Pemprov DKI Temukan Satu Pabrik Farmasi Pelaku Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta Dokumentasi - Suasana di kawasan Teluk Jakarta di Jakarta Utara, Kamis (26/8/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

MerahPutih.com - Satu perusahaan farmasi di kawasan Jakarta Utara diduga menjadi dalang pencemaran parasetamol di Teluk Jakarta. Pabrik farmasi itu berinisial MEP.

"Dia terbukti ada kadar COD dan BOD-nya, juga terbukti membuang instalasi pengolahan limbahnya yang tak diterapkan secara baik," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Asep Kuswanto di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (8/11).

Baca Juga:

LIPI Temukan Kandungan Paracetamol di Teluk Jakarta, Begini Respons Pemprov DKI

Pemprov DKI memberi sanksi administrasi berupa teguran tertulis terhadap pabrik MEP atas temuan yang membuktikan pencemaran parasetamol tersebut.

Selain itu, MEP diwajibkan membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) atau instalasi pengolahan limbah terpadu (IPLT) selama 3 sampai 4 bulan.

"Kalau durasinya, yang jelas membangun IPLT itu paling tidak butuh waktu sekitar 3-4 bulan. Kita coba cek, setelah 3-4 bulan, apakah dia akan melakukan perbaikan terhadap IPLT-nya," jelas Asep.

Sejauh ini, Asep mengaku pihaknya belum mengetahui peluang pabrik farmasi lain yang ikut mencemari Teluk Jakarta. Dari hasil investigasi tim Dinas LH baru temukan bukti pabrik MEP bersalah menyebarkanparasetamol.

"Mereka memang terbukti tidak melakukan secara baik pengolahan limbahnya," tuturnya.

Sebelumnya, Pusat Penelitian Oceanografi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menemukan adanya kandungan paracematol tinggi di Angke dan Ancol yang berada di kawasan Teluk Jakarta.

Dokumentasi - Kawasan pesisir Ancol di Jakarta Utara, Selasa (28/9/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Dokumentasi - Kawasan pesisir Ancol di Jakarta Utara, Selasa (28/9/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Hasil penelitian tersebut masuk dalam publikasi LIPI yang diunggah pada 14 Juli 2021 melalui laman resminya lipi.go.id, terkait tingginya konsentrasi paracetamol di Teluk Jakarta, dengan judul: High concentrations of paracetamol in effluent dominated waters of Jakarta Bay, Indonesia.

Peneliti tersebut di antaranya Wulan Koagouw dan Zainal Arifin. Keduanya dari dari Pusat Penelitian Oceanografi itu menemukan dari empat titik yang diteliti di Teluk Jakarta, dua di antaranya, yakni di Angke terdeteksi memiliki kandungan paracetamol sebesar 610 nanogram per liter dan di Ancol mencapai 420 nanogram per liter.

Sementara itu, berdasarkan lampiran VIII PP Nomor 22 Tahun 2021, parameter baku mutu air laut mencapai 38 jenis yakni warna, kecerahan, kekeruhan, kebauan, padatan tersuspensi total dan sampah.

Baca Juga:

Pemprov DKI Diminta Segera Tindaklanjuti Temuan Parasetamol di Teluk Jakarta

Kemudian, suhu, lapisan minyak, pH, salinitas, oksigen terlarut, kebutuhan oksigen biokimia, ammonia, ortofosfat, nitrat, sianida, sulfida, hidrokarbon petroleum total, senyawa fenol total, poliaromatik hidrokarbon, poliklor bifenil, surfaktan, minyak dan lemak.

Selanjutnya, pestisida (BHC, aldrin/dieldrin, chlordane, DDT, heptachlor, lindane, methoxy-chlor, endrin dan toxaphan), tri buti tin, raksa, kromium heksavalen, arsen, cadmium, tembaga, timbal, seng, nikel, fecal coliform, coliform total, pathogen, fitoplankton dan radioaktivitas. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah Angka 250, Satu Orang Meninggal
Indonesia
Tambahan Kasus Harian COVID-19 di Bawah Angka 250, Satu Orang Meninggal

Penambahan kasus harian COVID-19 terus terjadi hingga saat ini.

Eks Kader PSI Minta Usut Tuntas Kasus Warga Keracunan Nasi Kotak
Indonesia
3 Sampai 5 Orang Positif COVID-19, Satu RT di Surabaya Bakal Dites Usap
Indonesia
3 Sampai 5 Orang Positif COVID-19, Satu RT di Surabaya Bakal Dites Usap

Eri juga memerintahkan, agar setiap kampung dilakukan penyemprotan disinfektan minimal satu kali sehari. Apabila di satu kampung terdapat kasus positif, maka akan dilakukan penyemprotan disinfektan selama tiga hari berturut-turut.

Pemerintah Dorong Pelaku UMKM Tingkatkan Kualitas Produk
Indonesia
Pemerintah Dorong Pelaku UMKM Tingkatkan Kualitas Produk

Oleh karena itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk dalam negeri agar lebih kompetitif.

Modus Baru Pemerasan Kencan Mesum Online, 48 WNA Dibekuk Polisi
Indonesia
Modus Baru Pemerasan Kencan Mesum Online, 48 WNA Dibekuk Polisi

Pemerasan dan pencurian data lintas negara berkedok aplikasi kencan.

BMKG Minta Warga di Jaksel-Jakbar Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang
Indonesia
BMKG Minta Warga di Jaksel-Jakbar Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang

BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan petir yang disertai angin kencang di dua wilayah tersebut pada Jumat (21/1).

Polisi Tidak Kerahkan Personil Luar Polda NTB Amankan Tes Pra Musim MotoGP
Indonesia
Polisi Tidak Kerahkan Personil Luar Polda NTB Amankan Tes Pra Musim MotoGP

Persiapan MotoGP Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dilakukan secara koordinatif dan kolaboratif oleh berbagai pihak.

Jenderal Andika Perkasa Positif COVID-19, Tak Hadiri Rapim TNI-Polri
Indonesia
Jenderal Andika Perkasa Positif COVID-19, Tak Hadiri Rapim TNI-Polri

"Yang saya hormati Panglima TNI yang pagi hari ini diwakili oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) karena beliau baru terkena COVID-19," kata Presiden Jokowi, Selasa.

Anies Kucurkan Rp 352 Miliar untuk Hibah Rumah Ibadah dan Ormas Keagamaan
Indonesia
Anies Kucurkan Rp 352 Miliar untuk Hibah Rumah Ibadah dan Ormas Keagamaan

Pemerintah DKI Jakarta mengucurkan uang sebesar Rp 352 miliar untuk hibah rumah ibadah dan organisasi masyarakat (ormas) keagamaan pada APBD tahun 2022. Paling banyak digelontorkan untuk lembaga PWNU DKI.

Kemendikbudristek Diminta Hati-Hati Tentukan Kebijakan PTM 100 Persen
Indonesia
Kemendikbudristek Diminta Hati-Hati Tentukan Kebijakan PTM 100 Persen

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 juga harus terus mengawasi setiap sekolah