Pemprov DKI Tengah Menggodok Formula Bansos Dampak dari Naiknya Harga BBM Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tak mau menjelaskan secara mendalam terkait alokasi anggaran dua persen Dana Transfer Umum untuk bantuan sosial (Bansos) dalam penanganan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Anies lebih memberi kuasa kepada bawahannya untuk menjawab dengan jelas dan detail soal hal tersebut.

Baca Juga:

Anies Apresiasi Kejati yang Awasi Pembangunan Rumah DP 0 Rupiah

"Soal BBM, nanti Pak Kadishub (Syafrin Liputo) menjelaskan lebih panjang," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat meresmikan program Rumah DP 0 Rupiah di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/9).

Kendati demikian, lanjut Anies, Pemerintah DKI saat ini masih menggodog formula alokasi anggaran dua persen Dana Transfer Umum untuk Bansos yang diperintahkan Pemerintah Pusat tersebut.

"Kita sedang dalam proses pengaturan ya," paparnya.

Rektor Kampus Paramadina ini mengungkapkan, pihaknya akan menyampaikan ke publik bila hasil pembahasan alokasi dua persen dana transfer umum khusus Bansos telah rampung dibahas.

Baca Juga:

Anies Resmikan 1.348 Unit Rusun DP Rp 0 di Jakarta Timur

Maka dari itu, Anies minta, masyarakat untuk bersabar jajaran Pemerintah DKI tengah bekerja mengenai hal ini.

"Kalau selesai nanti kita umumkan, ini juga lagi pada rapat, begitu final akan kita sampaikan ke masyarakat," paparnya.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat mewajibkan pemerintah daerah (Pemda) menggunakan dua persen dari Dana Transfer Umum khusus bantuan sosial. Hal ini sebagai respon kenaikan harga BBM yang berdampak terhadap inflasi dan menurunnya daya beli masyarakat.

Adapun aturan penggunaan dua persen dana pemda tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022. (Asp)

Baca Juga:

Kata Anies Usai Diperiksa KPK Selama 11 Jam

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
1.195 Warga Kembali Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari
Indonesia
1.195 Warga Kembali Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari

Kementerian Kesehatan RI melaporkan kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia, Senin (10/10) bertambah 1.195. Sehingga akumulasi positif COVID-19 saat ini sebanyak 6.446.143 kasus.

Bulgaria Minta Uni Eropa Tanggung Bersama Biaya Pengungsi Ukraina
Dunia
Bulgaria Minta Uni Eropa Tanggung Bersama Biaya Pengungsi Ukraina

Badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa, Senin (7/3), menyatakan sudah ada lebih dari 1,7 juta warga Ukraina yang memasuki Eropa Tengah.

Tap In Tap Out TransJakarta Dikeluhkan Penumpang, Begini Respons Wagub DKI
Indonesia
Tap In Tap Out TransJakarta Dikeluhkan Penumpang, Begini Respons Wagub DKI

"Ya masalah itu terus kita perbaiki, jadi tidak ada yang bayar dua kali. Itu kan cuma tap in dan tap out," kata Riza di Jakarta, Selasa (11/10).

Inflasi Diproyeksi Meninggi
Indonesia
Inflasi Diproyeksi Meninggi

Jika pertumbuhan ekonomi bisa dipertahankan pada triwulan III dan IV tahun 2022 di angka 5,44 persen sudah sangat bagus

Pemerintah Keluarkan Aturan Pembatasan Berkumpul Selama Nataru
Indonesia
Pemerintah Keluarkan Aturan Pembatasan Berkumpul Selama Nataru

Yang travelling itu, mereka yang sudah divaksin

Anggota DPRD DKI Minta Anies Gratiskan Transportasi Publik di Jakarta
Indonesia
Anggota DPRD DKI Minta Anies Gratiskan Transportasi Publik di Jakarta

Lukmanul Hakim meminta kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menggratiskan biaya transportasi publik

KPK Minta 4 Tersangka Kasus Suap Perkara di MA Kooperatif
Indonesia
KPK Minta 4 Tersangka Kasus Suap Perkara di MA Kooperatif

KPK mengimbau dan memerintahkan berdasarkan Undang-Undang terhadap semua pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka agar hadir secara kooperatif,

Ibu Brigadir J Marah saat Tahu Tidak Ada CCTV di Rumah Sambo
Indonesia
Ibu Brigadir J Marah saat Tahu Tidak Ada CCTV di Rumah Sambo

Orang tua dari mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak kembali hadir sebagai saksi dalam kasus kematian anaknya ditangan Ferdy Sambo cs.

APBN Masih Fleksibel Keluarkan Berbagai Subsidi
Indonesia
APBN Masih Fleksibel Keluarkan Berbagai Subsidi

masih ada potensi pemberian bantuan sosial lainnya yang bergantung pada volatilitas gejolak global karena APBN tahun ini masih memiliki ruang untuk lebih fleksibel.

Filep Wamafma Minta Pemekaran di Papua Harus Utamakan Kesejahteraan OAP
Indonesia
Filep Wamafma Minta Pemekaran di Papua Harus Utamakan Kesejahteraan OAP

Pemekaran di Papua harus menempatkan orang asli Papua (OAP) menjadi subjek utama dalam berbagai sektor pembangunan.