas RUU Haluan Ideologi Pancasila

Dia melanjutkan, mekanisne itu akan dilalui dengan tata tertib (Tatib) dan mekanisme yang ada di dalam undang-undang.

Toa Banjir Tak Efektif, PSI: Ujung-ujungnya Anies Mengkritisi Kebijakan Ini
Indonesia
Toa Banjir Tak Efektif, PSI: Ujung-ujungnya Anies Mengkritisi Kebijakan Ini

Fraksi PSI menganggap Anies tidak konsisten atas kebijakan dan pernyataannya sendiri

Edhy Prabowo Jalani Rapid Test Sebelum Ditahan KPK, Ini Hasilnya
Indonesia
Edhy Prabowo Jalani Rapid Test Sebelum Ditahan KPK, Ini Hasilnya

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan rutan KPK.