Pemprov Jakarta Setujui Pembangunan IMS di Kompleks Gelora Bung Karno Kawasan GBK.(Foto: Kementerian PUPR)

MerahPutih.com - Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menerbitkan Surat Rekomendasi Pemugaran Gedung Indoor Multifunction Stadium (IMS) di Kawasan Situs Cagar Budaya Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana mengatakan, surat rekomendasi tersebut diterbitkan atas permohonan pengelola Kompleks Gelora Bung Karno dan rencana pembangunan gedung telah melalui proses sidang bersama Tim Sidang Pemugaran Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga:

Bandung Bakal Contoh Pengelolaan GBK Buat Optimalkan 18 Fasilitas Olahraga

"Melalui berbagai masukan dan saran dalam sidang dari para ahli yang memiliki kompetensi di bidang pelestarian, kami mengupayakan desain akhir Gedung IMS GBK yang dirancang dapat tetap sesuai dengan bangunan cagar budaya pada kawasan tersebut," ujar Iwan Minggu (9/1) di Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan.

Iwan menerangkan, pemugaran ditujukan untuk memenuhi kebutuhan ruang dalam memfasilitasi kegiatan olahraga cabang bola basket. Selain itu, sebagai upaya pelindungan bagi bangunan-bangunan Cagar Budaya, Diduga Cagar Budaya, ataupun bangunan yang berada di kawasan pemugaran agar setiap proses pemugaran dan pengembangannya tetap sesuai dengan kaidah-kaidah pelestarian.

Pembangunan Gedung IMS ini dirancang oleh arsitek Widharko dengan konsep desain terinspirasi dari kerajinan tangan anyaman keranjang, sebuah produk seni budaya Indonesia yang erat dengan aspek kehidupan bangsanya.

Prinsip anyaman yang saling bertumpang dan bertumpuk diabstraksikan menjadi bentuk massa bangunan berlapis dengan variasi pola yang unik, merepresentasikan ‘spirit of craftsmanship’. Di sini, konteks menjadi pertimbangan utama dalam proses desain agar dapat menjadi selaras dengan sekitarnya.

Rencananya, Gedung IMS akan dibangun di barat laut Kawasan Situs Cagar Budaya Kompleks Gelora Bung Karno atau di timur Gedung Hall A Basket. Pembangunan ini merupakan proyek stadion multifungsi yang dirancang dengan standar internasional melalui pendekatan ‘sikap’ yang mengadaptasi bahasa arsitektur sekitar.

"Sebagai bangunan dengan fungsi baru pada kawasan tersebut, Gedung IMS GBK diharapkan dapat menjadi ruang publik yang baru untuk memenuhi kebutuhan fungsi dan sekaligus dapat menikmati eksistensi kawasan yang bersejarah serta bernilai tinggi tanpa mengurangi rasa hormat terhadap sekitarnya," imbuh Iwan.

Rancangan pembangunan IMS. (Foto: Pemprov DKI)
Rancangan pembangunan IMS. (Foto: Pemprov DKI)

Kompleks Gelora Bung Karno telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya sesuai dengan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 475 Tahun 1993 tentang Penetapan Bangunan-Bangunan Bersejarah di Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Sejarah Kawasan Situs Cagar Budaya Kompleks Gelora Bung Karno dimulai ketika Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah Asian Games ke-4 yang diselenggarakan pada tahun 1962. Pembangunan tersebut dilandasi keinginan Bung Karno untuk menjadikan Jakarta sebagai mercusuar dari negara-negara berkembang.

Pada saat itu, Jakarta belum memiliki kompleks olahraga yang baik untuk dapat digunakan sebagai tempat penyelenggaraan olahraga.

Mulanya, lokasi yang dipilih sebagai kompleks sarana olahraga baru di Jakarta berada di daerah Bendungan Hilir. Namun, rencana tersebut tidak disetujui oleh Gubernur Soemarno. Presiden Soekarno mempunyai gagasan agar pembangunan sarana olahraga ini tidak jauh dari pusat kota.

Soekarno bersama dengan Frederich Silaban mencari lokasi dan menetapkan Senayan sebagai lokasi yang akan dibangun kompleks olahraga. Dahulunya, Senayan adalah area perkebunan dan permukiman warga yang akhirnya direlokasi dan dipindahkan ke daerah Tebet.

Pembangunan kompleks olahraga Gelora Bung Karno dimulai pada 8 Februari 1960 yang ditandai dengan memancangkan tiang pertama pembangunan Stadion Utama Senayan oleh Soekarno. Indonesia mendapatkan bantuan pinjaman dari Uni Soviet sekitar 12, 5 juta dollar.

Selain itu, Uni Soviet juga membantu dengan mengirimkan para arsiteknya dan bahan-bahan bangunan. Arsitek-arsitek dari negara lain, seperti Jerman, Hongaria, Swiss, Perancis, dan Jepang juga ikut membantu.

Bangunan yang dibangun pada Kompleks Gelora Bung Karno yaitu:1. Istora Senayan, 20 Mei 1961,2. Stadion Renang, Desember 1961,3. Stadion Tenis, akhir Desember 1961,4. Stadion Atletik, Mei 1962,5. Perkampungan Atlet, Mei 1962, dan 6. Stadion Utama, 24 Agustus 1962.

Rancangan awal kawasan GBK menerapkan prinsip ‘cardinal points’, di mana Stadion Utama GBK adalah titik pertemuan dari delapan poros utama yang menghubungan berbagai stadion/sarana olahraga di Kawasan tersebut. Pembangunan Stadion Utama GBK, dirancang oleh Frederich Silaban dan hasil berkolaborasi dengan engineer dari Uni Soviet untuk mewujudkan stadion dengan rancangan atap ‘Temu Gelang’.

Bidang atap selebar 65 meter memutar hingga bertemu satu sama lain membentuk lingkaran raksasa berupa gelang adalah salah salah satu bentuk atap yang termahsyur pada jamannya. Manifestasi ambisi Soekarno untuk hal harkat dan martabat bangsa Indonesia, bagian dari ‘Nation and Character Building’. Bangku stadion ini menggunakan bahan kayu jati yang mampu menampung 100 ribu penonton. (Asp)

Baca Juga:

Kompleks GBK Bakal Dilengkapi 1,2 Megawatt Listrik Bertenaga Surya

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Empat Tersangka yang Bantu Olivia Lakukan Dugaan Penipuan Bakal Diperiksa
Indonesia
Empat Tersangka yang Bantu Olivia Lakukan Dugaan Penipuan Bakal Diperiksa

Permohonan penangguhan penahanan ya silakan saja

BPOM Telah Keluarkan Izin Penggunaan Darurat 2 Vaksin COVID-19 Sekali Suntik
Indonesia
BPOM Telah Keluarkan Izin Penggunaan Darurat 2 Vaksin COVID-19 Sekali Suntik

Berdasarkan hasil kajian sisi keamanan, kata Penny, secara umum pemberian kedua vaksin tersebut dapat ditoleransi dengan baik.

Kesaksian Penjual Petasan Berbungkus Lembaran Al-Qur'an di Tangerang
Indonesia
Kesaksian Penjual Petasan Berbungkus Lembaran Al-Qur'an di Tangerang

“Ini lagi pada diperiksa ya. Ini harus ditelusuri karena dia (penjual) tidak tahu menahu, terus didrop dari mana,” kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim

[HOAKS atau FAKTA]: MUI Terima Ratusan Triliun dari Sertifikat Halal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: MUI Terima Ratusan Triliun dari Sertifikat Halal

Beredar sebuah unggahan di media sosial YouTube berisikan video yang menerangkan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendapatkan ratusan triliunan rupiah dari program sertifikat halal.

Polisi dan Tentara Dikerahkan Untuk Cek Pencairan Insentif Bagi PKL dan Warung
Indonesia
Polisi dan Tentara Dikerahkan Untuk Cek Pencairan Insentif Bagi PKL dan Warung

"Tentunya diperlukan data terkait jenis usaha, lokasi usaha, NIK daripada pengusaha usaha mikro, dan tentunya ini menjadi bagian dari program selanjutnya dari pemerintah," ujar Menko Airlangga.

Turun 1.098, Pasien Aktif COVID-19 di DKI Jakarta Kini 12.328 Kasus
Indonesia
Turun 1.098, Pasien Aktif COVID-19 di DKI Jakarta Kini 12.328 Kasus

Berdasarkan data per Minggu (20/3) jumlah kasus COVID-19 di Ibu Kota dilaporkan turun 1.098 kasus. Sehingga, jumlah kasus aktif kini sebanyak 12.328 (orang yang masih dirawat/isolasi).

Tak Lolos TWK, Pegawai KPK Ajukan Judicial Review ke MK
Indonesia
Tak Lolos TWK, Pegawai KPK Ajukan Judicial Review ke MK

TWK sebagai syarat alih status pegawai menjadi ASN bertentangan dengan Pasal 1 dan Pasal 28 UUD 1945

Buka Masa Sidang, Puan Perintahkan Fokus Bahas APBN 2023
Indonesia
Buka Masa Sidang, Puan Perintahkan Fokus Bahas APBN 2023

Tensi geopolitik Rusia dan Ukrania yang berkepanjangan berdampak pada peningkatan harga komoditas global yang turut mendorong risiko peningkatan inflasi di dalam negeri.

FAKTA Nilai Pembuatan Drainase Vertikal di DKI untuk Serap Anggaran
Indonesia
FAKTA Nilai Pembuatan Drainase Vertikal di DKI untuk Serap Anggaran

Pemprov DKI Jakarta mengakui jika kapasitas saluran drainase yang dimiliki masih terbatas

Persib Vs Persija, Rashid Siap Kerja Keras
Indonesia
Persib Vs Persija, Rashid Siap Kerja Keras

Lawan yang dihadapi Persib adalah Persija, tim yang kini menempati pringkat 9 di papan klasemen sementara.