Pemprov NTT Berupaya Sediakan Psikolog ke Anak-Anak Korban Bencana Alam Banjir Bandang di NTT. (Foto: Antara)

Meraahputih.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berupaya menyediakan pendampingan psikologis bagi anak-anak yang mengalami trauma akibat bencana alam di wilayahnya. Tidak sedikit anak yang mengalami trauma akibat bencana yang melanda sebagian wilayah NTT.

"Oleh sebab itu, pemda akan mengusahakan supaya ada konseling dari psikolog kepada anak-anak kita yang trauma," ujar Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Kamis (8/4).

Baca Juga

PMI Solo Kirim Tenaga Medis Bantu Warga Korban Banjir Bandang di NTT

Josef menuturkan bahwa saat memantau kondisi pengungsi, dia bertemu dengan anak yang pada Minggu (4/4) terendam lumpur.

Warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi rawan longsor mulai mengungsi di Kota Kupang, NTT, Senin (25/01/2021). (Antara Foto/Kornelis Kaha)
Warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi rawan longsor mulai mengungsi di Kota Kupang, NTT, Senin (25/01/2021). (Antara Foto/Kornelis Kaha)

"Dia terendam lumpur, dan masih hidup. Tapi kita tahu, anak-anak banyak yang cukup trauma akibat siklon tropis," kata dia.

Siklon Tropis Seroja menimbulkan bencana banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang pasang di wilayah NTT.

Baca Juga

Dapur Umum dan Gudang Logistik Ditempatkan di Semua Titik Bencana Alam NTT

Bencana alam yang melanda wilayah NTT menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis telah menyebabkan 163 orang meninggal dunia dan 45 orang hilang.

Selain itu, bencana alam menyebabkan kerusakan rumah penduduk dan fasilitas umum serta memaksa ribuan orang mengungsi di NTT. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPKM Diperpanjang di Tengah Kasus COVID-19 Turun Drastis
Indonesia
PPKM Diperpanjang di Tengah Kasus COVID-19 Turun Drastis

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perpanjangan PPKM Level 3 dan 4 di Jawa-Bali hingga 6 September 2021.

Demokrat Minta Pemerintah Cabut Aturan Tes PCR-Antigen Transportasi Darat
Indonesia
Demokrat Minta Pemerintah Cabut Aturan Tes PCR-Antigen Transportasi Darat

Partai Demokrat meminta agar pemerintah mencabut aturan yang mewajibkan pelaku perjalanan darat yang menempuh jarak minimal 250 kilometer atau 4 jam perjalanan.

Penganiayaan 15 Taruna PIP Semarang Dilakukan di Luar Kampus
Indonesia
Penganiayaan 15 Taruna PIP Semarang Dilakukan di Luar Kampus

Pengniayaan yang dilakukan lima taruna senior Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang terhadap 15 juniornya terjadi di luar kampus. Bahkan, salah satu taruna meninggal dunia akibat dianiaya.

PKS Sebut Perubahan Statuta UI Cara Pemerintah Kendalikan Kampus
Indonesia
PKS Sebut Perubahan Statuta UI Cara Pemerintah Kendalikan Kampus

“Kita khawatir, pada gilirannya Pemerintah akan melakukan ‘peng-kebirian’ kampus-kampus melalui tangan-tangan Rektor (yang diberikan jabatan menarik) agar tidak bersuara kritis terhadap segala kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Bila benar demikian, selamat tinggal demokrasi, selamat datang oligarki!,” pungkasnya

Ogah Telusuri Harta Jenderal Andika, DPR Dinilai Abaikan Prinsip Demokrasi
Indonesia
Ogah Telusuri Harta Jenderal Andika, DPR Dinilai Abaikan Prinsip Demokrasi

"Adanya keengganan para anggota DPR tersebut merupakan bentuk pengabaian atas dua prinsip dasar dalam demokrasi itu," kata Wasisto kepada MerahPutih.com, Senin (8/11).

Sidang Rizieq Dilanjutkan Pekan Depan, JPU Diminta Bawa Lima Saksi
Indonesia
Sidang Rizieq Dilanjutkan Pekan Depan, JPU Diminta Bawa Lima Saksi

Majelis Hakim akan mengakomodir atau menampung keinginan terdakwa

Syarat Naik KRL Diperketat, Pekerja Wajib Bawa STRP
Indonesia
Syarat Naik KRL Diperketat, Pekerja Wajib Bawa STRP

Adapun syarat naik KRL adalah harus merupakan pekerja sektor esensial atau kritikal dan menyertakan surat tanda registrasi pekerja (STRP).

Warga Panik, Gempa Nias Barat 7,2 M Terasa Sampai Sumbar
Indonesia
Awak KRI Nanggala 402 Sempat Janji Video Call Ucapan Ulang Tahun untuk Anaknya
Indonesia
Awak KRI Nanggala 402 Sempat Janji Video Call Ucapan Ulang Tahun untuk Anaknya

Di antara crew kapal selam KRI Nanggala 402, Suheri (51) adalah satu-satunya ABK yang bukan prajurit TNI AL.

Politisi Senayan Minta Pemerintah Tinjau Ulang Larangan Mudik
Indonesia
Politisi Senayan Minta Pemerintah Tinjau Ulang Larangan Mudik

Secara ekonomi jelasnya, mudik mendorong tingkat konsumsi rumah tangga lantaran akan banyak sektor ikutan yang terdampak.