Pemprov DKI Tetap Cairkan Uang Apresiasi untuk Pasukan Orange di Tengah Corona Pasukan Oranye. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

MerahPutih.Com - Pemprov DKI Jakarta memastikan tetap mencairkan uang apresiasi bagi tenaga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) menjelang Hari Raya Idulfitri 2020.

PJLP sendiri termasuk petugas prasarana dan sarana umum (PPSU), pegawai harian lepas (PHL) dan pengamanan dalam (Pamdal) Pemda DKI.

Baca Juga:

Kewajiban Miliki Kartu SIKM Masuk Jakarta Berpotensi Langgar HAM

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, menegaskan, uang apresiasi tersebut diberikan sesuai dengan yang tertulis pada kontrak para PJLP, tanpa ada pemotongan.

Pasukan orange DKI Jakarta tetap dapat THR
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau dikenal dengan sebutan Pasukan Oranye. Foto: Antara

"Para PJLP mendapatkan 13 kali gaji, sesuai yang tertulis pada kontrak mereka. Uang apresiasi itu memang dibayarkan mendekati Hari Raya Idulfitri. Telah dibayarkan per tanggal 20 Mei 2020,” jelas Chaidir.

Lebih lanjut, Chaidir menyebut, uang apresiasi yang diberikan pada para PJLP adalah sebesar gaji satu bulan yang setara upah minimum provinsi (UMP) tahun 2020, yakni Rp4.276.349.

Baca Juga:

Syafrin Akui Selama PSBB Jalan Raya Masih Banyak Kendaraan

Chaidir menyampaikan, pembayaran tersebut merupakan komitmen Pemprov DKI dalam memberikan apresiasi bagi kinerja para PJLP yang tetap mengacu pada kemampuan APBD Provinsi DKI Jakarta.

"Pembiayaan uang apresiasi sudah diusulkan sejak tahun sebelumnya. Lalu, dibayarkan pada tahun berjalan kontrak kerja. Tiap tahunnya uang apresiasi bagi PJLP memang dibayarkan mendekati Idulfitri," pungkasnya.(Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Bakal Derek Kendaraan yang Berani Mudik Lokal

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID-19 Jumat (14/9): Pasien Positif Tembus 135 Ribu Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (14/9): Pasien Positif Tembus 135 Ribu Kasus

Satgas COVID-19 melaporkan ada 75.527 orang yang berstatus suspek

Anies Tegaskan PSBB di Jakarta Belum Pernah Dicabut
Indonesia
Anies Tegaskan PSBB di Jakarta Belum Pernah Dicabut

Papar Anies, sejak 10 April 2020 lalu Jakarta masih berstatus PSBB

Vaksinasi COVID-19 Lansia Membeludak, Pemerintah Janji Perbaiki Sistem Antrean
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Lansia Membeludak, Pemerintah Janji Perbaiki Sistem Antrean

Wiku juga mengingatkan bahwa vaksinasi COVID-19 pada akhirnya akan menjangkau seluruh masyarakat

Deportasi 1.086 Warga Myanmar, Malaysia Dikecam Aktivis HAM Dalam Negeri
Dunia
Deportasi 1.086 Warga Myanmar, Malaysia Dikecam Aktivis HAM Dalam Negeri

Beberapa anggota parlemen dan sejumlah aktivis hak asasi manusia pada Rabu meminta Pemerintah Malaysia menjelaskan alasan memulangkan lebih dari 1.000 warga Myanmar.

Hilang Kesabaran, Partai Demokrat Pecat Subur Sembiring
Indonesia
Hilang Kesabaran, Partai Demokrat Pecat Subur Sembiring

Partai Demokrat bukanlah Partai yang mudah menjatuhkan sanksi kepada kadernya

Djoko Tjandra 'Tepuk Tangan' Lihat Kegaduhan Penegak Hukum
Indonesia
Djoko Tjandra 'Tepuk Tangan' Lihat Kegaduhan Penegak Hukum

Dan pelakunya berbuat demikian sesuai kepentingan politik individu, organisasi politiknya, atau lembaga lainnya

Usut Pembakaran Bendera Partai Penguasa, Polri Janji Profesional
Indonesia
Usut Pembakaran Bendera Partai Penguasa, Polri Janji Profesional

Semua pihak diminta menjaga kestabilan nasional

DKI Klaim Sudah Lakukan Tes PCR Melebihi Standar WHO
Indonesia
DKI Klaim Sudah Lakukan Tes PCR Melebihi Standar WHO

Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada Laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program.

Sindir Abu Janda, Romo Benny Minta Masyarakat Beretika di Media Sosial
Indonesia
Sindir Abu Janda, Romo Benny Minta Masyarakat Beretika di Media Sosial

Pernyataan ini terkait dengan ucapan bernada rasis yang diduga dilakukan oleh aktivis Permadi Arya atau Abu Janda terhadap eks komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.