Pemprov DKI: Tenaga Medis Masih Kekurangan APD dan Masker Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Dwi Oktavia (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Pemprov DKI Jakarta masih membutuhkan bantuan dari masyarakat terkait penanganan virus corona seperti Alat Pelindung Diri (APD), masker, sarung tangan, disinfektan yang diperuntukan bagi tenaga medis.

Hal itu diungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).

Baca Juga:

84 Tenaga Medis DKI Positif Corona, 1 Meninggal dan 2 Orang Sedang Hamil

"Bantuan yang masih dibutuhkan, antara lain alat pelindung diri (APD), masker, sarung tangan, disinfektan dan natura," jelas Dwi.

Pemprov DKI butuh bantuan masker dan APD untuk tenaga medis
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKI, Dwi Oktavia (Foto: antaranews)

Dwi menerangkan, alat itu dibutuhkan petugas kesehatan DKI untuk meminimalisir penularan COVID-19 dari pasien yang ditanganinnya. Sebab hingga kini kasus tenang medis yang terpapar corona terus bertambah.

Hingga hari ini sebanyak 84 petugas kesehatan terkonfirmasi positif COVID-19. Dari total itu, satu di antaranya meninggal dunia dan 2 lainnya sedang hamil. Mereka tersebar di 30 rumah sakit (RS) dan Klinik di Jakarta.

"Tenaga kesehatan positif Covid-19 84 orang. Satu diantaranya meninggal dunia dan dua sedang hamil. Tersebar di 30 rumah sakit dan 1 klinik di Jakarta," terang Dwi.

Baca Juga:

Anies Pastikan Stok Bahan Pokok di Jakarta Bertahan Sampai Dua Bulan

Disamping itu, Dwi menyampaikan jumlah kasus positif COVID-19 di ibu kota saat ini mencapai 794 kasus. Sebanyak 87 orang meninggal dunia.

"Ada 490 pasien masih dalam perawatan di rumah sakit. Sedangkan yang menjalankan self isolation atau isolasi di rumah 166 orang. Sedangkan yang masih menunggu hasil 705 orang," tutupnya.(Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Buka Belanja Bahan Pokok Secara Online

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Malaysia Wajibkan Tes Swab ke Pekerja Asing
Dunia
Malaysia Wajibkan Tes Swab ke Pekerja Asing

Pemerintah Malaysia mewajibkan tes swab bagi pekerja warga negara asing untuk mengurangi resiko penularan COVID-19.

Buntut Pernyataan Presiden Prancis, Jokowi Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik
Indonesia
Buntut Pernyataan Presiden Prancis, Jokowi Didesak Putuskan Hubungan Diplomatik

Yang dilakukan Presiden Prancis menimbulkan ketegangan baru terhadap negara-negara muslim di dunia. Bahkan, kejadian ini dapat merusak perdamaian internasional.

PSBB Dilonggarkan, Okupansi Hotel Bisa Capai 40 Persen
Indonesia
PSBB Dilonggarkan, Okupansi Hotel Bisa Capai 40 Persen

kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang secara bertahap mulai membuka sektor usaha sehingga sektor hotel kini secara bertahap mulai pulih.

 Mantan Presenter Dalton Tanonaka Berikan Bukti Dugaan Kasus Pidana Penipuan
Indonesia
Mantan Presenter Dalton Tanonaka Berikan Bukti Dugaan Kasus Pidana Penipuan

Alvin melanjutkan, bukti yang diberikan salah satunya adalah audit keuangan dan laporan keuangan perusahaan yang merupakan investasi.

Dewas Rampungkan Kode Etik KPK
Indonesia
Dewas Rampungkan Kode Etik KPK

"Sudah kita selesaikan. Tetapi, nanti tunggu pimpinan akan buat perkom," kata Tumpak

Kemenkominfo Monitoring Pada Frekuensi Marabahaya, Seperti Apa Hasilnya?
Indonesia
Kemenkominfo Monitoring Pada Frekuensi Marabahaya, Seperti Apa Hasilnya?

Kominfo bersama Airnav menggelar Posko Bersama

Miris, Jokowi Tegaskan Insentif Tenaga Medis COVID-19 tidak Berlaku se-Indonesia
Indonesia
Miris, Jokowi Tegaskan Insentif Tenaga Medis COVID-19 tidak Berlaku se-Indonesia

Jokowi menjelaskan para dokter akan diberikan insentif yang berbeda-beda

Ribuan Jemaah Umrah Jadi Korban Penutupan Penerbangan ke Arab Saudi
Indonesia
Ribuan Jemaah Umrah Jadi Korban Penutupan Penerbangan ke Arab Saudi

Jemaah Indonesia yang terdampak karena tidak berangkat pada tanggal 27 Februari 2020 sebanyak 2.393 jemaah.

Bareskrim Surati Imigrasi Minta Pengacara Djoko Tjandra Dicekal
Indonesia
Bareskrim Surati Imigrasi Minta Pengacara Djoko Tjandra Dicekal

Surat pencegahan tersebut bernomor B/3022/VII/2020/Dittipidum tertanggal 22 Juli 2020

 Saksi Sebut Eks Kadinkes Tangsel Terima Setoran
Indonesia
Saksi Sebut Eks Kadinkes Tangsel Terima Setoran

"Waktu Alkes pernah, saya lupa kapan," kata Ulfah saat bersaksi untuk terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (20/1).