Pemprov DKI Tutup Lagi 44 Perkantoran yang Pegawainya Positif COVID-19 Petugas medis melakukan tes swab COVID-19 terhadap seorang pengunjung di salah satu pusat perbelanjaan modern di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (2/6/2020). ANTARA FOTO/Aji Styawan/pras.

Merahputih.com - Pemprov DKI Jakarta kembali menutup perkantoran yang pegawainya terkonfirmasi positif virus COVID-19. Data terbaru, pada (11/8) sebanyak 44 perkantoran ditutup sementara.

Penutupan itu dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaskertrans) DKI Jakarta untuk dilakukan seterilisasi selama 3 hari dengan menyemprotkan cairan desinfektan.

Baca Juga

Rusia Nyatakan Punya Vaksin COVID-19 Akhir 2020

Kepala Disnakertrans, Andri Yansyah menyampaikan penutupan perusahaan dilaksana setelah pihaknya melakukan sidak pengawasan protokol kesehatan ke 3.349 perusahaan di Jakarta.

"Ada 389 perusahaan mendapatkan peringatan pertama, 101 peringatan kedua, dan 51 ditutup sementara," ucap Andri dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8)

Kemudian 44 dari 51 perusahaan ditutup sementara lantaran ditemukan karyawan yang terpapar virus corona.

Swab Trst
Ilustrasi swab test. Foto: AFP

Dari data yang dihimpun perkantoran yang paling banyak ditutup berada di kawasan Jakarta Timur dan Selatan dengan 13 perusahaan.

Sedangkan 12 perusahaan di wilayah Jakarta Pusat, 3 Perusahaan Jakarta Barat dan 3 Perusahaan di Jakarta Utara.

Baca Juga

Di Tengah Pandemi COVID-19, Wapres Ma'ruf Amin Sambangi Sukabumi

Disnaker DKI juga menutup tujuh perkantoran yang didapati melanggar protokol kesehatan. Salah satunya memperkerjakan karyawan di atas 50 persen dari kapasitas yang ada.

"Pada umumnya pelanggaran yang dilakukan perkantoran adalah tidak melakukan pembatasan karyawan," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Waspadai Aksi Unras Berujung Tindakan Inkonstitusional
Indonesia
Waspadai Aksi Unras Berujung Tindakan Inkonstitusional

Kebebasan harus dijalankan dengan tidak melanggar pembatasan-pembatasan yang sudah ditetapkan

Bioskop Hingga Resepsi Pernikahan Jadi Tempat Tertinggi Penyebaran COVID-19
Indonesia
Bioskop Hingga Resepsi Pernikahan Jadi Tempat Tertinggi Penyebaran COVID-19

Indonesia berada pada peringkat keempat dengan jumlah penduduk paling banyak di dunia

Anies Terus Koordinasi Pemerintah Pusat Terkait Skenario Terburuk Corona
Indonesia
Anies Terus Koordinasi Pemerintah Pusat Terkait Skenario Terburuk Corona

Anies Baswedan bakal terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna merencanakan skenario terburuk jika virus corona meluas di Indonesia.

Menteri Edhy Tersangka Suap, Luhut Pimpin KKP
Indonesia
Menteri Edhy Tersangka Suap, Luhut Pimpin KKP

"Presiden menunjuk Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri KP ad interim," kata Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi Jodi Mahardi dalam keterangan di Jakarta, Kamis (26/11).

Pemerintah Tunda Kenaikan Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi
Indonesia
Pemerintah Tunda Kenaikan Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi

Penundaan penyesuaian tarif tol berlaku untuk semua golongan pada ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi.

Corona Bikin Elektabilitas Prabowo Menurun
Indonesia
Corona Bikin Elektabilitas Prabowo Menurun

Terutama dalam penanganan COVID-19 yang kini sedang mendapat perhatian publik

Sri Mulyani: Pesantren Berperan Penting dalam Pembangunan
Indonesia
Sri Mulyani: Pesantren Berperan Penting dalam Pembangunan

Sri Mulyani Indrawati menyatakan jumlah pesantren yang mencapai 28.194 dengan 18 juta santri memegang peranan penting, strategis, dan unik, dalam pembangunan negara dan masyarakat.

Nadiem Izinkan Siswa SMP dan SMA Kembali Bersekolah
Indonesia
Nadiem Izinkan Siswa SMP dan SMA Kembali Bersekolah

"Jadi SD saat ini belum boleh dipersilakan membuka harus menunggu dua bulan lagi," ujar Nadiem.

DPRD DKI Setuju Sekolah Kembali Dibuka
Indonesia
DPRD DKI Setuju Sekolah Kembali Dibuka

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani mengapresiasi, rencana ini.

Kejagung Serahkan Barang Rampasan Negara Lebih dari Rp 127 Miliar
Indonesia
Kejagung Serahkan Barang Rampasan Negara Lebih dari Rp 127 Miliar

Wakil Jaksa Agung Untung Setia Arimuladi dan Bambang Sugeng Rukmono memberikan arahan