Pemprov DKI Wajibkan Pesepeda Pakai Helm dan Masker Warga berolahraga saat CFD di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

MerahPutih.com - Olahraga sepeda kini lagi tren di masa adaptasi new normal pandemi COVID-19.

Untuk mewujudkan keselamatan dan ketertiban pengguna sepeda, Pemprov DKI Jakarta melaui Dinas Perhubungan (Dishub) mewajibkan para pesepeda untuk memakai helm dan masker.

Baca Juga:

Awas, Pesepeda Juga Jadi Sasaran Operasi Patuh Jaya

"Jadi, prinsip bersepeda menggunakan helm dan menggunakan masker itu penting," ujar Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo di Jakarta Jumat (7/8).

Selain itu, para pesepeda pun diharuskan untuk menggunakan rompi yang memiliki reflektor cahaya yang dipakai saat malam hari. Hal itu untuk keselamatan pesepeda saar berolahraga di waktu malam.

"Ada rompi dengan reflektornya. Demikian pula halnya lampu di depan dan belakang yang menunjukan kalau itu pesepeda," tuturnya.

Warga mengayuh sepedanya saat melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (30/6/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.
Warga mengayuh sepedanya saat melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (30/6/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.

Terlebih saat pandemi virus corona ini, Syafrin mengimbau, kepada para pesepeda untuk mematuhi protokol kesehatan.

Syafrin tak menyebutkan ihwal sanksi apa yang diberikan bila pesepeda tak mematuhi aturan tersebut.

"Nanti pihak kepolisian yang akan menindak dan memberikan sanksinya," tutupnya.

Seperti diketahui, untuk mewujudkan keselamatan dan ketertiban pengguna sepeda Polda Metro Jaya mengharuskan para pesepeda tetap berada pada lajurnya.

Baca Juga:

Bersepeda Layaknya Atlet Bersama Komunitas Mozia Loop

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Herman RSH bilang, bila pesepeda keluar dari lajurnya berarti sudah berbicara pada aspek yuridis (landasan hukum) pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 pasal 299 dimana sanksinya adalah dengan hukuman pidana kurungan 15 hari kemudian ditambah denda sebesar Rp100 ribu.

"Penggoes (pengguna sepeda) itu harus bertahan tetap di rule on the track-nya. Mana kala pengggoes itu nanti keluar dari jalurnya berarti sudah berbicara pada aspek yuridisnya pada pasal 299 di mana sanksinya adalah dengan hukuman pidana kurungan itu adalah 15 hari kemudian ditambah denda sebesar 100 ribu," papar Herman di Jakarta, Jumat (7/8). (Asp)

Baca Juga:

Hobi Gowes? Ketahui Isyarat Tangan saat Bersepeda di Jalan Raya

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menkumham Tolak Hasil KLB Partai Demokrat
Indonesia
Menkumham Tolak Hasil KLB Partai Demokrat

AD/ART pihak KLB Deli Serdang bukan kewenangan Kemenkumham. Hasil KLB ini menjadikan Moeldoko ketua umum partai.

Kasus Sembuh COVID-19 Lebih Banyak Dilaporkan Daerah
Indonesia
Kasus Sembuh COVID-19 Lebih Banyak Dilaporkan Daerah

Presentase kesembuhan dari COVID-19 jauh lebih tinggi dibanding dengan kematian

Anies Sebut Transportasi Umum di Jakarta Rawan Penyebaran COVID-19
Indonesia
Anies Sebut Transportasi Umum di Jakarta Rawan Penyebaran COVID-19

Menurut Anies, ada dua lokasi yang harus diwaspadai masyarakat.

Positivity Rate COVID-19 di Jakarta Capai 12,3 Persen
Indonesia
Positivity Rate COVID-19 di Jakarta Capai 12,3 Persen

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 70.129. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 60.288.

RUU Cilaka Tak Bisa Selamatkan Pekerja dari PHK Akibat COVID-19?
Indonesia
RUU Cilaka Tak Bisa Selamatkan Pekerja dari PHK Akibat COVID-19?

Angka tersebut masih di bawah target Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam RPJMN 2020

Kerusuhan Meluas hingga Menteng, Polisi Minta Warga Tak Keluar Rumah
Indonesia
Kerusuhan Meluas hingga Menteng, Polisi Minta Warga Tak Keluar Rumah

Demo Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI menolak UU Cipta Kerja di kawasan Istana Negara berujung aksi anarkis.

Hasto: PDIP Sudah Biasa Dikeroyok di Kota Surabaya
Indonesia
Hasto: PDIP Sudah Biasa Dikeroyok di Kota Surabaya

Hal itu disampaikannya menanggapi pertanyaan wartawan menyangkut calon kepala daerah yang akan diusung partai itu dalam pilkada tahun ini.

Langkah Kapolri Copot Kapolres hingga Kapolda Dinilai Tepat
Indonesia
Langkah Kapolri Copot Kapolres hingga Kapolda Dinilai Tepat

Rotasi yang dilakukan Kapolri Jenderal Idham Azis dinilai tepat oleh Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane IPW.

Ada Salah Paham Soal Konsep Ketuhanan, Bamusi: Justru Dijadikan Alat Memecah Belah
Indonesia
Ada Salah Paham Soal Konsep Ketuhanan, Bamusi: Justru Dijadikan Alat Memecah Belah

Mereka berupaya secara sistematis, masif, dan terstruktur menyebarluaskan informasi yang menyesatkan

PKS Soroti Soal Pembangunan Infrastruktur Masa Anies
Indonesia
PKS Soroti Soal Pembangunan Infrastruktur Masa Anies

Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta menyampaikan sejumlah pandangan dalam bidang infrastruktur yang masih kurang perhatian.