Pemprov DKI Tampik Anies Kirim Surat Minta Dana Anti Rokok ke Bloomberg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Jalan Kemang Raya yang pada Sabtu (20/2) sempat tergenang banjir luapan Kali Krukut. ANTARA/Ricky Prayoga

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menampik jika Gubernur Anies Baswedan meminta jatah dana ke Bloomberg untuk melakukan kampanye antirokok di Ibu kota melalui pengiriman surat.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria menuturkan, Anies hanya sekadar mengajak Bloomberg untuk berkolaborasi soal pengendalian rokok di Jakarta.

Baca Juga

Berhenti Merokok Buat Orang Mengonsumsi Lebih Banyak Junk Food

"Enggak ada permintaan dana di surat ini. Ini justru komitmen kita sebagai kota kolaborasi," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (4/10).

Pada prinsipnya Anies mengirim surat ke Bloomberg, lanjut Riza, untuk memastikan Jakarta menjadi kota yang sehat dengan cara membatasi jumlah konsumen rokok, khususnya anak-anak dan remaja. Pasalnya, Pemprov punya komitmen yang tinggi untuk kesehatan warga.

"Seperti yang kita tahu, merokok kan tidak sehat. Kami meminta Warga Jakarta untuk dapat hidup sehat, hindari konsumsi yang dapat mengakibatkan menurunnya atau mengakibatkan kesehatan itu menurun," jelas dia.

Diketahui, beredar di media sosial Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirimkan surat ke Michael R. Bloomberg mengenai ajakan kolaborasi kampanye antirokok.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengirimkan surat ke Michael R. Bloomberg mengenai ajakan kolaborasi kampanye antirokok

Bloomberg merupakan pendiri Bloomberg Philantrophies yang disebut sering menginvestasikan uangnya untuk mendanai gerakan pengendalian tembakau.

Surat ini dikirim Anies pada tanggal 4 Juli 2019. Namun, saat ini dipersoalkan karena Anies mengeluarkan kebijakan melarang iklan rokok di minimarket hingga menerjunkan Satpol PP untuk menutup etalase rokok.

Yang bikin ramai, akun Twitter @rokok_indonesia menyebut tindakan Anies saat ini berhubungan dengan pengiriman surat kepada Bloomberg dua tahun lalu. Akun tersebut menuding Anies meminta jatah dana untuk melakukan kampanye antirokok di Ibu Kota.

"Kenapa sih pada nyerang Anies Baswedan? Ya karena belio minta jatah ke bloomberg initiative buat kampanye antirokok," tulis akun rokok_indonesia. (Asp)

Baca Juga

Jangan Mengemudi Sambil Merokok

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kejagung Periksa Eks Mendag M Lutfi Terkait Kasus CPO Besok
Indonesia
Kejagung Periksa Eks Mendag M Lutfi Terkait Kasus CPO Besok

Kejaksaan Agung (Kejagung) dijadwalkan memeriksa eks Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi terkait tindak pidana dugaan korupsi pemberian fasilitas izin ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO), Rabu (22/6).

 [HOAKS atau FAKTA]: Tahan Nangis Sebabkan Kanker
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Tahan Nangis Sebabkan Kanker

Gejala depresi dan kecemasan berhubungan dengan kematian kanker yang lebih tinggi dan kualitas hidup pasien kanker yang lebih buruk.

[HOAKS atau FAKTA]: 3 Anggota DPR Ditahan Karena Kasus Ferdy Sambo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: 3 Anggota DPR Ditahan Karena Kasus Ferdy Sambo

Thubmbnails yang digunakan dalam video tersebut adalah foto dari sebuah artikel berita berjudul "Rektor Unila Terima Suap Rp 5 Miliar dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri".

KPK Kantongi Bukti Lukas Enembe Cuci Uang di Kasino Singapura
Indonesia
KPK Kantongi Bukti Lukas Enembe Cuci Uang di Kasino Singapura

KPK mengantongi bukti dan informasi dugaan penyamaran atau penyembunyian hasil tindak pidana korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe.

Kunjungan Wisman ke Bali Meningkat Pesat Seminggu Penerapan Bebas Karantina
Indonesia
Kunjungan Wisman ke Bali Meningkat Pesat Seminggu Penerapan Bebas Karantina

Pemerintah meniadakan aturan karantina bagi wisatawan mancanegara (wisman) yang memasuki Pulau Bali, sejak 7 Maret lalu.

Rektor UNS Surakarta Tolak Wacana Penghapusan Jalur Masuk Mandiri Universitas
Indonesia
Rektor UNS Surakarta Tolak Wacana Penghapusan Jalur Masuk Mandiri Universitas

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Jamal Wiwoho tidak sepakat dengan penghapusan seleksi jalur mandiri di PN. Ia menilai jalur mandiri selama ini tidak bermasalah.

Kasus COVID-19 Kembali Tinggi, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Kasus COVID-19 Kembali Tinggi, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Waspada

Protokol kesehatan harus kembali dikencangkan, dan setiap individu sedianya turut bertanggungjawab melindungi diri dan untuk orang-orang terdekatnya.

Simak, Sejumlah Aturan Perjalanan Terbaru untuk Domestik dan Luar Negeri
Indonesia
Simak, Sejumlah Aturan Perjalanan Terbaru untuk Domestik dan Luar Negeri

Kemenhub menerbitkan aturan baru perjalanan domestik dan luar negeri yang akan berlaku efektif mulai 17 Juli 2022.

Jakarta Fair Sedot 300 Ribu Lebih Pengunjung dalam Empat Hari
Indonesia
Jakarta Fair Sedot 300 Ribu Lebih Pengunjung dalam Empat Hari

Antusiasme masyarakat untuk datang ke Jakarta Fair 2022 sangat tinggi.

Pedagang Pasar Protes Distribusi Minyak Goreng Diutamakan di Ritel Moderen
Indonesia
Pedagang Pasar Protes Distribusi Minyak Goreng Diutamakan di Ritel Moderen

Pedagang mengirim surat terbuka kepada Presiden karena menganggap bahwa efek dari implementasi ini banyak pelanggan pasar rakyat.