Pemprov DKI Terima APD dari Ormas Gema Sadhana untuk Tenaga Medis Pemprov DKI Jakarta menerima bantuan dari Ormas Gema Sadhana berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang nantinya akan disalurkan kepada tenaga medis. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima bantuan dari Ormas Gema Sadhana berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang nantinya akan disalurkan kepada tenaga medis yang menangani dan mengendalikan COVID-19 di DKI

Bantuan yang diberikan antara lain 400 APD, 600 APD Medis, 400 face shield, 500 masker dan 200 botol hand sanitizer.

Baca Juga

Larangan Polisi Tilang SIM Diperpanjang Sampai 31 Agustus

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria secara simbolis menerima bantuan APD dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gema Sadhana, AS Kobalen di Balai Kota Jakarta.

"Terima kasih. Tentu kami sangat mengapresiasi berbagai dukungan (dan) bantuan dari Gema Sadhana. Ini bentuk partisipasi, gotong royong dan persatuan kita bersama," ujar Ariza panggilan karibnya Riza Patria.

Tenaga kesehatan tengah melayani pembuatan surat bebas COVID-19. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)
Tenaga kesehatan tengah melayani pembuatan surat bebas COVID-19. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Ariza turut berpesan, agar masyarakat tetap melaksanakan Protokol Kesehatan dalam berbagai aktivitas keseharian, bekerja maupun aktivitas beribadah di rumah ibadah selama PSBB masa transisi.

Diharapkan dengan bantuan ini, Pemprov DKI bersama berbagai elemen masyarakat bisa terus berkolaborasi dalam menekan angka kasus COVID-19 serta menekan dampak yang ditimbulkan khususnya di wilayah Jakarta.

"Masa PSBB transisi ini sangat penting karena kebijakan telah kami susun sedemikian komprehensif. Perilaku warga jadi kunci utama. Sangat ditentukan dari disiplin dan kepatuhan. Untuk itu mohon bantu menyosialisasikan kepada seluruh lingkungan kita," terangnya.

Baca Juga

Komisi A Minta Anies Buka Kontrak Ajang Formula E ke Publik

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gema Sadhana, AS Kobalen menyatanan bahwa partisipasi yang berikan oleh Gema Sadhana merupakan bentuk kepedulian sekaligus untuk membantu penanganan dan pengendalian COVID-19 di Jakarta.

"Kami dari Gema Sadhana, ormas yang membawahi Hindu, Buddha, Konghucu dan Aliran Kepercayaan, merasa terpanggil bahwa kami adalah warga DKI. Ini satu rasa kepedulian kami kepada Pemprov DKI. Semoga ini berguna bagi kita semua," ungkapnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hampir Sebulan di Pengungsian, Warga Merapi Mulai Merasa Jenuh
Indonesia
Hampir Sebulan di Pengungsian, Warga Merapi Mulai Merasa Jenuh

Sampai saat ini kondisi Merapi masih memiliki tingkat aktivitas yang cukup tinggi sehingga dapat membahayakan jiwa warga.

Keuangan Merugi, PHK Garuda Mulai Merembet ke Pilot
Indonesia
Keuangan Merugi, PHK Garuda Mulai Merembet ke Pilot

Langkah tersebut diambil merespon anjloknya jumlah penumpang penerbangan selama masa pandemi COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Hentikan Vaksinasi Setelah 48 Warganya Meninggal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Hentikan Vaksinasi Setelah 48 Warganya Meninggal

Akun Twitter Luisa Capra (@LuisaCapra6) mengunggah cuitan berupa narasi yang menyebutkan terdapat 48 orang meninggal di Singapura beserta tautan unggahan Facebook.

[HOAKS atau FAKTA]: Ruhut Sitompul Ditunjuk Jadi Anggota BPIP Geser Posisi Mahfud MD
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ruhut Sitompul Ditunjuk Jadi Anggota BPIP Geser Posisi Mahfud MD

"Jadwal Pelantikan akan dilaksanakan pada Senin 08 Juni 2020. Kiamat makin dekat.”

Dua Oknum Polisi Penyerang Novel Dituntut Setahun, Penegakan Hukum Dinilai Karut-marut
Indonesia
Dua Oknum Polisi Penyerang Novel Dituntut Setahun, Penegakan Hukum Dinilai Karut-marut

Tuntutan setahun penjara untuk dua penyerang Novel Baswedan menuai kecaman.

KPU dan Bawaslu Diminta Umumkan Cakada yang Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
KPU dan Bawaslu Diminta Umumkan Cakada yang Langgar Protokol Kesehatan

Hal itu untuk menjadi bahan pertimbangan bagi pemilih pada pencoblosan tanggal 9 Desember mendatang

Jokowi Bisa Perpanjang Masa Kerja Idham Azis, Calon Kapolri Baru Gigit Jari
Indonesia
Jokowi Bisa Perpanjang Masa Kerja Idham Azis, Calon Kapolri Baru Gigit Jari

Sejumlah nama pun mulai digadang-gadang gantikan Idham Azis

Anies Bakal Renovasi Ruang Kerja di Balai Kota DKI
Indonesia
Anies Bakal Renovasi Ruang Kerja di Balai Kota DKI

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bakal merenovasi ruang perangkat kerja di Balai Kota DKI dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.

PKB Timang Raffi Ahmad dan Agnes Monica di Pilgub DKI
Indonesia
PKB Timang Raffi Ahmad dan Agnes Monica di Pilgub DKI

PKB juga sudah mengantongi sejumlah nama-nama dari internal

[Hoaks atau Fakta]: Rumput Paragis Dapat Obati Kanker
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Rumput Paragis Dapat Obati Kanker

memang ada obat herbal untuk menyembuhkan diabetes dan hipertensi, tetapi tidak untuk mengobati kanker. Obat herbal hanya dapat meringankan efek samping dari kemoterapi, meningkatkan kualitas hidup pasien kanker.