Pemprov DKI Tolak 36.857 SIKM, Apa Saja Alasannya? Penempelan stiker pengawasan isolasi mandiri di rumah pemudik tidak miliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), Selasa (2/6/2020). (ANTARA/HO/dokumentasi kecamatan Menteng)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menolak 36.857 pengajuan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Adapun total yang sudah mengajukan SIKM adalah 43.263.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Iwan Kurniawan menjelaskan bahwa mayoritas SIKM ditolak karena yang mengajukan untuk keluar Jakarta bukanlah sektor yang dikecualikan.

Baca Juga

Kewajiban Miliki Kartu SIKM Masuk Jakarta Berpotensi Langgar HAM

"Di luar 11 sektor, lalu alasan mudik tidak ada surat tugas, kurang administrasi," papar Iwan di Jakarta, Rabu (3/6)

Petugas Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan mengecek rumah kontrakan warga yang lolos mudik tidak mengantongi SIKM, Kamis (28/5/2020) (ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan)
Petugas Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan mengecek rumah kontrakan warga yang lolos mudik tidak mengantongi SIKM, Kamis (28/5/2020) (ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan)

Sedangkan, PTSP menyetujui Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) sebanyak 2.918. Sementara yang dalam proses pengajuan ada 1.808 dan yang menunggu validasi penjamin 1.680 orang.

Baca Juga

Ribuan Orang Ditolak Bikin SIKM, Kebanyakan ART yang Ingin Balik ke Jakarta

Persyaratan untuk memiliki SIKM dengan mengisi formulir permohonan secara online melalui situs corona.jakarta.go.id dan melengkapi persyaratan sebagai berikut:

1. Memiliki e-KTP DKI Jakarta atau Kartu Keluarga DKI Jakarta, namun berdomisili di luar Jabodetabek,

2. Bagi orang asing yang memiliki e-KTP atau izin tinggal tetap,

3. Surat pernyataan sehat bermeterai.

Bagi orang yang tidak memiliki e-KTP DKI atau Kartu Keluarga DKI, dapat memiliki SIKM dengan mengisi formulir permohonan secara daring melalui corona.jakarta.go.id dan melengkapi persyaratan sebagai berikut:

1. Memiliki surat keterangan dari keluraha desa tempat asal perjalanannya yang menerangkan maksud dan tujuan
datang ke Provinsi DKI Jakarta,

2. Surat pernyataan sehat bermeterai,

3. Memiliki surat jaminan bermeterai dari keluarga yang berada di Provinsi DKI Jakarta diketahui oleh ketua RT setempat atau surat jaminan bermeterai dari perusahaan yang berada di Provinsi DKI Jakarta,

4. Bagi pemohon yang melakukan perjalanan dinas melampirkan surat keterangan dari tempat kerja yang berada di Provinsi DKI Jakarta,

5. Bagi pemohon yang karena alasan darurat melakukan kegiatan berpergian masuk Provinsi DKI Jakarta melampirkan surat keterangan domisili tempat tinggal dari kelurahan di DKI Jakarta,

6. Apabila formulir permohonan dinyatakan lengkap, DPM dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dapat menerbitkan SIKM secara elektronik dalam bentuk QR-code.

Penerbitan SIKM berlaku ketentuan satu hari kerja sejak permohonan beserta seluruh dokumen persyaratan dinyatakan lengkap secara daring.

SIKM ini berlaku untuk satu orang pemohon dan untuk anak yang belum memiliki e-KTP mengikuti SIKM orang tua atau salah satu anggota keluarga. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH