Pemprov DKI Tampik Tugu Sepatu Raksasa untuk Cari Keuntungan Iklan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memasang instalasi sepatu raksasa bertajuk Xpresikan Warnamu di sejumlah titik. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menampik pemasangan instalasi sepatu raksasa di tiga untuk mendulang keuntungan sebagai pengiklan sepatu lokal merk Compass.

"Sejauh yang saya tahu tidak ada seperti itu," tegas Wakil Gubernur (Wagub) DKI Ahmad Riza Patria di Jakarta.

Riza mengaku tidak tahu pihak yang mendanai pembuatan hingga pemasangan sepatu raksasa di Jakarta.

Baca Juga:

Wagub DKI Minta Giring PSI Tunjukan Tutur Kata dan Sikap yang Baik

Pemajangan tugu sepatu raksasa ini, kata Riza, dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kreativitas kepada masyarakat, supaya bisa menyalurkan idenya bagi generasi bangsa.

Politikus asal Gerindra ini bilang, instalasi sepatu raksasa itu sebagai salah satu contoh kolaborasi bersama antara Pemerintah DKI bersama warga.

Instalasi seni berbentuk sepatu yang menjadi sasaran vandalisme di kawasan Sudirman, Jakarta, Sabtu (18/9/2021). ANTARA/Instagram@arizapatria
Instalasi seni berbentuk sepatu yang menjadi sasaran vandalisme di kawasan Sudirman, Jakarta, Sabtu (18/9/2021). ANTARA/[email protected]

"Ada satu produk yang dapat kita lihat, produk yang menarik menjadi ikon kebanggaan kita produk yang menarik, menjadi ikon kebanggaan kita," katanya.

Ia kembali mengingatkan, kepada warga yang mempunyai bakat mural atau grafiti untuk tidak menuangkan bakatnya di tempat yang bukan semestinya. Fasilitas umum sangat tidak diperkenankan untuk dicoret-coret.

Baca Juga:

Pemprov DKI Garap Pembebasan Lahan Program Normalisasi Ciliwung

Pemprov DKI pun berniat untuk memfasilitasi tempat bagi seniman mural atau grafiti guna mencurahkan ide di tempat yang ditentukan, bukan di fasilitas umum.

"kami minta teman-teman, adik-adik, sahabat semua yang memiliki kemampuan grafiti, apalagi mural, agar tidak mencorat-coret di tempat yang tidak diperkenankan," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Datang ke KPK, Ketua DPRD DKI Enggan Beri Pernyataan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Syarat Mengusung Capres 2024 Berdasarkan Hasil Pemilu 2019 Dipertanyakan
Indonesia
Syarat Mengusung Capres 2024 Berdasarkan Hasil Pemilu 2019 Dipertanyakan

Pemilu Legislatif tahun 2014 dipergunakan untuk dua kali pemilihan presiden dan wakil presiden

Ketum Perbasi Jakarta Ingin Seluruh Wasit Masuk Database Digital
Indonesia
Ketum Perbasi Jakarta Ingin Seluruh Wasit Masuk Database Digital

Pelaksanaan aktivasi lisensi wasit dan comissioner kali ini sudah harus terdata secara rapi. Data-data semua wasit lengkap dimasukkan ke dalam database digital.

Peserta Sidang Parlemen Dunia Hening Cipta Buat Korban Pesawat Jatuh di Tiongkok
Dunia
Peserta Sidang Parlemen Dunia Hening Cipta Buat Korban Pesawat Jatuh di Tiongkok

"Kami mendoakan yang terbaik untuk para penumpang dan kru pesawat. Semoga proses evakuasi berjalan lancar," ujar Puan.

Ayah Sopir Vanessa Angel Diperiksa Polisi
Indonesia
Ayah Sopir Vanessa Angel Diperiksa Polisi

Kami juga sudah memeriksa asisten rumah tangga Vanessa Angel

Saat Luhut dan Budi Cari Obat COVID-19 dari AS Biar Pandemi Jadi Endemi
Indonesia
Saat Luhut dan Budi Cari Obat COVID-19 dari AS Biar Pandemi Jadi Endemi

Selain Molnupiravir dari Merck, saat ini terdapat obat Proxalutamide yang sedang dalam tahap uji klinis ketiga di Indonesia dan sedang berproses di BPOM.

Belum Tentukan Siapa Figur di Pilpres, PKS Fokus Perjuangkan PT 0 Persen
Indonesia
Belum Tentukan Siapa Figur di Pilpres, PKS Fokus Perjuangkan PT 0 Persen

PKS belum menentukan siapa figur yang akan diusung nantinya untuk maju sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024 mendatang.

DPR Putuskan RUU TPKS Dibahas di Badan Legislasi
Indonesia
DPR Putuskan RUU TPKS Dibahas di Badan Legislasi

Badan Musyawarah (Bamus) memutuskan menunjuk Badan Legislasi (Baleg) untuk membahas kelanjutan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS), bersama pemerintah.

Sempat Diperingatkan Pindah Tempat, Pekerja Sungai Siwaluh Hilang Tertimbun Longsor
Indonesia
Sempat Diperingatkan Pindah Tempat, Pekerja Sungai Siwaluh Hilang Tertimbun Longsor

Nahas menimpa pekerja perbaikan talut Sungai Siwaluh di Karanganyar.

Pasar dan Tempat Istirahat jadi Sumber Kemacetan Jalur Puncak Bogor
Indonesia
Pasar dan Tempat Istirahat jadi Sumber Kemacetan Jalur Puncak Bogor

Hingga rabu malam (4/5), kemacetan masih terjadi di Jalur Puncak Bogor. Sejumlah pasar dan tempat peristirahatan disinyalir jadi sumber kemacetan.

Anies Jadi Capres Diunggulkan di Jakarta, Gerindra: Jadi Tantangan Buat Prabowo
Indonesia
Anies Jadi Capres Diunggulkan di Jakarta, Gerindra: Jadi Tantangan Buat Prabowo

Anies Baswedan menjadi tokoh yang diunggulkan warga Jakarta dalam pencalonannya menjadi presiden ketika pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang.